JURNALPOST.COM - Makassar 1 Maret 2016, FEMME hadir kembali di Makassar, ini merupakan perayaan di tahun ke 11, dan tetap dengan mengusung idealisme dunia fashion yang dinamis, FEMME 2016 akan kembali diramaikan oleh para designer kenamaan Indonesia seperti Poppy Dharsono, Ivan Gunawan, Anne Aviantie, Defrico Audy, Rudy Chandra, Sikie Purnomo, Ida Noer Haris, Jennahara dan Ria Miranda, dengan mengusung tema All About Beauty, keberadaan FEMME telah menjadi satu indikator dari kemajuan Industri Fashion di tanah air secara khusus di kawasan timur Indonesia.
Ivan Gunawan Profesional Designer yang akan terlibat dalam gelaran FEMME 2016 ini, dalam siaran medianya mengungkapkan ;saya melihat bahwa FEMME adalah Event Fashion terbesar di kota Makassar, dan saya berharap event ini kedepannya bisa semakin lebih luas lagi dan bisa menghadirkan sebuah gelaran fashion show yang lebih besar, dan ini juga bisa menjadi satu cara untuk mengangkat keindahan dan kerajinan kain dari sulawesi selatan untuk di angkat ke Nasional, sehingga kedepannya orang yang di Bali, di Jakarta, di Jawa, dan dimana saja, bisa tahu dan menggunakan produk produk dari Sulawesi Selatan.
Sementara itu saat di tanya apa sih yang akan di tampilkan oleh Ivan Gunawan pada FEMME 2016 ini, dirinya mengungkapakan; Terkait apa yang akan Ivan Gunawan tampilkan di FEMME 2016 nanti masih rahasia dong, dan lebih mengajak rekan rekan media serta masyarakat Indonesia untuk bisa datang langsung ke gelaran FEMME 2016 pada 11 sampai dengan 15 Mei 2016 Nanti.
Icha A. Z Lili Chairwoman FEMME 2016 dalam keterangan siaran medianya mengungkapakn bahwa: Kami secara konsisten memepersiapkan pagelaran Event FEMME setiap tahunnya dengan sangat baik, karena kami percaya bahwa event ini telah menjadi salah satu indikator dari kemajuan industri Fashion di Indonesia, dan kami senantiasa memperhatikan bahwa hampir setiap tahunnya selalu bermunculan entreprenuer baru yang membangun oportunity bisnisnya di gelaran FEMME, sehingga kami melihat bahwa FEMME bukan sekedar event tapi merupakan upaya nyata yang kami lakukan secara bersama sama dengan semua pihak, baik itu para pelaku Industri UKM, Profesional Fashion, pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di bidang Industri Fashion.
Selain itu ibu yang akrab di sapa Icha ini juga menambahkan bahwa ; FEMME 2016 ini akan sedikit berbeda dari tahun tahun sebelumnya, terutama dari segi konsep pelaksaan item kegiatan yang akan di gelar, dimana nantinya di tahun ini FEMME akan memperkuat upaya edukasi kepada generasi muda tentang Industri Fashion, karena kami percaya bahwa ditangan merekalah industri Fashion tanah air akan dilanjutkan, sehinga lewat moment ini kami ingin melakukan sebuah knowledge transformation tentang bagaimana menjadi seorang profesional di bidang industri fashion baik itu sebagai seorang model, atau sebagai seorang Fashion designer, bentuk edukasi ini kami tuangkan dalam sebuah kompetisi Fashio Cilik dan pemilihan Duta Sutra 2016, khusus untuk ajang pemilihan Duta Sutra, para peserta yang akan terlibat tidak hanya di tuntut untuk memiliki keterampilan di atas panggung saja, tetapi juga harus mampu memahami secara lebih utuh tentang perkembangan dunia fashion secara umum, serta mengetahui nilai nilai luhur budaya Indonesia yang tertuang dalam karya busana Nusantara terutama yang berbahan Sutra.
Sesuai dengan jadwal yang sudah di tetapkan, pelaksanaan FEMME 2016 akan di gelar pada tanggal 11-15 bulan Mei tahun 2016, dan seperti tahun sebelumnya perhelatan akan di pusatkan di hotel Four Points By Sheraton Makassar, event di rencanakan akan berlangsung selama lima hari, dan akan di hadiri sekitar 7000 pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia serta menghadirkan sekitar lebih dari 300 pelaku industri Fashion yang akan memamerkan produk produk mereka, mulai dari perhiasan, batik, industri garment, kosmetik, pakaian muslim, tradisional fashion dan masih banyak lagi.
Sementara itu sebagai bentuk apresiasi atas warisan budaya Sulawesi Selatan yang luar biasa Icha yang juga merupakan direktur dari 3 Pro Action Partner sebagai Official EO FEMME 2016 menambahkan; bahwa nantinya di event ini kita akan menciptakan sebuah karya busana adat baju bodo yang proses penciptaannya akan dilakukan langsung oleh para Designer ternama Indonesia, mereka akan menuangkan ide dan gagasannya tentang bagaiaman pengembangan konsep fashion baju Bodo dan sebagaimana kita ketahui bahwa Baju Bodo ini adalah salah satu baju adat asal sulawesi Selatan, sehingga dengan adanya kegiatan ini di harapkan mampu memberikan value baru terutama dari segi fashion bagi kebudayaan Sulawesi Selatan.
Sekaligus menutup obrolannya ibu satu anak ini juga mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada rekan rekan media yang sudah menjadi bagian utuh dari gelaran FeMME selama 11 tahun ini, dirinya juga menguatkan bahwa ; Kami juga sangat meyakini bahwa sukses dari FeMME sampai dengan tahun ke sebelas (11) ini tidak lepas dari peran luar biasa media yang sudah mengabarkan dan memberikan nilai baru terhadap Industri Fashion di kawasan Timur Indonesia.(PR)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda