JURNALPOST.COM - Pelaksanaan hari raya raya nyepi bagi umat Hindu pada tahun 2016 caka 1983 akan menyelenggarakan upacara melasti yang diselenggarakan di pantai Akkarena Makassar, pada 06 Maret 2016 yang akan dipadati sebanyak 1500 orang.
Dewan penasehat Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan I Made Sukarta menyebutkan bahwa dengan penyelenggaraan hari nyepi tersebut pihaknya juga menyelenggarakan beberapa kegiatan seperti upacara melasti, tawur agung kesanga, hari raya nyepi dan ngembak geni
Pada upacara Melasti diprediksikannya jika akan diikuti sebanyak 1500 umat Hindu Budha se-Sulsel bertujuan untuk menyucikan sarana upacara, sepuluh sifat manusia dan lainnya.
"Upacara ini wajib diikuti oleh umat hindu" singkatnya (Kamis, 3/03)
Ketua panitia perayaan hari nyepi I Nyoman Mahendra juga menambahkan bahwa dengan perayaan Nyepi ini dilanjutkan pula dengan arakan ogoh-ogoh yang dilakukan disekitar lokasi upacara melasti.
Selanjutnya juga akan dilaksanakan upacara agung kesanga pada selasa 08 Maret di Nista Mandala Pura Giri Natha dengan dipimpin oleh Ida Pandita Dharma Yadnya Samyoga yang dilaksanakan tepat pada saat bulan mati pada bulan ke 9 (tilem Kesanga) sebagai upacara Butha Yadnya untuk kesejahteraan alam, manusia dan makhluk lainnya.
Sementara hari raya pada Rabu 9 Maret dikatakannya jika bagi umat Hindu Budha diperuntukkan untuk menetap dirumah masing-masing, dengan tidak melakukan aktifitas dan menikmati hiburan dengan melaksanakan catur brata penyepian.
"Jadi tidak ada kegiatan, tidak ada hiburan sekalipun bermain handphone atau menonton televisi" jelasnya
Terakhir, Gembak Geni ini bermakna bebas dalam menyalakan api atau dengan dipersilahkannya untuk kembali melakukan berbagai macam aktifitas dengan upacara akan dilaselenggarakan di Gedung Balai Prajurit M Yusuf pada 18 Maret mendatang.
Ketua Pengurus Harian PHDI Sulsel menyampaikan bahwa pada umumnya untuk umat Hindu Budha di Sulsel mencapai hingga 3000 orang, namun pada khususnya di kota Makassar juga mencapai 1500 orang dimana pada proses upacara melasti nantinya juga dihadiri umat hindu budha dari beberapa kabupaten kota seperti Luwu timur, Luwu Utara, Palopo, Sidrap dan Tanatoraja. (Nps)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda