Surabaya, JurnalPost.com — Sebuah penelitian penting yang mengkaji peran Meaningful Work dan Transformational Leadership terhadap Change-Oriented Organizational Citizenship Behavior (OCB-CH) telah selesai dilaksanakan oleh tim peneliti dari bidang Psikologi. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dr. Diah Sofiah, M.Si., Psikolog, Eben Ezer N., S.Psi., M.Psi., S.H., M.Kn., Psikolog, dan Daffa Dwi Sri Diyanti, S.Psi., M.Psi., Psikolog, dan 3 mahasiswa Lulu Naysilla H, Alvaretta Amanda D, Aldy Dwi Prasetyo dengan melibatkan 100 orang karyawan sektor perbankan di Indonesia sebagai partisipan.
Penelitian ini mengangkat isu penting mengenai bagaimana makna kerja yang dirasakan karyawan (meaningful work) serta gaya kepemimpinan transformasional yang diterapkan oleh atasan berpengaruh terhadap perilaku proaktif karyawan dalam mendukung perubahan organisasi, atau yang dikenal sebagai change-oriented OCB. Perilaku ini mencakup inisiatif untuk menyampaikan ide, mencari cara kerja baru, dan secara aktif terlibat dalam perbaikan organisasi — hal yang sangat dibutuhkan di sektor industri yang kompetitif seperti perbankan.
Penelitian dilaksanakan di beberapa kantor cabang bank di Indonesia sepanjang bulan Mei hingga Juli 2025, menggunakan pendekatan kuantitatif. Para responden berasal dari berbagai posisi fungsional dan manajerial, dengan syarat minimal masa kerja enam bulan.
Tim peneliti terdiri dari tiga psikolog profesional yang juga merupakan akademisi dan praktisi di bidang psikologi industri dan organisasi. Responden dalam penelitian ini adalah 100 karyawan aktif di sektor perbankan, yang secara sukarela berpartisipasi mengisi kuesioner daring.
Dalam era perubahan yang cepat dan lingkungan bisnis yang tidak stabil, organisasi membutuhkan karyawan yang tidak hanya patuh terhadap aturan formal, tetapi juga mampu berpikir inovatif dan bertindak melampaui deskripsi pekerjaan mereka. Namun, munculnya perilaku seperti ini tidak terjadi secara otomatis. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan penting: faktor apa yang dapat mendorong karyawan untuk menjadi lebih proaktif dalam perubahan?
Menurut Dr. Diah Sofiah, "Makna kerja yang dirasakan karyawan serta pola kepemimpinan yang memberi inspirasi, perhatian individu, dan kebebasan berpikir, memiliki pengaruh kuat terhadap kemunculan OCB-CH. Jika seorang karyawan merasa pekerjaannya bermakna dan pemimpinnya mendukung perubahan, maka mereka lebih berani untuk mengambil inisiatif perubahan."
Penelitian menggunakan metode survei kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner daring yang telah terstandarisasi. Instrumen yang digunakan mengukur tiga variabel utama, yaitu meaningful work, transformational leadership, dan OCB-CH. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji korelasi dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasilnya menunjukkan bahwa baik meaningful work maupun transformational leadership memiliki hubungan positif yang signifikan terhadap OCB-CH, yang berarti bahwa kedua faktor ini secara nyata mendorong perilaku kerja proaktif yang mendukung perubahan.
Temuan ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis. Secara akademik, hasil ini memperkuat literatur mengenai pentingnya dimensi psikologis dan kepemimpinan dalam organisasi modern. Secara praktis, hasil ini menyarankan bahwa organisasi, khususnya di sektor keuangan, perlu membangun sistem kerja yang memungkinkan karyawan merasakan makna dalam pekerjaannya serta menciptakan pemimpin yang mampu menginspirasi, mendukung, dan memberdayakan timnya.
Penelitian ini menekankan bahwa kombinasi antara rasa bermakna dalam bekerja dan gaya kepemimpinan transformasional memainkan peran penting dalam membentuk budaya kerja yang adaptif dan inovatif. Dengan kata lain, organisasi yang ingin bertahan dalam arus perubahan yang cepat perlu berinvestasi dalam pengembangan sumber daya manusia secara holistik, tidak hanya pada aspek teknis, tetapi juga psikologis.
Penelitian ini juga membuka peluang studi lanjutan, seperti menguji peran variabel mediasi seperti psychological empowerment atau organizational change readiness dalam hubungan antara kepemimpinan dan OCB-CH. Dengan demikian, hasil ini menjadi langkah awal penting dalam memahami dinamika kerja proaktif dalam dunia profesional yang terus berkembang.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda