Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Artikel
  3. Gejolak Pelemahan Rupiah Terhadap Dollar US Disertai Kenaikan Harga Minyak Dunia

Gejolak Pelemahan Rupiah Terhadap Dollar US Disertai Kenaikan Harga Minyak Dunia

Foto profil Fatimah
Editor: Fatimah
15 Mei 2026, 17.58 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
6 menit baca
Muhammad Alfan Wildani

Penulis: Muhammad Alfan Wildani, S.E., M.M. Mahasiswa Program Doktor Ekonomi Syariah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.

JurnalPost.com - Tahun 2026 merupakah tahun yang penuh tantangan bagi Indonesia, hal tersebut tentunya mengacu pada ketidakpastian geopolitik dunia beserta turunannya. Awal tahun dibuka dengan adanya konflik antara Amerika-Israel dengan Iran, yang pada akhirnya membuat adanya kebijakan Iran untuk menutup selat Hormuz yang berkontribusi pada jalur distribusi 20% minyak global. Hal tersebut meningkatkan harga minyak dunia dari interval 65-70 USD/Barrel menjadi diatas 100 USD/Barrel. Hal tersebut tentunya sangat memukul negara-negara di dunia yang mana masih net importir minyak tak terkecuali Indonesia. Indonesia yang dalam realisasi lifting minyak tahun 2025 sebesar 605.300 Barrel Per Day dengan konsumsi hariah di angka 1.600.000 Barreel Per Day membuat indonesia menjadi net importir minyak sebesar kurang lebih 1 juta barrel per hari. Kondisi tersebut diperparan dengan pelemahan rupiah terhadap dollar, yang mana sampai pertengahan mei 2026 ini sudah menyentuh 17.500 rupiah per US Dollar.

IKLAN

Kondisi yang menantang dan terjadi secara bersamaan tersebut menguji ruang fiskal dan moneter Indonesia. Konflik geopolitik, perang dagang dan kebijakan suku bunga tinggi The Federal Reserve mengakibatkan arus dollar kembali ke Amerika Serikat, ditengah kondisi ketidakpastian dunia. Kenaikan USD dan minyak beserta turunannya, ditambah dengan hambatan rantai pasok dunia menjadikan sebuah hantaman yang keras bagi perekonomian Indonesia. Gabungan dari faktor-faktor diatas membuat adanya goncangan bukan hanya dari sisi makro, namun juga dalam kehidupan masyarakat. Kenaikan tersebut membuat secara langsung mempengaruhi harga kebutuhan pokok, biaya logistik dan transportasi yang mana pada muaranya pada daya beli masyarakat. Kenaikan minyak dan turunannya ditambah alat pembayaran internasionalnya, yakni US Dollar mengakibatkan hampir semua lapisan masyarakat terkena dampaknya karena masih sangat bergantung pada minyak dan turunannya dalam kebutuhan energi dan aktifitas ekonomi dasar. Harga turunan minyak seperti halnya plastik memukul UMKM di Indonesia, karena penggunaan dan budaya penggunaan plastik yang sangat tinggi.

Bahan Pangan
Baca Juga

Waspada Nilai Tukar Rupiah Melemah, Harga Bahan Pangan Melonjak Naik

IKLAN

Fenomena tersebut memperlihatnya, sejauh mana struktur ekonomi modern yang sangat rentan terhadap gejolak eksternal. Dalam kondisi globalisasi, negara satu dengan negara lainnya dari belahan bumi lainnya saling berinteraksi baik secara komunikasi bahkan perdagangan Internasional. Oleh karena itu, kondisi geopolitik dan hambatan supply chain dunia berpengaruh pada harga komoditasnya di seluruh dunia. Sehingga keterhubungan tersbut membuat adanya hubungan yang kompleks antara geopolitik dunia, energi, arus pasar keuangan dengan kehidupan sosial kemasyarakatan.

