Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

  2. Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

  3. Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

  4. Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

  5. Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

  1. Beranda
  2. Berita
  3. BEM SI Jawa Timur Gelar Aksi di Grahadi, Soroti Penanganan Bencana hingga RUU Perampasan Aset

BEM SI Jawa Timur Gelar Aksi di Grahadi, Soroti Penanganan Bencana hingga RUU Perampasan Aset

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
31 Agustus 2026, 20.53 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
BEM SI Jawa Timur

Oleh: Dimas Budiono Sandi

SURABAYA — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Jawa Timur menggelar aksi simbolik di depan Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Senin, 31 Agustus 2026.

IKLAN

Aksi yang membawa semangat penyampaian aspirasi masyarakat tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyoroti sejumlah persoalan nasional maupun daerah. Agenda aksi dijadwalkan mulai pukul 14.00 WIB, sementara massa mulai terlihat memadati kawasan Grahadi sekitar pukul 14.55 WIB.

Suasana kegiatan di Pasar Turi
Baca Juga

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Para peserta datang dari sejumlah perguruan tinggi di Jawa Timur. Mereka mengenakan pakaian dominan hitam dengan pita pada lengan sebagai penanda massa aksi.

Selain menyampaikan orasi secara bergantian, mahasiswa menggelar sejumlah kegiatan simbolik, mulai dari teatrikal, menulis pesan menggunakan kapur di badan jalan, membentangkan poster dan spanduk, hingga duduk bersama di depan Gedung Negara Grahadi.

Aksi tersebut juga dikenal dengan seruan “Agustus Kelam, Jatim Melawan”, yang menjadi refleksi mahasiswa terhadap berbagai persoalan yang terjadi sepanjang Agustus 2026.

Soroti Penanganan dan Pemulihan Bencana

Salah satu isu utama yang disuarakan mahasiswa adalah penanganan bencana di sejumlah wilayah Indonesia.

Murid TK Khasanah berseragam hijau-kuning berbicara memakai mikrofon di depan teman-temannya, berlatar spanduk Fun Traffic Day dan rambu lalu lintas.
Baca Juga

Lampu Merah, Semua Berhenti! Murid TK Khasanah Asyik Mengenal Kendaraan Darat, Air, dan Udara Hingga Jatuh Hati pada Lalu Lintas

Mahasiswa menilai pemerintah perlu memberikan perhatian lebih besar terhadap mitigasi, penanganan darurat, hingga pemulihan masyarakat setelah bencana.

Presiden BEM Universitas Airlangga, Rizqi Senja Virawan, yang turut berada dalam aksi tersebut, menegaskan bahwa kegiatan di Grahadi lebih ditujukan sebagai gerakan simbolik untuk menyampaikan keresahan mahasiswa.

“Ini bukan aksi massa, tetapi aksi simbolik.”

Mahasiswa menyoroti sejumlah bencana yang terjadi di berbagai daerah, mulai dari gempa bumi di Nusa Tenggara Timur hingga kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan.

1000170595
Baca Juga

Mahasiswa Untag Surabaya Soroti KDRT dan Buruknya Komunikasi sebagai Persoalan dalam Perceraian

Menurut mahasiswa, negara tidak cukup hanya hadir ketika bencana telah terjadi. Pemerintah juga dinilai perlu memperkuat mitigasi, sistem peringatan dini, infrastruktur yang lebih tahan terhadap bencana, perlindungan terhadap kelompok rentan, serta memastikan proses pemulihan masyarakat berjalan secara merata.

Sorotan tersebut turut dikaitkan dengan prioritas penggunaan anggaran pemerintah.

BEM SI Jawa Timur mempertanyakan besarnya perhatian anggaran terhadap program-program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), sementara sejumlah daerah terdampak bencana dinilai masih membutuhkan dukungan pemulihan.

Mahasiswa menekankan bahwa kritik tersebut merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial agar kebijakan publik tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat yang sedang berada dalam situasi darurat.

RUU Perampasan Aset Turut Disuarakan

Selain persoalan bencana, mahasiswa juga membawa isu pemberantasan korupsi melalui dorongan terhadap Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset.

