Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Olahraga
  3. Timnas Garuda di Ujung Sejarah! Dua Laga Penentu Menuju Piala Dunia 2026!

Timnas Garuda di Ujung Sejarah! Dua Laga Penentu Menuju Piala Dunia 2026!

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
08 Oktober 2025, 16.11 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
7 menit baca
Timnas Garuda
Para pemain tim nasional Indonesia merayakan kemenangan dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 Zona Asia Grup C antara China melawan Indonesia di Jakarta pada 5 Juni 2025. (Xinhua/Xu Qin)

JAKARTA, JurnalPost.com -- Tim nasional (timnas) Indonesia sekali lagi akan memanfaatkan peluang menorehkan sejarah tampil di Piala Dunia, dengan menjalani dua pertandingan sangat penting pada putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Timnas Garuda, yang tergabung di Grup B, akan menghadapi tuan rumah Arab Saudi pada 9 Oktober 2025 dini hari WIB, dilanjutkan melawan Irak pada 12 Oktober 2025 dini hari WIB. Seluruh pertandingan Grup B akan digelar di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, Arab Saudi.

IKLAN

Indonesia akan lolos langsung ke Piala Dunia 2026 jika menjadi juara Grup B, sedangkan jika berada di peringkat kedua Grup B, tim asuhan Patrick Kluivert itu akan melawan runner-up Grup A dalam laga dua leg untuk mendapatkan tiket playoff antarkonfederasi. Peluang tampil di Piala Dunia akan sirna jika hanya menjadi juru kunci grup.

Herdman
Baca Juga

Herdman dan Arah Baru Timnas Indonesia: Empat Laga Awal yang Menumbuhkan Harapan

Dikenal sebagai negara gila bola, hasrat para penggemar sepak bola di tanah air untuk melihat timnasnya tampil di Piala Dunia membulat begitu besar. Dan, sepanjang sejarah, baru kali ini timnas berjarak begitu dekat dengan lolos ke Piala Dunia.

Bertumpu pada Pemain Abroad

Jelang laga melawan Arab Saudi dan Irak, Kluivert memanggil sebanyak 29 pemain, dengan 15 di antaranya adalah pemain yang berkarier di luar negeri (abroad), untuk memperkuat timnas. Namun, sesuai regulasi, timnas hanya bisa mendaftarkan 23 pemain ke dalam Daftar Susunan Pemain (DSP), sehingga pelatih berkebangsaan Belanda itu akan mencoret enam pemain.

Sejak diangkat menjadi pelatih timnas Garuda pada Januari 2025, Kluivert sangat mengandalkan para pemain abroad sebagai pilar timnya. Baik dengan formasi 3-4-2-1 saat mengalahkan China dan Bahrain di Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia, maupun saat beralih ke formasi 4-3-3 di dua laga persahabatan terakhir, pelatih berusia 49 tahun itu memilih sedikitnya delapan pemain abroad dalam starting line-up.

Pergantian Jitu Luis Milla yang Mengantar Indonesia ke Semifinal
Baca Juga

Pergantian Jitu Luis Milla yang Mengantar Indonesia ke Semifinal

Dengan formasi tersebut, Maarten Paes (FC Dallas) akan menjadi kiper utama, lalu lini belakang diisi oleh Jay Idzes (Sassuolo) dan Justin Hubner (Fortuna Sittard), sedangkan Calvin Verdonk (Lille), Kevin Diks (Borussia Monchengladbach), dan Joey Mathijs Pelupessy (Lommel SK) akan bahu-membahu di lini tengah. Dengan kondisi Ole Romeny (Oxford United) yang belum sepenuhnya bugar pascacedera, Kluivert kemungkinan akan mengandalkan Mauro Zjilstra (FC Volendam) dan Miliano Jonathans (Utrecht) di lini depan.

Selain kualitas teknik dan fisik, pengalaman para pemain abroad yang merasakan ketatnya kompetisi di liga-liga besar Eropa menjadi salah satu pertimbangan Kluivert mengandalkan mereka.

Mencuri Poin dari Arab Saudi

Sebagai tuan rumah, Arab Saudi akan mendapat dukungan penuh langsung dari ribuan pendukungnya. Meski demikian, dukungan langsung itu bisa berbalik menjadi tekanan yang membebani pemain. Ini terbukti dari hasil pertandingan kandang yang tidak terlalu impresif sepanjang fase putaran ketiga saat ditahan imbang oleh Indonesia serta kalah dari Jepang dan Australia dalam lima pertandingan kandang.

Tenis Junior TDP IMTC Semen Tonasa Cup dan IMTC
Baca Juga

Kejurnas Tenis Junior IMTC Semen Tonasa Cup dan Piala Ketua Pelti Sulsel Resmi Digelar di Makassar

IKLAN

Tim berjuluk The Green Falcons tersebut juga "diuntungkan" oleh jadwal, karena memiliki waktu istirahat antarpertandingan yang lebih lama dibandingkan Indonesia dan Irak. Jika Indonesia dan Irak hanya punya jeda istirahat dua hari antarpertandingan, Arab Saudi memiliki waktu istirahat lima hari dengan tampil di laga pertama (vs. Indonesia) pada 9 Oktober 2025 dini hari WIB, lalu melakoni laga kedua (vs. Irak) pada 15 Oktober 2025 dini hari WIB.

Skuad Arab Saudi juga memiliki waktu persiapan lebih panjang setelah Saudi Pro League libur sejak 29 September lalu, sehingga pelatih Herve Renard bisa melakukan pemusatan lebih lama.

Selain sejumlah keuntungan nonteknis tersebut, timnas Arab Saudi juga menunjukkan tren permainan membaik. Sejak menelan kekalahan 2-0 dari timnas Indonesia di Jakarta pada 19 November 2024, Arab Saudi kemudian menuai hasil-hasil yang cukup baik di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026, menang atas China dan Bahrain, menahan imbang tuan rumah Jepang, dan kalah tipis dari Australia di pertandingan terakhir. Alhasil, mereka berhasil lolos ke Babak Keempat.

Arab Saudi dan Indonesia pernah bersua dalam putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia Zona Asia Grup C. Timnas Garuda menahan imbang 1-1 pada saat tandang, dan unggul 2-0 saat menjadi tuan rumah. Tentu situasinya sudah cukup berbeda, karena juru taktik Shin Tae Yong sudah digantikan oleh Kluivert, dan tidak ada lagi pahlawan kemenangan Indonesia Marselino Ferdinan dalam skuad Garuda.

Secara permainan, Arab Saudi memiliki keunggulan pertahanan yang kuat dan berbahaya dalam set piece. Sekitar 40 persen gol mereka di putaran ketiga lahir dari situasi bola mati, baik sepak pojok, tendangan bebas, dan eksekusi penalti. Sementara itu, Indonesia tetap mengandalkan kecepatan dan serangan balik, seperti pada saat mengalahkan Arab Saudi, China, dan Bahrain.

Dengan skuad yang sarat pengalaman tampil di Piala Dunia 2022 Qatar dan dukungan penuh suporter, Green Falcons tentu menjadi favorit, tetapi skuad Garuda bisa mencuri poin jika tampil solid dan disiplin dalam bertahan. Idzes dan kawan-kawan harus seminim mungkin melakukan kesalahan, sembari menciptakan peluang dari tendangan jarak jauh.

Wajib Menang atas Irak

Pertandingan terakhir melawan Irak menjadi laga wajib menang bagi timnas Indonesia, apa pun hasil dari pertandingan melawan Arab Saudi. Jika sebelumnya menang atau imbang melawan Arab Saudi, maka kemenangan atas Irak akan memperbesar peluang lolos ke Piala Dunia sebagai juara grup. Namun, jika pada pertandingan pertama tim asuhan Kluivert kalah, maka kemenangan menjadi harga mati untuk menyelamatkan harapan lolos via playoff antarkonfederasi.

Seperti halnya Indonesia, Irak juga memiliki banyak pemain abroad. Sedikitnya ada sembilan pemain yang bermain untuk klub Eropa di skuad timnas Irak, yaitu Ali Al-Hamadi (Luton Town/Inggris), Aimar Sher (Sarpsborg 08/Norwegia), Kevin Yakob (Aarhus GF/Denmark), Zidane Iqbal (FC Utrecht/Belanda), Hussein Ali (Heerenveen/Belanda), Merchas Doski (Viktoria Plzen/Ceko), Marko Farji (Stromsgodset/Norwegia), Montader Madjed (Hammarby/Swedia), dan Amir Al-Ammari (Cracovia/Polandia).

Menghadapi Indonesia, tim asuhan Graham Arnold memiliki keuntungan nonteknis berupa kondisi yang lebih bugar, karena laga itu akan menjadi pertandingan pertama mereka di putaran keempat, sedangkan Indonesia tiga hari sebelumnya berlaga menghadapi Arab Saudi. Tim berjuluk Singa Mesopotamia itu juga memiliki kesempatan untuk melihat permainan Indonesia sehingga bisa menganalisis kekuatan dan kelemahannya.

Irak dan Indonesia sebelumnya berada dalam satu grup pada putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Irak berhasil mengalahkan Indonesia baik di kandang (5-1) pada 16 November 2023 maupun tandang (2-0) di Jakarta pada 6 Juni 2024. Namun, pada saat menelan dua kekalahan tersebut, timnas Garuda belum diperkuat Paes, Idzes, Verdonk, Diks, dan lain-lain. Indonesia telah mengalami peningkatan, baik kualitas pemain maupun permainan.

Di atas kertas, Indonesia memiliki kekuatan yang berimbang dengan Irak. Jika Kluivert berhasil mengelola pergantian pemain saat melawan Arab Saudi dan bisa mengatasi kendala jeda istirahat dengan baik, cukup besar peluang Indonesia untuk setidaknya menahan imbang Irak yang sedang dalam kondisi bugar. (Xinhua)

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/timnas-garuda-di-ujung-sejarah-dua-laga-penentu-menuju-piala-dunia-2026/86633/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.07 WITA

  • #Sepakbola
  • #Timnas Garuda
  • #Timnas Indonesia

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Liga Ramang U-12 2026 Dibuka Lebih Luas, Barru Siapkan Akademi Sepak Bola Mulai 2027

Berawal dari 2024, Alkhalifi Alby Raffiansyah Atlet Muda Sleman Kini Unjuk Gigi di Kancah Nasional

Jadwal Persib vs FC Seoul Hari Ini di ACL Two 2026/2027, Live RCTI Jam Berapa?

Al-Nassr Tumbang dari Al-Ittihad, Ronaldo Gagal Cetak Gol, Al-Hilal Tetap di Puncak

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Pilihan Editor

  1. 1 Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka
  2. 2

    Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

  3. 3

    Pasar.id BRI Bojonegoro Hadirkan Peluang Penghasilan Tambahan bagi Pengemudi Ojek Lokal

  4. 4

    Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

  5. 5

    Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.