Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Kolom Opini
  3. Belanja atau Tergoda? Memahami Fenomena Live Shopping di Era Digital

Belanja atau Tergoda? Memahami Fenomena Live Shopping di Era Digital

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
09 Juli 2026, 18.59 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Live Shopping

JurnalPost.com - Pernahkah Anda membuka aplikasi belanja hanya untuk melihat-lihat, tetapi beberapa menit kemudian justru menekan tombol checkout? Pengalaman seperti ini semakin sering dialami masyarakat sejak hadirnya fitur live shopping. Berawal dari rasa penasaran melihat siaran langsung, banyak orang akhirnya membeli barang yang sebelumnya tidak pernah masuk dalam daftar kebutuhan. Fenomena ini menunjukkan bahwa cara masyarakat berbelanja telah mengalami perubahan yang cukup besar seiring pesatnya perkembangan teknologi digital.

Live shopping telah mengubah pengalaman berbelanja menjadi lebih interaktif. Konsumen tidak lagi hanya melihat foto produk, tetapi dapat menyaksikan demonstrasi penggunaan, mengajukan pertanyaan secara langsung, hingga memperoleh respons dari host dalam hitungan detik. Suasana tersebut membuat proses belanja terasa lebih hidup dan memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan belanja daring konvensional.

IKLAN

Bagi pelaku usaha, terutama UMKM, live shopping membuka peluang untuk memperkenalkan produk kepada pasar yang lebih luas dengan biaya yang relatif terjangkau. Melalui siaran langsung, pelaku usaha dapat membangun hubungan dengan calon pembeli secara lebih dekat. Tidak mengherankan jika banyak bisnis mulai menjadikan live shopping sebagai salah satu strategi pemasaran utama untuk meningkatkan penjualan.

72084c82 26e9 413c bdbf 96fbb072ded4
Baca Juga

Fenomena Main Hakim Sendiri sebagai Ancaman terhadap Due Process of Law di Indonesia

Namun, di balik berbagai manfaat tersebut, muncul perubahan perilaku konsumen yang menarik untuk dicermati. Banyak orang akhirnya melakukan pembelian tanpa perencanaan. Awalnya hanya ingin melihat produk, tetapi karena terbawa suasana siaran langsung, akhirnya memutuskan membeli. Dalam dunia pemasaran, perilaku ini dikenal sebagai impulse buying atau pembelian spontan.

Fenomena tersebut tidak terjadi begitu saja. Salah satu penyebabnya adalah kemampuan host membangun komunikasi yang akrab dengan penonton. Host yang ramah, komunikatif, dan mampu menjelaskan produk dengan baik dapat meningkatkan rasa percaya konsumen. Ketika konsumen merasa yakin terhadap produk maupun penjual, keputusan membeli sering kali menjadi lebih cepat.

Selain itu, strategi promosi selama siaran langsung juga memiliki pengaruh yang besar. Potongan harga yang hanya berlaku beberapa menit, voucher khusus, gratis ongkos kirim, hingga informasi mengenai stok yang terbatas mampu menciptakan rasa mendesak. Tanpa disadari, konsumen terdorong untuk segera mengambil keputusan karena khawatir kehilangan kesempatan memperoleh penawaran terbaik.

IKLAN

Berbagai penelitian mengenai perilaku konsumen digital menunjukkan bahwa interaksi selama siaran langsung dan promosi yang menarik dapat meningkatkan kecenderungan konsumen melakukan pembelian spontan. Hal ini menunjukkan bahwa keputusan membeli tidak selalu didasarkan pada kebutuhan, tetapi juga dipengaruhi oleh pengalaman, suasana, dan emosi yang muncul selama proses berbelanja.

kebakaran hutan di Kalimantan
Baca Juga

Hutan Kalimantan Terbakar: Bencana Alam atau Ada Campur Tangan Manusia?

Meski demikian, live shopping bukanlah sesuatu yang harus dipandang negatif. Inovasi ini memberikan banyak manfaat bagi perkembangan ekonomi digital dan membuka peluang yang lebih besar bagi pelaku usaha untuk berkembang. Tantangannya terletak pada bagaimana konsumen mampu mengendalikan keputusan belanja agar tetap rasional dan sesuai kebutuhan.

Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah membuat daftar kebutuhan sebelum membuka aplikasi belanja, menentukan batas anggaran, serta menghindari keputusan yang terburu-buru hanya karena tergoda promosi sesaat. Di sisi lain, pelaku usaha juga perlu menerapkan strategi pemasaran yang jujur dan bertanggung jawab agar kepercayaan konsumen tetap terjaga dalam jangka panjang.

Kemajuan teknologi akan terus menghadirkan berbagai inovasi dalam dunia perdagangan. Oleh karena itu, masyarakat tidak hanya dituntut mampu memanfaatkan teknologi, tetapi juga memiliki literasi digital dan literasi keuangan yang baik. Menjadi konsumen yang cerdas bukan berarti menolak perkembangan teknologi, melainkan mampu memanfaatkan setiap kemudahan secara bijaksana.

Pada akhirnya, keputusan membeli tetap berada di tangan konsumen. Live shopping hanyalah sarana yang mempertemukan penjual dan pembeli dengan cara yang lebih interaktif. Ketika konsumen mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan, berbagai kemudahan yang ditawarkan teknologi akan menjadi manfaat, bukan sekadar pemicu perilaku konsumtif.

Berani Berkata tidak
Baca Juga

Berani Berkata "Tidak": Mengapa Asertivitas Penting bagi Remaja Masa Kini

Penulis Siti Patimah Mahasiswa Program Magister Manajemen, Universitas Garut

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/belanja-atau-tergoda-memahami-fenomena-live-shopping-di-era-digital/95624/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 20.19 WITA

  • #Live Shopping
  • #Opini Mahasiswa

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pilihan Editor

  1. 1 Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?
  2. 2

    Saat Pasar Sepi Pembeli, Pasar.id BRI Bojonegoro Jadi Peluang Pedagang Menjangkau Pelanggan Baru

  3. 3

    UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

  4. 4

    Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

  5. 5

    Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.