Penulis: Alvira Dwi Mezanti
MALANG, JurnalPost.com — Sebanyak 28 orang tua mengikuti kegiatan edukasi bertajuk "Stimulasi Motorik Kasar di Rumah" yang diselenggarakan oleh KKN Mas Kelompok 61 Desa Karangwidoro di Yayasan Smart Kids, Jalan Karang Ampel Timur No. 61, Karang Tengah, Karangwidoro, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Senin (10/8/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya stimulasi motorik kasar bagi anak. Edukasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai stimulasi motorik kasar serta penerapannya dalam aktivitas sehari-hari di rumah.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Sekolah Yayasan Smart Kids dan sambutan Ketua Kelompok KKN Mas Kelompok 61. Sebelum penyampaian materi, peserta terlebih dahulu mengikuti pre-test yang terdiri dari 10 soal untuk mengetahui tingkat pemahaman awal mengenai stimulasi motorik kasar.
Materi inti disampaikan oleh Alvira Dwi Mezanti, mahasiswa KKN Mas Kelompok 61 Desa Karangwidoro. Materi yang diberikan mencakup pengertian motorik kasar, pentingnya stimulasi motorik kasar bagi anak, peran orang tua dalam mendampingi anak, serta contoh latihan sederhana yang dapat dilakukan di rumah.
Dalam penyampaian materi, peserta juga diberikan pemahaman bahwa stimulasi motorik kasar tidak hanya diperuntukkan bagi anak berkebutuhan khusus, tetapi juga penting bagi semua anak. Setiap anak memiliki kemampuan dan tahap perkembangan yang berbeda sehingga stimulasi perlu disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan masing-masing anak.

Selain itu, orang tua diberikan pemahaman mengenai pentingnya menciptakan suasana latihan yang menyenangkan, mendampingi anak selama melakukan aktivitas, memberikan apresiasi atas setiap usaha anak, serta melakukan stimulasi secara rutin tanpa memaksakan anak ketika merasa lelah atau tidak nyaman.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan serta berbagi pengalaman mengenai perkembangan dan aktivitas gerak anak di rumah. Diskusi berlangsung secara interaktif dan menjadi kesempatan bagi orang tua untuk mendapatkan pemahaman yang lebih sesuai dengan kondisi anak masing-masing.
Sebagai evaluasi, peserta kembali mengerjakan post-test yang terdiri dari 10 soal. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti edukasi. Dari 28 peserta, rata-rata nilai pre-test sebesar 66,4, sedangkan rata-rata nilai post-test meningkat menjadi 87,5.
Peningkatan hasil tersebut menunjukkan adanya perubahan pemahaman peserta setelah mendapatkan edukasi mengenai stimulasi motorik kasar di rumah. Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat antusias dalam mengikuti penyampaian materi maupun sesi diskusi.
Melalui kegiatan ini, KKN Mas Kelompok 61 Desa Karangwidoro berharap edukasi yang diberikan dapat diterapkan oleh orang tua dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pendampingan yang tepat, anak diharapkan memiliki lebih banyak kesempatan untuk bergerak, bermain, dan mengembangkan kemampuan motorik kasarnya sesuai dengan tahap perkembangan dan kemampuannya.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda