WASHINGTON, JurnalPost.com - Gedung Putih mulai membongkar sebagian bangunan di Sayap Timur (East Wing) untuk membangun ballroom baru atas permintaan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menurut laporan media lokal pada Senin (20/10).
“Dengan gembira saya umumkan bahwa peletakan batu pertama telah dilakukan di halaman Gedung Putih untuk pembangunan Ballroom Gedung Putih yang baru — megah dan indah,” tulis Trump di platform Truth Social miliknya. Ia menambahkan bahwa proyek tersebut “didanai oleh pihak swasta.”
Trump menyebut ballroom ini sebagai impian panjang para presiden sebelumnya. “Selama lebih dari 150 tahun, setiap Presiden menginginkan ballroom di Gedung Putih untuk menyambut para tamu dalam pesta besar, kunjungan kenegaraan, dan acara penting lainnya. Saya merasa terhormat menjadi presiden pertama yang akhirnya memulai proyek penting ini,” ujarnya.
Sebelumnya, Trump menegaskan bahwa pembangunan ballroom tidak akan “mengganggu” struktur bangunan yang sudah ada. Proyek ini diperkirakan menelan biaya sekitar 250 juta dolar AS (1 dolar AS = Rp16.585).
Namun, rencana tersebut menuai kritik dari Partai Demokrat. Gubernur California, Gavin Newsom, menulis di platform X bahwa prioritas Trump tampaknya adalah “membongkar Gedung Putih” alih-alih fokus “membuka kembali pemerintahan.”
Sebagai informasi, Sayap Timur Gedung Putih pertama kali dibangun pada 1902 dan telah mengalami beberapa renovasi, termasuk penambahan lantai kedua pada 1942. (Xinhua)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda