• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Universitas Muhammdiyah Malang dan Pemdes Bengkel Hasilkan 9 Ton Beras Organik di Subak Bengkel

Editor Redaksi
13 Oktober 2023
in Citizen Reporter

JurnalPost.com – Keberadaan Subak di Bali merupakan warisan nenek moyang kita untuk menjaga kelestarian alam, budaya dan lingkungan secara turun temurun melalui kegiatan pertanian. Seperti kita ketahui, selama ini keberadaan subak di Bali mempunyai peranan penting dalam pembangunan Pulau Bali, mulai dari sistem ketahanan pangan hingga insentif pariwisata, yang terbukti memberikan dampak signifikan yang masih terasa hingga saat ini.

Jika sebelumnya Subak Jatiluwih adalah salah satu subak yang telah terdaftar sebagai site Unesco dibagian hulu Kabupaten Tabanan, dibagian hilir, Subak Bengkel dianggap yang paling memiliki potensi tersebut.

Sejak tahun 2022, Pemerintah Desa Bengkel dan Pangkung Tibah dalam rangka program ketahanan pangan mulai mengajak petani di Subak Bengkel untuk menanam padi dengan model pertanian organik. Di Desa Bengkel, program ketahanan pangan ini telah diintegrasikan ke dalam program pengelolaan sampah TPS3R Bestari Desa Bengkel. Pupuk yang digunakan sebagian berasal dari pengolahan limbah rumah tangga yang dihasilkan di TPS3R.

Untuk menarik minat petani dalam menerapkan model perawatan lahan organik, setiap petani di kelompok ini dijamin hasil panennya pasti akan dibeli oleh pemerintah Desa Bengkel melalui BUMDes ASASTA Desa Bengkel. BUMDes kemudian akan menjualnya sebagai beras kepada pelanggan. Selain itu, pemerintah desa Bengkel juga memberikan gratis pupuk, biaya tanam, dan biaya traktor. Syaratnya hanya satu: petani harus menanam tanaman sesuai pola tanam dan perawatan yang telah ditentukan.

Varietas yang ditanam adalah Mentik Susu, merupakan varietas lokal yang masa panennya lebih lama dibandingkan varietas padi hibrida yang banyak ditanam saat ini. Padahal, benih lokal merupakan jenis yang paling cocok untuk pertanian organik, karena setelah melalui banyak pengujian, jika menggunakan benih hibrida (GMO), padi yang ditanam akan sangat rentan terhadap penyakit akibat kurangnya pemupukan, campuran bahan kimia pada saat pembajakan.

Dalam menjalankan program tersebut perangkat Desa Bengkel dan Pemerintah Kabupaten Tabanan melakukan kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Malang dalam melakukan penanam Padi Organik di kawasan Subak Bengkel. Kerja sama tersebut juga bertujuan untuk mendaftarkan Subak Bengkel menjadi salah satu site Unesco.

Universitas Muhamadiyah Malang yang dikawal oleh Guru Besar Fakultas Pertanian Peternakan, Prof. Dr. Ir. Indah Prihatini, MP., IPU beserta Direktur Eksekutif APCE Unesco, Prof. Dr. Ignasius D.A. Sutapa, MSc.

Menurut Prof. Dr. Ignasius D.A. Sutapa, MSc., Vice Chairman of UNESCO IHP IX WG on Ecohydrology and Water Quality yang hadir saat itu, ada empat unsur yang harus dipenuhi dalam pengajuan Subak sebagai site Unesco tersebut. Diantaranya adalah: Hydrology, Ecology, Eco-technology dan Culture / Budaya.

Dalam proses ini, perwakilan Universitas Muhammdiyah Malang memberikan beberapa program dan bantuan terhadap petani seperti cara membuat pupuk, pestisida, insektisida dan produk lainnya dari bahan-bahan yang berasal dari lingkungan. Oleh karena itu, dengan bekal pengetahuan tersebut diharapkan petani mampu menekan biaya produksi.

Program ini telah berjalan  kurang lebih 4 bulan di Subak Bengkel. Dimulai dengan melakukan penilaian lapangan dengan petani di komunitas Subak, mengumpulkan data mengenai varietas tanaman, kesuburan tanah, irigasi dan sistem pertanian.

Melalui penerapan model pertanian ramah lingkungan, produktivitas produksi padi Mentik Susu bertumpu pada hasil ubinan, mencapai 9 ton panen/Ha. Hal ini benar-benar melebihi ekspektasi dan persepsi masyarakat selama ini, yang berarti hasil yang diperoleh ketika memulai model biologis akan berkurang secara signifikan.

Yang penting adalah benih yang digunakan, seperti halnya lingga dan yoni, pengolahan tanah harus sesuai dengan jenis benih yang digunakan. Jika tanahnya organik maka benih yang digunakan juga harus organik.

Disusun oleh: Insan Kamel Hariyono dan Erico Septiyan Qomarullah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang
Dosen Pembimbing Lapangan: Ardik Praharjo S.AB., M.AB

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

Mengembangkan Karir Housekeeping Melalui One Day Career MedWist di Grand City Hotel Solo

Mengembangkan Karir Housekeeping Melalui One Day Career MedWist di Grand City Hotel Solo

Editor Redaksi
29 September 2024
0

JurnalPost.com - Salah satu tujuan pelatihan Housekeeping adalah pelatihan tentang pekerjaan di housekeeping agar kandidat memiliki skills yang diperlukan saat...

Pengabdian Masyarakat Dosen Departemen Biokimia IPB University: Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa Sukamaju melalui Minuman Fungsional Herbal ‘SIJAKA’ dan Sari Kedelai

Pengabdian Masyarakat Dosen Departemen Biokimia IPB University: Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa Sukamaju melalui Minuman Fungsional Herbal ‘SIJAKA’ dan Sari Kedelai

Editor Redaksi
2 September 2024
0

Bogor, JurnalPost.com (27/08) - Departemen Biokimia, IPB University menyelenggarakan kegiatan SKEMA: Masyarakat Sehat Pangan Sehat: Peningkatan Kesehatan melalui pengolahan sumber...

Tutorial Pembuatan Buket Snack; Mahasiswa PMM UMM Mengadakan Kegiatan Edukatif dan Kreatif untuk Pemuda Karang Taruna

Tutorial Pembuatan Buket Snack; Mahasiswa PMM UMM Mengadakan Kegiatan Edukatif dan Kreatif untuk Pemuda Karang Taruna

Editor Redaksi
30 Agustus 2024
0

JurnalPost.com - Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang merupakan suatu agenda yang wajib di lakukan bagi semua...

Kembangkan Kolaborasi Desa dengan Media Massa, PMM Mahasiswa UMM Desa Kalisongo Adakan Pelatihan Sosialisasi Pengembangan Press Release

Kembangkan Kolaborasi Desa dengan Media Massa, PMM Mahasiswa UMM Desa Kalisongo Adakan Pelatihan Sosialisasi Pengembangan Press Release

Editor Redaksi
29 Agustus 2024
0

JurnalPost.com - Pada Senin, 12 Agustus 2024, Kelompok PMM Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Media Massa di...

PELATIHAN PEMBUATAN TAS ANYAMAN BERSAMA IBU-IBU PEMILIK UMKM

PELATIHAN PEMBUATAN TAS ANYAMAN BERSAMA IBU-IBU PEMILIK UMKM

Editor Redaksi
29 Agustus 2024
0

JurnalPost.com - Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) adalah program pengabdian yang dilakukan Mahasiswa aktif Universitas Muhammadiyah Malang untuk berkontribusi...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.