Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Kolom Opini
  3. Waspada Nilai Tukar Rupiah Melemah, Harga Bahan Pangan Melonjak Naik

Waspada Nilai Tukar Rupiah Melemah, Harga Bahan Pangan Melonjak Naik

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
17 Juni 2026, 23.08 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Bahan Pangan

Penulis: Nugroho Dwi Prasetyo Universitas Pamulang

JurnalPost.com - Malemahnya nilai tukar rupiah merupakan gambaran nyata kemunduran negara Indonesia, dimana nilai tukar rupiah terhadap dolar pada detik ini mencapai nominal Rp. 18.020,00 membuat semua barang mengalami kenaikan harga. Hal ini menunjukkan bahwa Negara kita sedang tidak baik baik saja. Kondisi ini perlu diwaspadai karena dapat memengaruhi daya beli masyarakat dan meningkatkan beban kebutuhan rumah tangga. Kita sebagai warga negara harus mempersiapkan diri dengan lebih baik lagi untuk menghadapi kemunduran tersebut.

IKLAN

Faktor kemunduran rupiah Jika kita pernah merasakan harga bahan pangan tiba-tiba mengalami kenaikan harga, seperti beras, tahu, tempe dan sayuran. Bisa saja itu dikarenakan nilai tukar rupiah terhadap dolar yang semakin melemah. Meskipun tidak semua bahan pangan yang kita konsumsi berasal dari hasil impor negara lain, tetapi ketergantungan terhadap impor gandum, kedelai dan bawang masih sangat tinggi.

Muhammad Alfan Wildani
Baca Juga

Gejolak Pelemahan Rupiah Terhadap Dollar US Disertai Kenaikan Harga Minyak Dunia

IKLAN

Kenaikan harga bahan pangan yang signifikan, dapat mengganggu kelangsungan hidup terutama bagi masyarakat kelas menengah kebawah. Meningkatnya biaya kebutuhan pokok menyebabkan daya beli masyarakat menjadi lebih rendah dibandingkan sebelumnya. Jika kondisi ini berlangsung dalam jangka panjang maka akan mempengaruhi kestabilan ekonomi negara.

Jika kestabilan ekonomi negara sudah terganggu, maka akan banyak dampak lainnya yang timbul seperti krisis moneter, meningkatnya tingkat kemiskinan, ketidakstabilan politik, serta menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Akibatnya, negara akan mengalami kemunduran yang signifikan dalam berbagai aspek. Oleh karena itu, upaya menjaga stabilitas ekonomi dan memperkuat ketahanan pangan nasional menjadi langkah penting untuk mengurangi dampak negatif yang dapat ditimbulkan oleh gejolak nilai tukar dan kondisi ekonomi global. Dalam kondisi seperti ini, pemanfaatan pekarangan rumah dapat membantu untuk mengurangi biaya kebutuhan hidup dengan menanam berbagai jenis sayuran seperti kangkung, bayam, bawang, tomat dan lainnya dengan menggunakan pot, polybag ataupun menggunakan sistem vertikultur. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, kegiatan ini juga dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga karena sebagian kebutuhan sayuran dapat dipenuhi secara mandiri. Dengan memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal, ketahanan pangan keluarga dapat meningkat dan dampak kenaikan harga bahan pangan akibat melemahnya nilai tukar rupiah dapat diminimalkan.

Pada akhirnya, pelemahan nilai tukar rupiah bukan hanya persoalan ekonomi yang terjadi di pasar keuangan, tetapi juga dapat dirasakan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari melalui kenaikan harga kebutuhan pokok. Oleh karena itu, kewaspadaan dan pemahaman terhadap kondisi ekonomi menjadi bekal penting bagi masyarakat untuk menghadapi berbagai perubahan yang mungkin terjadi di masa depan. Dengan sikap yang bijak dan perencanaan yang tepat, seperti pemanfaatan lahan pekarangan rumah sebagai tempat untuk media tanam yang baik, mampu mengurangi beban ekonomi pada masyarakat dan bahkan dapat menjadi peluang ekonomi jika terdapat tanaman yang panen lebih.

Nilai tukar rupiah yang terus berfluktuasi menjadi pengingat bahwa kondisi ekonomi dapat berubah kapan saja. Di tengah situasi seperti ini, yang dibutuhkan bukan hanya kewaspadaan, tetapi juga kemampuan untuk beradaptasi dan mengambil keputusan yang bijak. Lalu, ketika tantangan ekonomi semakin nyata, apakah kita akan terus menunggu keadaan membaik dengan sendirinya, atau mulai mempersiapkan diri untuk menghadapinya dengan lebih siap dan bijaksana?

FOMO Olahraga
Baca Juga

Sehat atau Sekadar Konten? Fenomena FOMO Olahraga di Kalangan Gen Z

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/waspada-nilai-tukar-rupiah-melemah-harga-bahan-pangan-melonjak-naik/94610/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 20.17 WITA

  • #Jaga Rupiah
  • #Opini Mahasiswa
  • #Rupiah
  • #Rupiah Digital
  • #Universitas Pamulang

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Pilihan Editor

  1. 1 Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka
  2. 2

    Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

  3. 3

    Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

  4. 4

    Rp144,82 Miliar Raib dalam Hitungan Jam: Ada Apa di Balik Pembobolan Bank Jambi?

  5. 5

    Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.