IKLAN

Mahasiswa menilai keberadaan regulasi mengenai perampasan aset hasil tindak pidana diperlukan untuk memperkuat upaya pemberantasan korupsi.

Menurut Rizqi Senja, persoalan korupsi masih menjadi salah satu tantangan yang harus mendapat perhatian serius. Karena itu, substansi mengenai perampasan aset dinilai penting sebagai salah satu instrumen hukum dalam mengembalikan kerugian negara yang timbul dari tindak pidana.

Isu tersebut melengkapi berbagai keresahan yang dibawa mahasiswa dalam aksi di Grahadi.

Karhutla hingga DBH Migas Madura

Persoalan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla juga mendapat perhatian.

Mahasiswa berpandangan bahwa penanganan karhutla tidak seharusnya baru dilakukan ketika kebakaran telah meluas. Pemerintah diminta memperkuat langkah pencegahan, pengawasan tata kelola lahan, perlindungan ekosistem, hingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak asap.

Selain isu nasional, BEM SI Jawa Timur turut menyuarakan persoalan pembangunan daerah, termasuk mengenai Dana Bagi Hasil (DBH) minyak dan gas bumi di Pulau Madura.

Mahasiswa menilai daerah penghasil sumber daya alam seharusnya memperoleh manfaat pembangunan yang nyata. Pengelolaan DBH Migas dipandang tidak sebatas persoalan angka dalam anggaran, tetapi berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas hidup masyarakat, serta upaya mengurangi kesenjangan antarwilayah.

Dengan membawa isu nasional sekaligus persoalan daerah, aksi tersebut menunjukkan bahwa gerakan mahasiswa tidak hanya diarahkan pada satu persoalan tertentu.

Mahasiswa Jalankan Fungsi Kontrol Sosial

Aksi berlangsung dengan berbagai kegiatan simbolik. Selain orasi dan teatrikal, peserta melakukan doa bersama lintas agama serta tabur bunga sebagai bentuk penghormatan terhadap korban berbagai tragedi kemanusiaan dan bencana.

Gerakan tersebut sekaligus memperlihatkan peran mahasiswa di luar aktivitas akademik.

Mahasiswa memiliki posisi sebagai bagian dari masyarakat yang dapat menyampaikan kritik, mengawasi kebijakan publik, serta membawa persoalan yang dirasakan masyarakat ke ruang yang lebih luas.

Penyampaian aspirasi melalui demonstrasi maupun aksi simbolik merupakan salah satu bentuk partisipasi dalam kehidupan demokrasi, sepanjang dilakukan secara damai dan bertanggung jawab.

Bagi mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut, aspirasi publik tidak seharusnya hanya berhenti sebagai pembicaraan. Persoalan yang menyangkut keselamatan, kesejahteraan, keadilan, pemberantasan korupsi, hingga pemerataan pembangunan dinilai membutuhkan perhatian sekaligus respons nyata dari pemegang kebijakan.

Aksi di Grahadi juga disebut menjadi bagian awal dari konsolidasi mahasiswa menuju rangkaian gerakan berikutnya.

BEM SI Jawa Timur berencana melanjutkan konsolidasi dengan menghimpun data, memperdalam kajian, serta menyusun tuntutan berdasarkan kondisi yang ditemukan di lapangan.

Melalui langkah tersebut, gerakan mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi ruang penyampaian kritik, tetapi juga menghadirkan argumentasi dan kajian yang dapat dipertanggungjawabkan dalam mengawal kebijakan pemerintah.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/bem-si-jatim-gelar-aksi-di-grahadi-soroti-bencana-ruu-aset/97519/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 19.15 WITA

  • #Agustus Kelam
  • #Aksi Mahasiswa
  • #BEM SI Jawa Timur
  • #Gedung Grahadi
  • #Penanganan Bencana
  • #RUU Perampasan Aset
  • #Surabaya

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur

Pilihan Editor

  1. 1 Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya
  2. 2

    Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

  3. 3

    Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

  4. 4

    Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

  5. 5

    Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.