
Oleh: Sofia Febri Isniartuti
JurnalPost.com – Teknologi semakin hari, semakin berkembang dengan pesat dan perkembanganya tidak dapat dipungkiri. Berkembangnya teknologi tidak hanya berpengaruh pada satu aspek kehidupan namun hampir seluruh aspek dalam kehidupan terpengaruh dengan adanya teknologi salah satunya dalam aspek keuangan. Teknologi yang semakin canggih dapat menghadirkan teknologi keuangan yang sering kita dengar dengan sebutan Fintech yakni Financial Technology.
Dengan perkembangan zaman, teknologi keuangan (fintech) telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Fintech itu sendiri merupakan istilah untuk gabungan sistem keuangan dan teknologi untuk membuat transaksi lebih mudah dan lebih efisien.Perkembangan fintech memberikan banyak keuntungan bagi masyarakat dalam hal akses ke layanan keuangan. Namun demikian, banyak orang masih belum mengikuti kemajuan fintech.
Oleh karena itu, di MTs Mathla’ul Huda di Parung Panjang, Bogor, mahasiswi Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan tema fintech. Kegiatan tersebut berlangsung pada 9 November 2023. Siswa kelas 9 MTs Mathla’ul Huda sangat antusias dengan kegiatan PMKM, yang berlangsung selama satu hari.
Siswa-siswi MTs Mathla’ul Huda akan mendapatkan pengetahuan tentang fintech melalui pengabdian ini. Peserta diharapkan dapat memahami konsep dasar fintech sehingga mereka menjadi tertarik dan ingin mengadopsinya di kemudian hari, terutama dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan dimulai dengan pembukaan. Kemudian, mahasiswi Universitas Pamulang mulai menjelaskan pengertian fintech, perkembangan di Indonesia, dan keuntungan. Mereka juga memberikan contoh layanan fintech saat ini, seperti e-wallet dan peer-to-peer lending.
Selain itu, peserta diberi kesempatan untuk bertanya tentang topik fintech yang disampaikan melalui sesi tanya jawab interaktif. Peserta yang ingin belajar lebih banyak tentang fintech mengajukan beberapa pertanyaan. Siswa siswi juga diberi quiz seputar fintech dengan hadiah untuk mereka yang menjawabnya.
Untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang fintech, simulasi dilakukan dengan menggunakan e-wallet, salah satu fitur fintech. Peserta diajarkan cara mendaftar dan menggunakan e-wallet, termasuk top up saldo digital dan mengirimkan saldo ke pengguna lain.
MTs Mathla’ul Huda menyambut baik kegiatan pengabdian masyarakat ini. Kepala Sekolah berharap kegiatan serupa dilakukan lagi untuk mengajarkan siswa tentang literasi dan inklusi keuangan.
Ini merupakan ringkasan singkat dari kegiatan pengabdian masyarakat tentang fintech yang dilakukan oleh mahasiswi Universitas Pamulang. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan adopsi fintech oleh masyarakat, terutama oleh pelajar. Serta meningkatkan ketertarikan mereka di dunia financial technology.


