Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Sampah, Permasalahan Yang Tiada Habisnya

Sampah, Permasalahan Yang Tiada Habisnya

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
26 Juni 2023, 16.33 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Sampah, Permasalahan Yang Tiada Habisnya

Oleh: Jauza Zahira, Mahasiswa Pendidikan Biologi, UIN Jakarta

JurnalPost.com - Sobat pecinta lingkungan, apa yang pertama terlintas jika mendengar kata ‘sampah’? Sebenarnya, apa itu sampah? Sampah merupakan limbah dari proses produksi, baik domestik maupun industri. Disebutkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, bahwa sampah ialah sisa dari kegiatan manusia serta proses alam yang berbentuk organik ataupun non organik. Terdapat sampah yang dapat terurai, terdapat pula yang tidak dapat terurai.

IKLAN

Indonesia merupakan negara penghasil sampah plastik laut terbesar ke-2 di dunia. Menurut data yang diakses dari (INAPLAS) Asosiasi Industri Plastik Indonesia dan (BPS) Badan Pusat Statistik menjelaskan bahwasanya terdapat 64 juta ton/tahun sampah plastik di Indonesia.

Kehamilan
Baca Juga

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Merujuk data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (KLHK) Kementrian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan pada 1 Februari 2023, jumlah penumpukan sampah mencapai 18,3 juta ton/tahun. Sampah yang telah dikelola sebesar 77,28 persen, dengan rincian sampah yang dikurangi sekitar 26,73 persen dan sampah yang ditangani sekitar 50,55 persen. Masih ada 22,72 persen sampah yang tidak terkelola.

Pemerintah berkomitmen 30 persen sampah akan dikurangi serta 70 persen sampah akan ditangani untuk 2025 mendatang. Perbaikan infrastruktur serta sampah yang dikelola dengan konsep 3R (reduce, reuse, recycle), pusat daur ulang sampah (PDUS), dan bank sampah terus dilakukan. Hal itu terus-menerus disuarakan oleh juru kampanye Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI).

Sobat pecinta lingkungan, apakah solusi tersebut efektif dalam mengurangi sampah di Indonesia? Kampung Ranca Keromong, Desa Cihowe, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat merupakan contoh nyata bahwa solusi tersebut belum efektif menangani permasalahan sampah yang menjadi dinamika tiap tahunnya.

Pak Bondan selaku Ketua RT 001 RW 003 mengatakan, “Tentunya kami sudah menyampaikan mengenai pengangkutan sampah rumah tangga dari tahun-tahun sebelumnya, tetapi belum ada respon dari Dinas Lingkungan disini terkait itu. Biasanya warga membakar sampah mereka di halaman rumah atau lahan kosong.”

Foto Besama TIM
Baca Juga

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

IKLAN

Permintaan dan aspirasi warga untuk mengangkut sampah tidak dihiraukan oleh Dinas Lingkungan setempat. Tiap harinya, penumpukan sampah rumah tangga memaksa mereka untuk melakukan pembakaran sampah di lahan terbuka. Hal tersebut merupakan proses mengatasi masalah dengan masalah baru. Pembakaran sampah tentunya dapat menyebabkan masalah lain yaitu penurunan kualitas udara dan emisi gas rumah kaca akibat CO2, CH4, N2O yang merupakan hasil dari pembakaran.

Problematika tersebut menjadi permasalahan bersama, apabila tidak ada tindak lanjut yang berarti akan berdampak buruk untuk kehidupan dan kesehatan warga. Hal ini seharusnya mendapatkan perhatian perangkat daerah setempat. Selain itu, edukasi kepada warga mengenai pemilahan sampah juga diperlukan. Pemisahan sampah organik dan anorganik dapat dimanfaatkan sebagai pupuk kompos ataupun dikelola kembali, hal tersebut dapat dijadikan sebagai lahan bisnis.

“Kami gapunya TPA, biasanya selain dibakar, kadang ada yang ngangkut sampah plastik pake gerobak kemudian didistribusikan ke bank sampah atau dimanfaatkan untuk usahanya sendiri.” Ujar Pak Bondan sambil memperlihatkan pinggir jalanan kampung yang terdapat sampah berserakan.

Suasana kegiatan di Pasar Turi
Baca Juga

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Sobat pecinta lingkungan, sebagai anak muda tidak sepatutnya kita berbicara mengenai sampah pada ruang lingkup Indonesia apabila di lingkungan sekitar kita pun masih terdapat permasalahan sampah yang tiada habisnya. Sampah-sampah rumah tangga yang dibakar ataupun dibuang sembarangan akan mencemari lingkungan dan merusak ekologi darat dan air. Permasalahan sampah ini tidak bisa dianggap sepele sebab dampak yang dirasakan akan berefek pada tahun-tahun berikutnya.

Dalam Al-Qur’an surat Ar-Rum Ayat 14 dijelaskan bahwa, “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut akibat perilaku manusia. Allah mengkehendaki agar mereka merasakan sebagian dari akibat perilaku mereka supaya mereka dapat kembali lagi ke jalan yang benar (jalan yang diridhai-Nya).”

Lantas, apa yang harus kita lakukan? Lingkungan yang bersih adalah lingkungan yang terbebas dari permasalahan sampah dan akan menciptakan lingkungan yang sehat. Sudah seharusnya kita memperhatikan permasalahan lingkungan ini dengan solusi yang lebih efektif. Jadilah agen perubahan lingkungan dimulai dari diri kita sendiri. Jika bukan kita, siapa lagi?

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/sampah-permasalahan-yang-tiada-habisnya/54899/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 23.34 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian

Pilihan Editor

  1. 1 UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta
  2. 2

    Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

  3. 3

    Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

  4. 4

    Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur

  5. 5

    Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.