Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  2. Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

  3. Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

  4. Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

  5. Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

  1. Beranda
  2. Daerah
  3. Titik Api Baru Dekati Permukiman, Kebakaran Karst Pangkep Capai Zona Inti TN Babul

Titik Api Baru Dekati Permukiman, Kebakaran Karst Pangkep Capai Zona Inti TN Babul

Foto profil Hasbi
Penulis: Hasbi
04 Oktober 2026, 17.29 WITA Editor: Fatimah
5 menit baca
Titik Api Baru Dekati Permukiman
Petugas melakukan pemadaman dan penyisiran titik api di kawasan karst Pangkep, Sulawesi Selatan, Sabtu (4/10/2026). Medan terjal dan vegetasi kering menjadi salah satu tantangan dalam penanganan kebakaran yang telah memasuki hari kelima. Foto: Hasbi

PANGKEP, JurnalPost.com— Kebakaran di kawasan karst Pangkep, Sulawesi Selatan, masih menjadi perhatian serius setelah sejumlah titik api baru terus bermunculan di sekitar permukiman warga. Hingga memasuki hari kelima penanganan, luas kawasan terdampak diperkirakan telah mencapai hampir 26 hektare dan sebagian kebakaran telah menjalar hingga zona inti Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul).

Kepala Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Abdul Rajab, mengatakan medan karst yang terjal membuat sebagian titik api sulit dijangkau petugas. Kondisi tersebut diperparah oleh tiupan angin yang cukup kencang sehingga bara dan material panas dapat berpindah ke lokasi lain.

IKLAN

“Titik api baru terus bermunculan dan beberapa berada cukup jauh dari titik awal. Medan karst dan angin yang cukup kencang menjadi tantangan utama dalam proses pemadaman,” kata Abdul Rajab.

Fun Walk dalam rangka HUT ke 58 PT Semen Tonasa
Baca Juga

Ratusan UMKM Ikut Kecipratan Rezeki, Fun Walk HUT ke-58 Semen Tonasa Dibanjiri Puluhan Ribu Warga

Menurut dia, munculnya titik api baru di sekitar permukiman tidak hanya disebabkan rambatan api secara langsung.

Serasah, ranting, hingga bebatuan panas dari kawasan karst yang terbakar dapat jatuh ke bagian bawah dan kemudian memicu kebakaran baru pada vegetasi kering.

Kondisi tersebut membuat petugas harus membagi konsentrasi antara memadamkan api di kawasan yang masih dapat dijangkau dan menjaga agar kebakaran tidak merambat ke rumah-rumah warga.

Fokus Lindungi Permukiman Warga

Abdul Rajab menjelaskan, sebagian titik api berada di celah dan bagian atas tebing karst yang terlalu berisiko untuk dijangkau secara langsung.

Arena Judi Sabung Ayam
Baca Juga

Polisi Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Belakang Kampus Politani Pangkep, Tujuh Orang Diamankan

Keselamatan personel menjadi pertimbangan sehingga petugas tidak dapat memaksakan pemadaman di lokasi dengan tebing terjal.

“Ada titik yang memang tidak memungkinkan untuk dipanjat karena sangat berbahaya bagi personel. Karena itu, fokus utama sekarang adalah mengamankan kawasan sekitar permukiman,” ujarnya.

Sekitar 30 personel Manggala Agni bersama dukungan personel dari Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I dan II terus melakukan penanganan di lapangan.

Untuk area yang masih dapat dijangkau, petugas menggunakan mesin pompa dan selang air. Sementara di lokasi yang lebih jauh dan sulit diakses, pemadaman dilakukan menggunakan jet shooter.

MTqq
Baca Juga

Semen Tonasa Dukung MTQ Korpri Tingkat Nasional, Siapkan Auditorium sebagai Venue

Namun, banyaknya titik api yang tersebar membuat personel tidak dapat menangani seluruh lokasi secara bersamaan.

Luas Kebakaran Meningkat Jadi Hampir 26 Hektare

Pada hari pertama kejadian, luas kebakaran diperkirakan berada pada kisaran 10 hingga 15 hektare.

Seiring munculnya titik-titik baru dan kondisi angin yang mendorong penyebaran api, luas kawasan terdampak kini diperkirakan hampir mencapai 26 hektare.

Kebakaran juga telah melintasi beberapa zona di kawasan TN Bantimurung Bulusaraung.

IKLAN

“Dari zona rimba, kebakaran sudah melintasi beberapa bagian hingga mencapai area zona inti,” kata Abdul Rajab.

Meski demikian, kebakaran hingga kini disebut masih terisolasi di sekitar kawasan Minasa Te'ne dan belum dilaporkan merambah ke wilayah lainnya.

Petugas tetap melakukan pemantauan karena arah penyebaran api dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi angin.

Manggala Agni Daops Gowa Diminta Tambah Personel

Untuk memperkuat operasi pemadaman, pihak TN Bantimurung Bulusaraung telah berkoordinasi dengan Manggala Agni Daops Gowa.

Tambahan personel diperlukan untuk membantu menangani sejumlah titik yang tersebar, terutama di lokasi yang berdekatan dengan permukiman.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Manggala Agni Daops Gowa. Dengan adanya tambahan personel, diharapkan penanganan titik api bisa semakin maksimal,” ujar Abdul Rajab.

Selain dukungan petugas, keterlibatan masyarakat sekitar juga dinilai penting.

Warga di sekitar kawasan diminta waspada terhadap kemungkinan munculnya bara atau titik api baru, terutama yang berasal dari material terbakar yang jatuh dari bagian atas karst.

Abdul Rajab berharap masyarakat segera melaporkan apabila menemukan api atau asap di sekitar permukiman sehingga petugas dapat melakukan penanganan lebih cepat.

Pemadaman Bergantung Cuaca

Hingga kini belum dapat dipastikan kapan seluruh titik api bisa benar-benar dipadamkan.

Kondisi medan membuat sejumlah titik di bagian puncak maupun celah karst praktis tidak dapat dijangkau menggunakan peralatan pemadaman dari darat.

Karena itu, kondisi cuaca menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan.

“Kami berharap angin bisa segera mereda. Kalau turun hujan tentu sangat membantu untuk memadamkan titik-titik api di bagian atas yang sulit dijangkau,” kata Abdul Rajab.

Selama kondisi tersebut belum terjadi, operasi pemadaman tetap diarahkan pada lokasi yang dapat dijangkau sekaligus memperkuat perlindungan terhadap permukiman warga.

Petugas juga terus melakukan patroli untuk mendeteksi titik api baru sedini mungkin.

Dengan luas kebakaran yang telah mendekati 26 hektare dan api telah mencapai sebagian zona inti taman nasional, upaya penanganan diperkirakan masih terus berlangsung sampai seluruh kawasan dipastikan aman dari potensi kebakaran susulan.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/titik-api-baru-dekati-permukiman-kebakaran-karst-pangkep-capai-zona-inti-tn-babul/97999/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 20.17 WITA

  • #Bencana Alam
  • #Sulawesi Selatan
  • #TN Babul
  • #kebakaran karst pangkep
  • #manggala agni
  • #pangkep
  • #taman nasional bantimurung bulusaraung

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Ratusan Warga Meriahkan Bulan Bakti Karang Taruna di Barru, UMKM Lokal Ikut Dilibatkan

Hadiri Pelantikan Pengurus PPP Barru, Bupati Andi Ina Tekankan Sinergi Politik untuk Kesejahteraan Masyarakat

Kekeringan Melanda Blora, PPSDM Migas Salurkan Bantuan Air Bersih ke Empat Wilayah Sekitar Cepu

Kepala Daerah Adu Keahlian Masak Nasi Goreng di HUT ke-357 Sulsel, Bupati Barru Turut Hadir

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

Pilihan Editor

  1. 1 Ketika Karhutla Mengancam Masa Kecil: Pentingnya Edukasi Lingkungan bagi Anak Sekolah Dasar
  2. 2

    Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

  3. 3

    Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

  4. 4

    Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

  5. 5

    Inovasi Kemasan Aktif dan Cerdas Berbasis Biopolimer Umbi-Umbian untuk Memperpanjang Umur Simpan dan Mengurangi Kerugian Pangan Pascapanen

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.