DAVOS, Swiss, JurnalPost.com - Pertemuan Tahunan Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) ditutup di Davos, Swiss, pada Jumat (24/1), menyerukan peningkatan kerja sama dalam menghadapi ketidakpastian dan tantangan global.
Di tengah sederet konflik, ketidakstabilan ekonomi, dan kemajuan teknologi yang pesat, Pertemuan Tahunan WEF 2025 menjadi platform penting untuk memfasilitasi dialog, mendorong kolaborasi, dan menghasilkan solusi-solusi berkelanjutan bagi tantangan global bersama.
"Kita semua menyadari di sepanjang pekan ini bahwa kita berkumpul di Davos, pada masa yang penuh dengan konsekuensi dan ketidakpastian. Lanskap politik, geopolitik, dan makroekonomi, semuanya sedang berubah," tutur Presiden WEF Borge Brende dalam pidato penutupannya.
Dia menekankan bahwa prioritas politik yang krusial, seperti mendorong pertumbuhan ekonomi, mengurangi emisi karbon, dan mencari cara untuk mengakhiri konflik, membutuhkan perhatian mendesak. "Semua tantangan ini tidak bisa menunggu, dan satu-satunya cara untuk membuat kemajuan dalam isu-isu ini adalah dengan bekerja sama," lanjutnya.
Lebih lanjut, Brende memaparkan bahwa para pemimpin dari seluruh dunia, yang mewakili sektor publik dan swasta, telah berkumpul untuk mendemonstrasikan bagaimana kolaborasi dapat terwujud. Meski negara-negara saling bersaing, ada bidang-bidang di mana kepentingan bertumpang tindih. Di bidang-bidang ini, "kita harus segera bertindak dan mencari kesepakatan untuk menjadikan dunia sebagai tempat yang lebih baik."
Dalam sesi Prospek Ekonomi, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva menyoroti bahwa lanskap geopolitik yang terus berubah akan mentransformasikan hubungan perdagangan dan ekonomi. "Saya rasa kita tidak akan bisa menghapus kolaborasi dari masa depan manusia," katanya.
Hampir 3.000 partisipan dari berbagai kawasan dan sektor industri berkumpul di Davos untuk membahas berbagai tantangan utama di level global dan regional, seperti merespons guncangan geopolitik, mendorong pertumbuhan guna meningkatkan standar hidup, dan memajukan transisi energi yang adil serta inklusif.
Pertemuan tahunan WEF yang mengusung tema "Kolaborasi untuk Era Cerdas" (Collaboration for the Intelligent Age) ini berfokus pada lima bidang penting, yaitu menata ulang pertumbuhan, industri di era cerdas, berinvestasi pada sumber daya manusia, melindungi planet, dan membangun kembali kepercayaan. (Xinhua)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda