
JurnalPost.com – Kesuburan tanah merupakan elemen penting dalam meningkatkan hasil panen bagi para petani. Tanpa kesuburan tanah, hasil panen tentu tidak akan baik. (30/7/23) Indah Maulidina, salah satu mahasiswa KKN Tim II Undip menggagas alat untuk menguji kesuburan tanah. Menurut informasi yang diketahui bahwa para petani Desa Kedungmalang sampai saat ini belum memiliki alat tersebut sehingga berinisiatif untuk membuatnya.
Cara kerja alat uji kesuburan tanah ini cukup mudah dipahami karena alat ini menggunakan prinsip Hukum Ohm. Ketika suatu media memiliki nilai hambatan yang rendah, arus listrik yang dihantarkannya akan semakin besar. Sebaliknya, jika media tersebut memiliki nilai hambatan yang tinggi, arus listrik yang mengalir juga akan semakin kecil. Sehingga, jika alat ini ditancapkan ke tanah dan tanah tersebut memiliki hambatan yang rendah, maka lampu akan menyala terang dan sebaliknya.
Ketika kita sudah tahu cara kerjanya, mungkin kita akan mulai berpikir bahwa bahan-bahan yang digunakan juga akan sulit untuk dicari. Ternyata, alat dan bahannya bisa kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Alat tersebut meliputi pipa 1 inch (10 cm, 15 cm, dan 20 cm), lampu 100 watt, pipa T, steker, kabel (merah 1 m dan hitam 2 m), fitting lampu, lem, lakban hitam, obeng, korek api, dan gergaji.

Cara pembuatan alat ini ternyata tidak sulit. Pertama, potong pipa menjadi 3 bagian (10 cm, 15 cm, dan 20 cm). Kedua, rakit fitting lampu bagian atas, pasang kabel merah dan hitam pada fitting lampu. Kabel merah pada fitting (+) dan hitam pada fitting (-). Jangan sampai terbalik! Lem fitting lampu pada pipa 10 cm dan sambungkan pada pipa T. Ketiga, sambungkan kabel merah pada pipa T samping dan sambungkan kabel hitam pada pipa T bawah, masukkan kabel hitam baru pada bagian samping dan bawah. Keempat, pasang pipa bagian bawah. Masukkan 2 kabel hitam pada steker bawah. Setelah kabel terpasang, balut steker dengan lakban hitam agar tidak mudah gerak. Terakhir, Pasang pipa bagian samping, masukkan kabel hitam dan merah pada steker samping, balut steker dengan lakban hitam.
Penulis: Indah Maulidina (24040120130039) – Fisika
Dosen KKN: Khothibul Umam, S.S., M.Hum.