Dalam perpektif ekonomi islam, memandang bahawa sebuah fenomena tidak hanya dari sejauh mana pasar merespon kondisi tersebut. Dalam ekonomi islam juga melihat sejauh mana keadilan dan juga ketahanan umat dalam menghadapi gejolak ekonomi tersebut. Prinsip dalam ekonomi islam yangdibangun dari keseimbangan (tawazun), keadilan (adl), dan kemaslahatan (maslahah). Sehingga dalam sebuah kondisi yang mengakibatkan masyarakat kecil tertekan dan sebagian lainnya mendapatkan keuntungan, maka hal tersebut merupakan sebuah hal yang perlu diamati dan dievaluasi secara etis. Kondisi perekonomian dunia dan khususnya arus uang dan modal yang secara mudah dan cepat dapat dipindahkan tergantung dengan seberapa besar return dan bunga yang akan mereka terima. Salah satuindikator utama yakni suku bunga The Fed, yang dalam kondisi tertentu negara emerging mengalami tekanan ekonomi namun The Fed meningkatkan suku bunga mereka yang pada akhirnya akan membuat arus uang dan modal tersebut kembali ke Amerika meninggalkan negara-negara yang sedah butuh akan dollar dalam perdagangan internasionalnya. Kondisi tersebut akan membuat negara berkembang mengalami tekanan kurs dan juga bunga hutang pinjaman yang berupa dollar mereka terus meningkat. Dalam ekonomi islam, faktor bunga tersebut menimbulkan banyak madhorot dan instabilitas dalam jangka panjang. Sehingga ekonomi islam menawarkan sistem berbasis sektor riil, dengan pembagian risiko dan aktifikas ekonomi yang produktif.

Ekonomi islam menempatkan produksi riil sebagai fondasi utama pembangunan ekonomi negara. Pembangunan dari sisi pertanian, energi, petrernakan, industri, pertahanan, kelautan, perdagangan rill dll. serta penguatan UMKM akan menjadi modal ketahanan dan kemandirian negara. Dalam konteks indonesia ketahanan pangan dan energi berbasis produksi rill dalam negari menjadi sebuah hal yang krusial dalam menghadapi tekanan geopolitik, permasalahan supply chain dan kurs yang setiap saat dapat terjadi kapanpun. Sehingga Indonesia lebih tangguh dan tidak hanya bergantung pada produk dan investasi asing. Selain itu yang perlu diperbaiki adalah pada sisi distribusi yang harus menghilangkan adanya manipulasi dan penimbunan pada produk hajat hidup masyarakat luas, yang banyak menyebabkan disparitas harga produsen dan konsumen akhir yang sangat jauh.

Peran ekonomi islam khususnya dalam kondisi yang penuh tantangan yakni perhatian khusus pada masyarakat yang memiliki kerentanan dalam ekonomi. Dalam keadaan yang pada akhirnya membuat adanya inflasi, peran negara dibutuhkan sebagai bantalan untuk menjaga stabilitas ekonomi negara melalui berbagai subsidi yang diberikan yang bertujuan menyetarakan dan lam prinsip keadilan bahwa negara juga bertanggung jawab kepada seluruh masyarakat di semua elemen dan tingkatan. Selain itu ini juga menjadi muhasabah untuk terus meningkatkan kemandirian pada semua aspek kehidupan, terutama yang banyak menyangkut hajat hidup masyarakat luas. Dengan penguatan sektor rill, ketahanan pangan dan energi akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat dan ketahanan dari goncangan dari eksternal. Yang mana dalam ekonomi islam banyak menawarkan paradigma pembangunan ekonomi yang berbasis pada pembangunan yang produktif, efisien namun didalamnya juga menekankan pada dimensi etis, moral dan pengembangan ekonomi dalam jangka panjang yang bertumpu pada keadilan dan kesetaraan hidup yang jauh dari kata ketimpangan.

Jaga Rupiah
Baca Juga

Gandeng TNI AL, Bank Sentral Jaga Rupiah Lewat Ekspedisi Rupiah Berdaulat

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/gejolak-pelemahan-rupiah-terhadap-dollar-us-disertai-kenaikan-harga-minyak-dunia/93218/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.07 WITA

  • #Jaga Rupiah
  • #Opini Mahasiswa
  • #Rupiah Digital

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

Pilihan Editor

  1. 1 Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso
  2. 2

    Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

  3. 3

    Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

  4. 4

    Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

  5. 5

    DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.