JurnalPost.com – Studi Independen Bersertifikat adalah bagian dari program Kampus Merdeka yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan, namun tetap diakui sebagai bagian dari perkuliahan. Program ini diperuntukan bagi mahasiswa yang ingin mengeksplor dirinya dengan menguasai kompetensi spesifik dan praktis yang juga dicari oleh dunia usaha dunia industri. Mahasiswa dari semua jurusan pada jenjang D3, D4, dan S1 dapat mengikuti program Studi Independen Bersertifikat dengan persetujuan dari Perguruan Tinggi masing-masing. Kegiatan merdeka belajar selama 1 semester disetarakan dengan 20 SKS. Duapuluh SKS tersebut dinyatakan dalam bentuk kompetensi yang diperoleh oleh mahasiswa selama mengikuti program tersebut, baik dalam kompetensi teknis (hard skills), maupun kompetensi non-teknis (soft skills) sesuai dengan capaian pembelajaran yang ditetapkan.
Melalui ZenPro, Zenius berupaya untuk menjembatani kesenjangan kompetensi untuk karier (persiapan karier maupun pengembangan karier profesional). Hal ini ditunjukkan dari berbagai macam inisiatif dan kemitraan yang dilakukan oleh ZenPro dengan berbagai institusi, perusahaan dan juga para ahli di bidangnya. Dengan kemitraan dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, ZenPro berupaya untuk mempersiapkan para lulusan sarjana Indonesia untuk mampu berpikir kritis, ilmiah dan terampil sebelum masuk ke dunia kerja melalui Program Zenius Studi Independen Bersertifikat.
Dengan kesuksesan Zenius pada program Studi Independen Bersertifikat Zenius pada program Magang Studi Independen Bersertifikat Kampus Merdeka pada Angkatan 1, 2 dan 3, maka sekali lagi Zenius berkontribusi pada program Magang dan Studi Independen Bersertifikat Angkatan 4 melalui program Zenius Studi Independen Bersertifikat yang diadakan untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa-mahasiswa di Indonesia untuk dapat mempersiapkan diri sebelum terjun ke dunia profesional sesuai dengan ruang lingkup program sertifikasi profesional yang diambil, khususnya di kemampuan digital yang sangat dibutuhkan untuk menuju kehidupan modernisasi dan digitalisasi yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Proses pembelajaran yang dilakukan dalam program Studi Independen ini adalah experiential learning, di mana peserta harus mengimplementasikan materi yang diperolehnya ke dalam suatu proyek akhir. Pemberian materi akan disediakan secara asynchronous dalam bentuk video ajar dan bacaan untuk setiap materi serta secara synchronous dalam bentuk kelas live webinar. Setiap pemberian materi juga akan dilengkapi dengan kuis/latihan untuk memastikan pemahaman peserta. Selain hard skill sesuai kompetensi program sertifikasi yang diambil, soft skill juga menjadi target kompetensi peserta Studi Independen yaitu kerja sama tim, berpikir analitis, dan berpikir kritis. Setiap program akan ditutup dengan proyek akhir, di mana peserta akan mengimplementasikan ilmu sertifikasi yang telah didapatkan dalam suatu bentuk yang konkret untuk kemudian dipresentasikan maupun dipublikasikan kepada publik.

Seluruh peserta dalam setiap program akan mendapatkan materi yang sama pada tahapan Universal Fundamental Skills. Dalam tahapan ini, peserta akan diberikan pemaparan mengenai kemampuan dasar yang digunakan untuk berpikir dan menghasilkan kualitas berpikir yang dapat dipertanggungjawabkan dari mengolah sebuah informasi, masalah, isu atau situasi. Setelah itu, setiap peserta mempelajari kompetensi terspesialisasi dan pendalaman profesi yang berkaitan dengan kemampuan dasar yang harus dimiliki sesuai dengan learning path yang dipilih masing-masing peserta, dengan tutor ahli dan mentor dedikatif pada tahap Specific Fundamental Skills.

Tahapan pembelajaran berikutnya adalah Specific Technical Skills di mana peserta akan belajar untuk membangun dan mempraktikkan kemampuan profesional yang telah dipelajari learning path masing-masing peserta melalui berbagai bentuk proyek akhir seperti penelitian, demo produk, pembuatan konten, hingga case study. Dalam PZSIB 4 ini penulis mengambil Learning Path Data Analytics.
Kegiatan pembelajaran terdiri dari kegiatan belajar individu dan kelompok. Pada pembelajaran individu, peserta akan mengikuti kelas online/live di mana peserta dapat belajar dan berinteraksi langsung dengan pengajar yang ahli (Subject Matter Experts) pada materi yang diajarkan. Peserta juga akan diberikan akses kepada materi berupa video pembelajaran, bacaan, dan latihan yang dapat diakses sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan.
Tidak hanya belajar, dalam pelaksanaan Program Zenius Studi Independen Bersertifikat, setiap peserta akan didampingi oleh seorang mentor pembimbing yang akan mendampingi dan berperan sebagai tempat konsultasi jika ditemui kesulitan akademik maupun non-akademik yang terjadi selama pembelajaran. Sesi mentoring akan dilaksanakan secara rutin, baik secara individual maupun berkelompok, dan peserta akan mendapatkan langsung paparan mengenai gambaran kehidupan profesional yang relevan dengan program yang diambil serta latar belakang profesional mentor dedikatifnya.
Pada akhir pembelajaran setiap peserta akan diarahkan untuk mengerjakan suatu proyek akhir, untuk mempraktikkan dan konkretisasi ilmu sertifikasi profesional yang telah diperolehnya. Peserta akan mendapatkan sertifikat keikutsertaan yang diperoleh dari partisipasi aktif setiap peserta dalam mengikuti sesi pembelajaran individu, penilaian hingga tugas-tugas yang ditetapkan pengajar ahli dan mentor dedikatif.
Penulis : Kinanti Oktavia




