Penulis: Muthiatur Rahmah
Mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
Gresik, JurnalPost.com – Kementrian pertanian bergerak cepat dalam merespon adanya laporan serangan hama wereng di beberapa lokasi di Kecamatan Cerme dengan mengadakan gerakan pengendalian. Gerakan pengendalian didampingi juga oleh POPT Gresik dan BPP setempat yang dilaksanakan di Desa Padeg dan Banjarsari.
Gerakan pengendalian dilakukan oleh Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BBPOPT) Suryadi mengungkapkan para petani padi panik karena melihat semakin banyak nya populasi wereng pada lahannya sehingga petani membeli berbagai obat pembasmi hama dengan harga yang terbilang mahal.
“Saya kesini kebetulan sedang melakukan pengamatan keadaan lapang mengenai organisme pengganggu tanaman khususnya wereng batang karena di Jawa Timur wereng sudah membuat petani merugi dan kami turun kesini karena adanya petugas lapang yang melaporkan” kata Suryadi Kamis (22/06/2023).
“Saya mendengar bahwa para petani sudah mengeluarkan banyak biaya untuk penyemprotan pestisida, sebenarnya dari kami tidak mengharapkan seperti itu, jadi hal tersebut disebabkan karena para petani panik melihat populasi wereng yang sangat banyak” lanjutnya
Harga obat yang mahal belum tentu ampuh untuk membasmi hama wereng, selain memperhatikan jenis obat yang digunakan juga perlu menyusun strategi dan memperhatikan waktu dan cara penyemprotan obat agar obat dapat membasmi wereng secara maksimal.
Cara penggunaan obat juga harus diperhatikan yaitu memperhatikan dosis yang digunakan dan tidak dianjurkan untuk mencampur lebih dari satu jenis obat pembasmi hama wereng karena setiap obat memiliki komposisi yang berbeda – beda.

Setelah adanya hama wereng batang coklat perlu diperhatikan juga tanaman padi yang telah terserang karena adanya kemungkinan terserang penyakit kerdil rumput atau kerdil hampa. Penyakit tersebut akan mempengaruhi hasil padi pada tanaman yang jumlah nya akan semakin sedikit dan membuat petani merugi.
Setelah dilakukan sosialisasi, petugas memberikan bantuan berupa insektisida serta memberikan penjelasan mengenai penggunaan insektisida dan langsung mengaplikasikan ke lahan petani yang sudah terkena serangan hama wereng agar petani langsung melihat bagaimana cara penyemprotan insektisida tersebut dengan benar.




