
Oleh: Khansa Naurah Khalilah
Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media Sekolah Vokasi IPB University
JurnalPost.com – Syilvia Ressa Aqiqi, yang akrab dipanggil Qiqi. Lahir di Jakarta pada tanggal 14 Maret 2003. Sebagai seorang mahasiswi yang tertarik dengan bidang sastra, Qiqi mengambil jurusan Bahasa dan Sastra Perancis di Universitas Brawijaya. Saat ini, ia berada di semester 6 dan aktif terlibat dalam berbagai kegiatan di kampus, seperti anggota organisasi, BEM, HIMA, serta berperan aktif dalam kepanitiaan. Selain itu, Qiqi juga memiliki pengalaman sebagai MC di beberapa acara kampus. Pada bulan Oktober, ia menjalani magang di Belajar Bahasa sebagai Socmed Marketing, dan saat ini sedang melanjutkan magangnya di PT. Pelabuhan Indonesia (PELINDO) sebagai Corporate Communication.
Hobi utama Qiqi adalah memasak, di mana ia menemukan kebahagiaan dan kesenangan dalam setiap proses memasak. Pada akhir tahun 2019, ketika aktivitas sehari-hari terbatas akibat dampak Covid-19. Qiqi mengambil inisiatif untuk memulai bisnisnya di bidang Food and Beverages dengan nama Qiqi’s Cookies.
Awalnya Qiqi memulai bisnis ini dengan menawarkan produknya kepada teman-teman secara gratis. Karena mendapatkan feedback yang baik, ia memutuskan untuk melanjutkan bisnisnya. Meskipun pada awalnya terdapat hambatan, seperti aturan sekolah yang melarang penggunaan plastik, Qiqi tetap gigih dan tekun dalam menjalankan usahanya.
Dari tahun 2019 hingga 2024, Qiqi telah berhasil membangun Qiqi’s Cookies dengan melibatkan tiga karyawan untuk membantu dalam pengemasan, resep, dan memasak. Meskipun telah berkembang, Qiqi masih secara pribadi mengelola akun media sosial bisnisnya.
Perjalanan bisnis Qiqi tidak lepas dari upaya pemasaran yang cerdik. Selain membuka bisnis di platform GoFood, Qiqi juga menggunakan iklan Instagram untuk meningkatkan brand awareness. Dengan menyewa desain grafis, Qiqi berhasil menarik perhatian pengguna Instagram dan menciptakan rasa ingin tahu terhadap Qiqi’s Cookies.
Pada masa-masa sulit sebagai seorang pebisnis pemula, Qiqi menghadapi berbagai hambatan baik dari dirinya sendiri maupun dari luar. Eksternalnya mencakup kenyataan bahwa tidak semua orang ingin makan kue atau cookies setiap hari, menjadi tantangan yang harus dihadapi selama empat tahun ini. Namun, Qiqi melihat hambatan sebagai peluang untuk melakukan evaluasi dan memperkuat produknya, terutama dalam hal periklanan.
Qiqi menyadari bahwa era digitalisasi sangat membantunya dalam mempromosikan produknya dengan mudah dan memiliki dampak yang sangat baik terhadap brand awareness Qiqi’s Cookies. Dia terus meningkatkan produksi dan menciptakan inovasi ketika penjualan menurun, serta membuat promo untuk hari-hari besar seperti Ramadhan atau Lebaran.
Selain Qiqi’s Cookies, Qiqi juga terlibat dalam bisnis makanan prasmanan bersama ibunya, yang diberi nama Kedai.Dians. Qiqi berperan sebagai Social Media Strategist, sementara ibunya sebagai pemilik. Kedai.Dians dibuka pada akhir tahun 2023, dengan lokasi di belakang PELINDO Tower. Qiqi melihat peluang dalam konsep prasmanan karena di sekitar wilayah tersebut belum ada restoran dengan konsep serupa.
Perjalanan bisnis Kedai.Dians yang baru berusia empat bulan sudah mendapat respons positif awal, meskipun Qiqi menyadari perlunya meningkatkan kehadiran di media sosial untuk menjangkau lebih banyak konsumen. Ia memiliki rencana untuk bekerja sama dengan food vlogger yang sesuai dengan target market produknya.
Qiqi menganggap Kedai.Dians sebagai bisnis yang kurang kompetitif di antara bisnis lainnya. Konsep prasmanan memerlukan produksi banyak menu setiap hari, dan tantangannya terletak pada menjaga konsistensi kualitas sambil menghadapi fluktuasi jumlah pengunjung. Meskipun Qiqi menghadapi kendala, Qiqi dan ibunya tetap mempertahankan prinsip untuk tidak memasak ulang lauk yang sudah dimasak hari itu untuk besoknya.
Strategi pemasaran melalui media sosial yang paling tepat menurut Qiqi adalah menggunakan iklan sosial media dengan strategi yang sama, terutama ketika memulai bisnis dari nol. Qiqi melihat potensi besar dalam memanfaatkan iklan sosial media untuk meningkatkan visibilitas dan daya tarik bagi konsumen potensial.
Ketika ditanya mengenai peluang bisnis di masa depan, Qiqi meyakini bahwa keduanya, Qiqi’s Cookies dan Kedai.Dians, memiliki peluang besar. Namun, kesuksesan bisnis menurutnya tergantung pada kemampuan untuk berpikir kreatif, mengikuti tren, dan menemukan keunikan yang dapat membedakan dari pesaing.
Dalam menghadapi perbedaan omset, Qiqi menyampaikan bahwa omset Qiqi’s Cookies mencapai Rp3.000.000/hari secara online dari GoFood, sementara omset Kedai.Dians berkisar antara Rp5.000.000 – Rp6.000.000. Meskipun demikian, Qiqi menegaskan bahwa setiap bisnis memiliki tantangan dan keuntungan masing-masing.
Untuk anak-anak muda yang takut memulai bisnis, Qiqi memberikan pesan penutup. Menurutnya, kuncinya adalah memiliki kemauan dan niat yang kuat. Meskipun modal dan keuntungan dapat disesuaikan, niat dan kemauanlah yang akan mendorong keberhasilan sebuah bisnis.




