Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Olahraga
  3. Herdman dan Arah Baru Timnas Indonesia: Empat Laga Awal yang Menumbuhkan Harapan

Herdman dan Arah Baru Timnas Indonesia: Empat Laga Awal yang Menumbuhkan Harapan

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
21 Juni 2026, 11.14 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
7 menit baca
Herdman
John Herdman menunjukkan jersey timnas Indonesia bertuliskan namanya usai konferensi pers di Jakarta pada 13 Januari 2026. (Xinhua/Agung Kuncahya B.)

JAKARTA, JurnalPost.com — Sejak resmi ditunjuk PSSI sebagai pelatih tim nasional Indonesia pada 3 Januari 2026, John Herdman telah menjalani empat pertandingan persahabatan bersama skuad Garuda. Hasilnya cukup menjanjikan.

Indonesia menang 4-0 atas Saint Kitts & Nevis pada 27 Maret 2026, kemudian kalah tipis 0-1 dari Bulgaria pada 30 Maret 2026. Pada agenda FIFA Matchday berikutnya, skuad Garuda kembali mencatat hasil positif dengan menundukkan Oman 3-0 pada 5 Juni dan mengalahkan Mozambik 1-0 pada 9 Juni.

IKLAN

Rangkaian hasil tersebut ikut membawa Indonesia naik empat tingkat dalam peringkat FIFA, dari posisi 122 ke peringkat 118 dunia.

Panas Ekstrem Landa AS
Baca Juga

Gelombang Panas Ekstrem Landa AS, Death Valley Catat Rekor Suhu Malam 38,3 Derajat Celsius

Empat pertandingan tentu masih terlalu dini untuk menilai secara utuh kinerja seorang pelatih. Namun, dalam sepak bola, setiap laga selalu meninggalkan petunjuk tentang arah perkembangan sebuah tim: apakah sedang bergerak menuju masa depan yang menjanjikan, atau justru menjauh dari harapan.

Menuai Sambutan Positif

Kiprah awal Herdman bersama timnas Indonesia sejauh ini mendapat sambutan positif dari banyak pencinta sepak bola nasional. Dalam berbagai diskusi dan siniar sepak bola, sejumlah pengamat menilai pelatih asal Inggris itu mulai menanamkan identitas permainan yang lebih jelas.

Timnas Indonesia terlihat lebih terorganisasi, agresif saat melakukan pressing, serta lebih disiplin ketika bertahan. Pola serangan dibangun dengan tempo yang lebih terukur, sementara transisi antarlini tampak lebih rapi.

tanaman daun pandan
Baca Juga

Dari Maluku ke Hainan, Pandan Menjadi Jembatan Rasa Indonesia dan China

Beberapa pegiat sepak bola tanah air menilai Herdman mampu menjaga fondasi yang telah dibangun pelatih-pelatih sebelumnya, terutama Shin Tae-yong, sekaligus membawa pendekatan baru yang dibutuhkan tim untuk berkembang lebih jauh.

Herdman dinilai berhasil merapikan organisasi permainan, memperkuat koneksi antarlini, dan membuat pertahanan Indonesia lebih solid. Dari empat pertandingan awal, skuad Garuda hanya kebobolan satu gol, itu pun melalui titik penalti.

“Secara organisasi permainan dan sistem tim, racikan Herdman terlihat lebih menyatu dan kompak. Salah satu faktor utamanya adalah para pemain sudah saling mengenal dengan baik sehingga chemistry yang terbangun dalam beberapa tahun terakhir dapat dimaksimalkan di lapangan,” ujar Topas Wiyantoro Pamungkas, pelatih berlisensi C PSSI yang kini menangani klub Jogja Istimewa Football, saat berbincang dengan Xinhua pada Senin (15/6).

Menurut mantan pemain PSIM Yogyakarta dan PSIS Semarang itu, Herdman sejauh ini mampu meningkatkan performa tim secara keseluruhan, memperbaiki kelemahan taktis, dan menemukan keseimbangan antara identitas permainan yang sudah terbentuk dengan kebutuhan adaptasi di level internasional.

robot humanoid
Baca Juga

Robot Humanoid Catat 9,39 Detik di Lari 100 Meter, Lebih Cepat dari Rekor Usain Bolt

Meski demikian, Topas menilai Herdman baru dapat dinilai secara lebih menyeluruh apabila Indonesia menghadapi lawan dengan kualitas yang lebih tinggi.

“Kehadiran Herdman sejauh ini terlihat mampu melengkapi kepingan yang masih kurang, terutama dalam menutup celah-celah taktis yang sebelumnya kerap muncul. Meski tentu proses penyempurnaannya masih terus berjalan. Saya ingin melihat Indonesia menghadapi lawan yang kelasnya sedikit jauh di atas kita,” kata pencetak gol terbanyak AFF Futsal Championship 2008 tersebut.

Momen Pembuktian Reputasi

PSSI menunjuk Herdman sebagai pelatih timnas Indonesia dengan sejumlah pertimbangan. Salah satunya adalah rekam jejaknya di panggung sepak bola internasional bersama Kanada.

Di bawah arahannya, Kanada berhasil menembus putaran final Piala Dunia 2022. Capaian itu mengakhiri penantian panjang negara Amerika Utara tersebut untuk kembali tampil di ajang sepak bola paling bergengsi di dunia setelah lebih dari tiga dekade absen.

Kini, reputasi dan pengalaman itu dibawa Herdman ke Indonesia. Ia dipercaya menakhodai skuad Garuda untuk mengejar mimpi besar yang selama ini tampak jauh, yakni tampil di putaran final Piala Dunia 2030.

IKLAN

Herdman menyepakati kontrak berdurasi dua tahun hingga 2028, dengan opsi perpanjangan hingga 2030. Rentang waktu tersebut memberinya ruang untuk membangun tim dari fondasi yang telah ditinggalkan pelatih sebelumnya, menanamkan filosofi permainan, dan mengejar prestasi yang mampu meningkatkan kepercayaan diri pemain maupun suporter.

Namun, empat pertandingan persahabatan belum cukup untuk menjadi dasar penilaian yang utuh. Panggung pembuktian sesungguhnya bagi Herdman kemungkinan akan hadir dalam dua turnamen penting, yakni AFF Championship 2026 yang berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026, serta Piala Asia 2027 di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027.

Dua ajang tersebut akan menjadi tolok ukur yang lebih relevan untuk menilai sejauh mana ide, filosofi, dan proyek jangka panjang Herdman dapat diterjemahkan menjadi prestasi.

Pada saat yang sama, hasil timnas Indonesia dalam dua kompetisi itu juga berpotensi menjadi bahan pertimbangan utama bagi PSSI dalam mengevaluasi masa depan kontrak Herdman. Bagi publik sepak bola nasional, turnamen tersebut akan menyediakan gambaran yang lebih objektif untuk menilai apakah Herdman benar-benar mampu membawa skuad Garuda melangkah ke level yang lebih tinggi.

Membuka Jalan bagi Generasi Baru

Saat ditunjuk sebagai pelatih timnas Indonesia, Herdman tidak memulai pekerjaannya dari titik nol. Ia mewarisi skuad dengan kualitas individu yang menjanjikan, termasuk sejumlah pemain yang berkarier di kompetisi Eropa.

Nama-nama seperti Jay Idzes, Calvin Verdonk, Elkan Baggott, Kevin Diks, Maarten Paes, Joey Pelupessy, Justin Hubner, hingga Ole Romeny menjadi bagian dari modal penting bagi Herdman dalam menyusun proyek jangka panjang bersama skuad Garuda.

Namun, target besar yang dibebankan kepadanya bukan hanya meraih hasil instan. Ambisi Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2030 menuntut pembangunan tim yang berkelanjutan.

Herdman memahami bahwa perjalanan menuju panggung sepak bola terbesar dunia tidak dapat hanya bertumpu pada pemain yang tersedia saat ini. Tim nasional harus menjadi rumah bagi berbagai generasi.

Pemain senior dibutuhkan sebagai pemimpin di lapangan dan penjaga kultur tim. Pemain yang berada di usia matang menjadi tulang punggung performa, sementara talenta muda harus terus dipersiapkan agar regenerasi tidak terputus.

Komitmen terhadap regenerasi mulai terlihat dari keberanian Herdman memberi ruang kepada pemain-pemain muda. Nama seperti Dony Tri Pamungkas yang berusia 21 tahun dan Matthew Baker yang baru berusia 17 tahun masuk dalam proyeksi masa depan yang tengah dibangun.

Kehadiran mereka menunjukkan bahwa Herdman tidak hanya memikirkan kebutuhan tim hari ini, tetapi juga wajah timnas Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.

Dalam berbagai kesempatan, Herdman menegaskan bahwa masa depan timnas Indonesia tidak boleh bergantung pada satu generasi saja. Ia ingin menciptakan jalur pengembangan yang memungkinkan pemain muda mendapatkan pengalaman internasional sejak dini, berkembang secara berkelanjutan, dan pada waktunya menjadi tulang punggung skuad Garuda.

Pendekatan tersebut sejalan dengan prinsip umum dalam kepelatihan modern. Setiap pelatih biasanya memiliki peta jalan jangka pendek, menengah, dan panjang. Karena itu, bukan hal mengejutkan apabila dalam beberapa tahun ke depan akan muncul lebih banyak wajah baru yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan setiap fase pembangunan tim.

Di sisi lain, Herdman juga menghadapi tantangan untuk meningkatkan kualitas pemain yang berkompetisi di Liga Indonesia. Sebab, keberhasilan tim nasional tidak hanya ditentukan oleh pemain yang berkarier di luar negeri, tetapi juga oleh kuatnya kompetisi domestik sebagai sumber regenerasi.

Kontrak Herdman yang berdurasi dua tahun dapat dipandang sebagai fase evaluasi dan pembangunan fondasi. Sementara itu, opsi perpanjangan hingga 2030 berpotensi menjadi periode akselerasi menuju target yang lebih besar.

Jika proyek ini berjalan sesuai rencana, timnas Indonesia kemungkinan akan terus mengalami penyegaran skuad dengan hadirnya banyak pemain baru, seiring persiapan menuju cita-cita besar tampil di Piala Dunia 2030. (Xinhua)

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/herdman-dan-arah-baru-timnas-indonesia-empat-laga-awal-yang-menumbuhkan-harapan/94713/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 01.16 WITA

  • #Berita Xinhua
  • #Timnas Indonesia

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Kejurnas Tenis Junior IMTC Semen Tonasa Cup dan Piala Ketua Pelti Sulsel Resmi Digelar di Makassar

Liga Ramang U-12 2026 Dibuka Lebih Luas, Barru Siapkan Akademi Sepak Bola Mulai 2027

Berawal dari 2024, Alkhalifi Alby Raffiansyah Atlet Muda Sleman Kini Unjuk Gigi di Kancah Nasional

Jadwal Persib vs FC Seoul Hari Ini di ACL Two 2026/2027, Live RCTI Jam Berapa?

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Pilihan Editor

  1. 1 Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI
  2. 2

    Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

  3. 3

    Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

  4. 4

    Saat Pasar Sepi Pembeli, Pasar.id BRI Bojonegoro Jadi Peluang Pedagang Menjangkau Pelanggan Baru

  5. 5

    Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.