Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Essay
  3. Teori-teori Dalam Melihat Pentingan Djibouti Bagi Negara-negara Barat

Teori-teori Dalam Melihat Pentingan Djibouti Bagi Negara-negara Barat

Foto profil Fatimah
Editor: Fatimah
20 Januari 2024, 14.59 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Teori-teori Dalam Melihat Pentingan Djibouti Bagi Negara-negara Barat

JurnalPost.com - Djibouti merupakan negara kecil yang berada di Tanduk Afrika, dimana wilayah tersebut berbatasan dengan Somalia di bagian timur, Ethiopia di selatan dan barat. Djibouti sendiri memiliki lokasi yang strategis di Teluk Aden, yang mana teluk tersebut menghubungkan Samudra Hindia dan Laut Merah, serta jembatan penting antara Afrika, Eropa, dan Timur Tengah. Perekonomian di Djibouti tentu saja dipengaruhi oleh lokasi wilayah yang strategis, dengan adanya jembatan antara Samudra Hindia dan Laut Merah. Pelabuhan di negara ini merupakan salah satu pelabuhan yang tersibuk di wilayah tersebut, karena banyaknya barang-barang yang melintasi serta dari Timur Tengah, Afrika Timur dan juga Asia.

1. Teori Kekuatan Maritim Studi geopolitik menyoroti Kekuatan Maritim melalui adanya konsep Wawasan Bahari yang menekankan kekuatan di lautan. Menurut Sir Walter Raleigh yang merumuskan Teori Kekuatan Maritim, bahwa Siapa yang menguasai laut akan menguasai perdagangan dan akhirnya dunia sehingga dalam bagaimana menguasai dunia harus melibatkan dominasi pengusaan samudera. Selanjutnya Alfred Thayer Mahan yang juga perumus teori ini dalam karyanya "The Influence of Sea Power upon History," menyoroti analisis strategi kekuatan laut, menurutnya dominasi laut menjadi kunci keberhasilan suatu bangsa melalui penguasaan jalur laut di seluruh dunia (Zaedun, 2012).

IKLAN

Dalam teori Kekuatan Maritim terdapat konsep Pengusaan Lautan yang mana konsep ini dibagi menjadi dua bagian yakni Res Nulius dan Res Communis. Konsep Res Nulius berarti lautan tidak ada yang memiliki sebab itu, baik negara atau bangsa manapun yang berdekatan dengan boleh memiliki dan mengelola wilayah laut tersebut. Disamping itu konsep Res Communis berarti sebaliknya, yang mana menekankan bahwa laut merupakan milik bersama karena itu tidak boleh ditetapkan sebagai hak milik oleh suatu negara atau bangsa manapun (Ridha, 2023).

Ahmad Naufal Fauzan
Baca Juga

Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

2. Teori Kekuatan Teori Kekuatan menyatakan bahwa “negara adalah kesatuan politik yang menyeluruh serta sebagai satuan biologis yang memiliki intelektualitas”. Menurut pendapat yang dikemukakan Rudolf Kjellen (1864-1922) bahwa dalam teori kekuatan negara adalah entitas politik yang secara keseluruhan serta unit biologis dengan kecerdasan.

IKLAN

Dari pendapat tersebut membahas tentang geo dan politik yang mana geografi dijadikan sebagai suatu pembenaran dari tujuan politik. Teori ini juga membahas bagaimana kesatuan politik yang menyeluruh, di mana negara dianggap sebagai entitas politik yang mencakup seluruh aspek kehidupan masyarakat seperti pemerintahan, hukum, ekonomi, dan bidang-bidang lain yang bersifat politik. Di samping itu terdapat konsep satuan biologis yang menyoroti bahwa negara juga dapat dianggap sebagai suatu organisme hidup yang menekankan interdependensi antar bagian negara serupa dengan hubungan antarbagian dalam organisme biologis. Terkait intelektualitas, teori ini menggambarkan bahwa negara tidak hanya bersifat fisik atau biologis tetapi juga memiliki dimensi intelektual yang mencakup kebijakan, ideologi, dan pemikiran intelektual yang membentuk arah dan tujuan negara. (Zaedun, 2012).

Analisis Melalui Teori Kekuatan Maritim Teori kekuatan maritim secara spesifik menyoroti kekuatan maritim melalui adanya konsep Wawasan Bahari yang menekankan kekuatan di lautan. Dalam hal ini, Djibouti sebagai negara dengan letak straegis yang berada di pintu masuk ke Kawasan Laut Merah seharusnya dapat menguasai wilayah laut sekitarnya demi mencapai kekuatan maritim. Hal ini merupakan peluang besar bagi Djibouti karena digunakan oleh negara-negara Barat sebagai lokasi yang tepat untuk pemantauan keamanan rute perdagangan di kawasan Afrika. Lokasi Djibouti yang cukup strategis menjadikan Djibouti sebagai wilayah pilihan bagi berdirinya markas pangkalan militer asing seperti Amerika Serikat, Perancis, Jepang, Tiongkok dan beberapa negara lainnya. (KEDUBES RI ,2018)

Pada teori kekuatan maritim, Menurut Sir Walter Raleigh yang merumuskan Teori Kekuatan Maritim, bahwa siapa yang menguasai laut akan menguasai perdagangan dan akhirnya dunia sehingga dalam bagaimana menguasai dunia harus melibatkan dominasi penguasaan samudera. Di sini Djibouti dengan memanfaatkan letak strategisnya telah mampu menguasai 70 persen pergerakan perdagangan melalui jalur maritim di Afrika Timur (DPR RI, 2016). Berangkat dari hal ini, teori kekuatan maritim membuktikan bahwa dengan berkuasanya Djibouti di wilayah lautan Afrika Timur yang dalam hal ini letaknya berada di pintu masuk ke Kawasan Laut Merah, menjadikan negara ini berkuasa atas 70 persen pergerakan perdagangan melalui jalur maritim di Afrika Timur dan juga berhasil memberi pengaruh penting bagi negara-negara Barat sebagai sebagai lokasi yang sangat strategis menjadikan Djibouti sebagai pilihan markas pangkalan militer asing seperti Amerika Serikat, Perancis, Jepang, Tiongkok dan beberapa negara lainnya.

Mahasiswa melakukan transaksi mandiri menggunakan QRIS dan kotak pembayaran tunai di Kantin Kejujuran kampus.
Baca Juga

Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

Penulis: Sintya Srikandi Putri Ragil, Universitas Teknologi Yogyakarta Mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional Universitas Teknologi Yogyakarta

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/teori-teori-dalam-melihat-pentingan-djibouti-bagi-negara-negara-barat/64221/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.08 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Luka Tersembunyi di Balik Senyumnya

Dari Fermentasi dan Inovasi ke Modernisasi: Mengangkat Nilai Jual Tempe melalui Teknologi Modern

Mengurangi Risiko Penggunaan Plastik Kresek Hitam pada Pedagang Kuliner Lokal

Jika Bisa Mengulang Hidup, Akankah Kita Memilih Jalan yang Sama?

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

Pilihan Editor

  1. 1 Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah
  2. 2

    Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

  3. 3

    Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

  4. 4

    Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

  5. 5

    Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.