Nama: Ria Lestari
JurnalPost.com - Kemajuan IPTEK di era globalisasi yang begitu cepat, membawa dampak yang sangat besar bagi kelangsungan hidup manusia khususnya pada bidang pendidikan. Salah satu ruang lingkup pendidikan adalah materi pembelajaran. Bahasa Indonesia merupakan bahasa nasional bangsa Indonesia sekaligus menjadi mata pelajaran wajib bagi siswa siswi di Indonesia. Namun bagaimana jika dalam kenyataannya bahasa Indonesia itu dicampur baurkan dengan bahasa asing? Sudah pasti nilai keaslian dan kewibawaan bahasa Indonesia akan mulai terkikis. Oleh karena itu, pembelajaran bahasa Indonesia di era globalisasi saat ini sangat penting, agar kelestarian dan keorisinalitas Bahasa Indonesia tetap terjaga.
Ancaman berbahasa Indonesia dapat muncul karena beberapa faktor. Faktor tersebut antara lain tidak menggunakan tata bahasa yang sesuai, mencampur baurkan bahasa asing ke dalam bahasa Indonesia dan menerjemahkan bahasa asing sesuka hati. Di zaman sekarang ini, banyak kalangan muda yang mencampur baurkan bahasa asing dengan bahasa Indonesia. Contohnya sebagian besar masyarakat Indonesia khusunya anak muda, sering menggunakan kata OTW (On the Way) yang maksudnya sedang dalam perjalanan. Apabila tidak segera diluruskan, kemungkinan besar penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, lama kelamaan akan luntur. Nilai dari keorisinalitasan dari bahasa Indonesia juga akan mulai luntur.
Munculnya bahasa gaul yang berkembang di dalam maupun di luar negeri serta dapat langsung berkembang dan menjadi bahasa sehari-hari dalam masyarakat. Hal ini tentu tidak dapat dihindari. Agar tidak luntur atau terpengaruh oleh bahasa-bahasa lain, maka perlu ditekankan pentingnya menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar yaitu melalui pembelajaran bahasa Indonesia. Pembelajaran bahasa Indonesia mencakup 4 aspek yaitu menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Tujuan dari diberikannya mata pelajaran bahasa Indonesia adalah agar siswa mampu menggunakan bahasa Indonesia secara efektif, efisien, baik dan benar.
Sebagai warga negara yang baik, sudah sepatutnya kita bangga dalam menggunakan bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa persatuan. Bahkan dikukuhkan dalam Ikrar Sumpah Pemuda yang berbunyi, Pertama : “Kami putra dan putri Indonesia ,mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.” Kedua : “Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.” Ketiga : “Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.” Di dalam dunia pendidikan, bahasa Indonesia mempunyai peran yang sangat penting, yaitu sebagai bahasa pengantar. Dalam perguruan tinggi, bahasa Indonesia juga digunakan sebagai mata kuliah wajib. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya bahasa Indonesia dalam berbagai bidang.
Bahasa Indonesia dapat meningkatkan keterampilan maupun pengetahuan. Selain itu, menggunakan bahasa Indonesia juga merupakan bentuk dari pelestarian budaya. Oleh karena itu, kita sebagai warga negara yang baik, sudah sepatutnya kita mempelajari, menggunakan dan ikut melestarikan bahasa pemersatu sekaligus bahasa pengantar pendidikan anak bangsa dengan penuh rasa tanggung jawab. Sebagai warga negara yang baik pula, kita harus pandai-pandai dalam memilah dan memilih bahasa, supaya tidak mencampur baurkan bahasa asing dengan bahasa Indonesia agar nilai keaslian bahasa Indonesia tetap terjaga.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda