BONE, JurnalPost.com - Klasemen Porprov Sulsel 2026 mulai menunjukkan persaingan menarik setelah sejumlah kontingen menambah perolehan medali pada Minggu (8/11/2026). Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) masih memimpin klasemen sementara, sementara Kota Makassar dan Kabupaten Bone terus berupaya memangkas selisih medali emas.
Perubahan cukup mencolok datang dari Kabupaten Maros. Kontingen daerah tersebut dilaporkan berhasil menembus empat besar setelah mengoleksi enam medali emas hingga Minggu siang.
Persaingan berlangsung dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026 yang diselenggarakan di Kabupaten Bone dan Wajo pada 7–14 November 2026.
Sebanyak 24 kabupaten dan kota ambil bagian dalam pesta olahraga empat tahunan tersebut. Dengan puluhan cabang olahraga masih mempertandingkan berbagai nomor, komposisi klasemen berpotensi terus berubah.
Klasemen Sementara Porprov Sulsel 2026 Hari Ini
Berdasarkan rekapitulasi sementara yang dihimpun hingga Minggu (8/11/2026) pukul 09.00 WITA, Pangkep menempati posisi pertama dengan 18 medali emas, sembilan perak, dan tujuh perunggu.
Kontingen Pangkep telah mengumpulkan 34 medali. Keunggulan dalam jumlah emas membuat daerah tersebut tetap berada di puncak meskipun kontingen lain memiliki total medali lebih banyak.
Kota Makassar berada di posisi kedua dengan sembilan emas, 15 perak, dan 12 perunggu. Secara keseluruhan, Makassar telah memperoleh 36 medali.
Sementara itu, Kabupaten Bone menempati peringkat ketiga setelah mengoleksi delapan emas, delapan perak, dan 18 perunggu atau total 34 medali.
Berikut klasemen tiga besar berdasarkan rekapitulasi Minggu pagi:
| Posisi | Kontingen | Emas | Perak | Perunggu | Total |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Pangkep | 18 | 9 | 7 | 34 |
| 2 | Kota Makassar | 9 | 15 | 12 | 36 |
| 3 | Bone | 8 | 8 | 18 | 34 |
Catatan: Tabel merupakan rekap pukul 09.00 WITA, bukan klasemen langsung pada sore hari. Pembaruan medali sesudah waktu tersebut dijelaskan secara terpisah.
Perolehan ini menunjukkan bahwa perebutan posisi teratas tidak hanya ditentukan oleh banyaknya medali secara keseluruhan.
Dalam penghitungan klasemen, medali emas menjadi penentu utama peringkat. Apabila jumlah emas sama, medali perak dan kemudian perunggu digunakan untuk menentukan posisi.
Karena itu, Pangkep masih unggul atas Makassar meskipun jumlah keseluruhan medali kontingen ibu kota provinsi tersebut lebih banyak.
Maros Melesat ke Empat Besar dengan Enam Emas
Perkembangan terbaru datang dari kontingen Kabupaten Maros yang menunjukkan peningkatan perolehan medali pada Minggu siang.
Berdasarkan informasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Maros, enam medali emas telah diperoleh dari empat cabang olahraga hingga pukul 13.00 WITA.
Tiga emas disumbangkan cabang olahraga berkuda memanah. Sementara itu, akuatik, binaraga, dan petanque masing-masing menyumbangkan satu emas.
Ketua KONI Maros, Chaerul Syahab, menjelaskan bahwa capaian tersebut masih berpotensi meningkat karena sejumlah atlet masih menjalani pertandingan.
"Untuk sementara, sampai pukul 13.00 Wita, ada 3 emas dari cabang olahraga berkuda memanah, 1 emas dari akuatik, 1 emas dari binaraga, dan 1 emas dari petanque," ujar Chaerul, Minggu (8/11/2026).
Pencapaian tersebut membawa Maros masuk dalam kelompok empat besar klasemen sementara berdasarkan laporan perkembangan Minggu siang.
Salah satu medali emas Maros berasal dari cabang akuatik melalui Egie Zewail yang tampil pada nomor 50 meter gaya punggung putra.
Dari cabang petanque, Amrin turut menyumbangkan emas pada nomor single shooting putra.
Kenaikan perolehan emas Maros menjadi salah satu perkembangan penting dalam persaingan Porprov tahun ini. Meski demikian, posisi kontingen masih dapat berubah seiring hasil pertandingan berikutnya.
Parepare Tambah Medali, Persaingan Semakin Ketat
Selain Maros, Kota Parepare juga mencatat perkembangan positif pada hari kedua setelah pembukaan resmi Porprov.
Hingga Minggu pukul 12.00 WITA, kontingen Parepare dilaporkan telah mengoleksi 15 medali, terdiri dari dua emas, empat perak, dan sembilan perunggu.
Tambahan medali diperoleh dari sejumlah cabang olahraga, termasuk modern pentathlon, akuatik, dan berkuda.
Perolehan tersebut menunjukkan bahwa persaingan mulai melibatkan lebih banyak kontingen yang sebelumnya belum berada di kelompok teratas.
Luwu Timur, Bantaeng, Palopo, Wajo, serta sejumlah kabupaten dan kota lainnya juga telah mencatatkan perolehan medali dalam rekap sebelumnya.
Namun, belum tersedia satu tabel gabungan terbaru yang dapat memastikan seluruh posisi dan rincian medali 24 kontingen pada waktu pencatatan yang sama hingga Minggu siang.
Dengan kondisi tersebut, pembaruan masing-masing daerah perlu dibedakan dari klasemen keseluruhan agar tidak menimbulkan kesalahan penghitungan.
Pangkep Dikejar Makassar dan Tuan Rumah Bone
Posisi Pangkep di puncak klasemen menjadi perhatian tersendiri karena daerah tersebut memiliki keunggulan cukup besar dalam perolehan emas berdasarkan rekap Minggu pagi.
Akan tetapi, keunggulan tersebut belum dapat dijadikan jaminan untuk meraih gelar juara umum.
Makassar masih berpeluang memperkecil ketertinggalan ketika nomor-nomor perebutan medali pada berbagai cabang olahraga mulai diselesaikan.
Bone juga memiliki peluang menambah koleksi medali sebagai salah satu tuan rumah penyelenggaraan.
Kontingen Bone sebelumnya mendapatkan tambahan dua medali perak dan satu perunggu dari cabang binaraga yang dipertandingkan di Kabupaten Wajo.
Dua medali perak dipersembahkan Darmawan pada kelas 80 kilogram dan Rojer pada kelas 55 kilogram. Sementara satu perunggu diraih Ajir pada kelas 65 kilogram.
Hasil tersebut menjadi bagian dari upaya Bone mempertahankan persaingan di kelompok atas.
Porprov Sulsel 2026 Pertandingkan 45 Cabang Olahraga
Porprov XVIII Sulsel resmi dibuka Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman di Stadion La Patau Matannatikka, Kabupaten Bone, Sabtu (7/11/2026).
Kompetisi ini mempertandingkan 45 cabang olahraga yang dilaksanakan di dua kabupaten tuan rumah.
Sebanyak 24 cabang olahraga digelar di Kabupaten Bone, sedangkan 21 cabang lainnya berlangsung di Kabupaten Wajo.
Dalam sambutannya, Andi Sudirman menekankan bahwa penyelenggaraan Porprov tidak hanya berorientasi pada perolehan medali, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan atlet daerah.
"Mari meriahkan dan kemudian melihat bagaimana atlet kita sekitar 5 ribuan orang akan bertanding untuk 45 cabang olahraga. Semoga kita dapat melahirkan generasi-generasi untuk kemudian bisa bertanding di level olahraga nasional," ujarnya.
Pemerintah provinsi berharap kompetisi tersebut mampu menghasilkan atlet potensial yang dapat dipersiapkan menghadapi pertandingan tingkat nasional maupun internasional.
Klasemen Masih Bisa Berubah hingga 14 November
Persaingan klasemen Porprov Sulsel 2026 masih jauh dari selesai. Sejumlah nomor pertandingan belum memasuki babak perebutan medali sehingga kontingen berpeluang memperbaiki posisi.
Pangkep perlu menjaga konsistensi perolehan emas untuk mempertahankan puncak klasemen. Makassar dan Bone berusaha mengejar, sementara Maros mulai menunjukkan perkembangan yang patut diperhitungkan.
Hasil pertandingan dalam beberapa hari mendatang akan menentukan apakah komposisi empat besar mampu bertahan atau justru berubah.
Porprov XVIII Sulawesi Selatan dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu, 14 November 2026.
Masyarakat yang ingin memantau klasemen Porprov Sulsel 2026 perlu memperhatikan waktu pembaruan data karena jumlah medali dapat berubah setiap kali hasil pertandingan baru dicatat.
Hingga pembaruan yang dapat diverifikasi dalam laporan ini, Pangkep masih menjadi pemimpin klasemen berdasarkan rekap Minggu pagi, sedangkan Maros menjadi salah satu kontingen yang mencatat lonjakan emas pada Minggu siang.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda