Malang, JurnalPost.com – Pertemuan ASPIKOM Jawa Timur dalam rangka pelantikan pengurus periode 2025–2029 di Universitas Muhammadiyah Malang menjadi momentum penguatan jejaring dan komitmen kolektif dosen ilmu komunikasi se-Jawa Timur. Sebanyak 32 perguruan tinggi dan sekitar 80 dosen hadir dalam forum yang berlangsung pada Sabtu, 14 Februari 2026 tersebut.
Selain prosesi pelantikan dan seminar nasional, kegiatan diisi dengan pembacaan ikrar kepengurusan, diskusi akademik, sidang pleno penyusunan program kerja serta sesi ramah tamah yang mempererat relasi antaranggota.
Ketua terpilih ASPIKOM Jawa Timur periode 2025-2029, Awang Dharmawan menyebutkan bahwa interaksi lintas kampus dinilai penting untuk memperkaya perspektif dan berbagi praktik baik dalam pengelolaan program studi komunikasi.
“Pertemuan ini merupakan wadah untuk peningkatan insight mengenai tantangan pendidikan tinggi komunikasi, mulai dari transformasi digital, tuntutan akreditasi, hingga penguatan laboratorium dan riset kolaboratif,” tegas Awang lebih lanjut.
Sementara itu, Anang Sudjoko, Ketua ASPIKOM Pusat menggarisbawahi pertemuan ini sebagai ajang silaturahmi akademik sebagai fondasi penguatan organisasi, sehingga kolaborasi yang terbangun tidak bersifat seremonial, melainkan berkelanjutan. “Forum ini diharapkan dapat menjadi titik awal penyusunan program kerja yang terstruktur dan terukur untuk lima tahun mendatang,” tambah Anang.

Melalui struktur dan departemen yang terbentuk, ASPIKOM Jawa Timur berupaya terus menginisiasi dan menjaga kontinyuitas penguatan penjaminan mutu, dan pembaruan kurikulum adaptif terhadap kebijakan Diktisaintek menjadi prioritas utama. Selain itu, kolaborasi riset antarperguruan tinggi dan pengabdian masyarakat berbasis kebutuhan lokal akan diperluas.
Struktur organisasi terdiri dari Badan Pengurus Harian, Dewan Pakar lima bidang, serta enam departemen strategis dirancang untuk memastikan implementasi program berjalan sistematis.
Dalam pertemuan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman dengan Intrans Publishing sebagai langkah konkret mendukung produktivitas akademik dosen anggota.
Melalui konsolidasi ini, ASPIKOM Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem pendidikan ilmu komunikasi yang adaptif, kolaboratif, dan berdampak optimal , khususnya bagi perkembangan ASPIKOM, serta sebagai bentuk dukungan untuk pembangunan berkelanjutan (YI/RF)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda