• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

YCG Ajak Guru Tingkatkan Pembelajaran Sosial dan Emosional

Editor Redaksi
16 Juli 2024
in Pendidikan
YCG Ajak Guru
Tangkapan layar Diskusi dan Refleksi Guru “Pembelajaran Sosial dan Emosional, Mengapa Penting?” yang dilaksanakan Yayasan Cahaya Guru, Jumat 31 Mei 2024. Sumber: Dok. Yayasan Cahaya Guru

JurnalPost.com – Seorang murid SMP di Tebet, Jakarta Selatan, melompat dari lantai 3 gedung sekolahnya pada Minggu, 26 Mei 2024. Kejadian ini menambah daftar kasus kekerasan di sekolah. Yayasan Cahaya Guru (YCG) mencatat 44 kasus dari Januari hingga Mei 2024. Penyebabnya, antara lain murid merasa diabaikan oleh teman-temannya. Ketidakmampuan murid dalam mengelola emosi dan hubungan sosial menyebabkan mereka memilih untuk melukai diri atau orang lain.

Direktur Eksekutif Yayasan Cahaya Guru, Muhammad Mukhlisin, mengatakan bahwa guru harus mendampingi murid tidak hanya dalam akademik, tetapi juga dalam keterampilan sosial dan emosional.

“Belakangan kita melihat aksi-aksi kekerasan, perundungan, dan percobaan bunuh diri terjadi di lingkungan sekolah. Murid-murid dan guru penting sekali mengenali ragam emosi dan bagaimana mengelola emosi tersebut dengan tepat. Hal penting juga adalah bagaimana membuat hubungan yang harmonis dengan orang lain.” ucap Mukhlisin.

Psikolog Myra Diarsi dari Himpunan Psikologi Indonesia Wilayah DKI Jakarta Raya (Himpsi Jaya) menyebut sistem pendidikan yang membatasi kreativitas dan menekan murid untuk tidak membuat kesalahan sebagai faktor yang mempengaruhi emosi remaja.

”Kekeliruan sistem pendidikan ini masih menghidupi feodalisme sampai sekarang. Seharusnya tidak ada lagi sindrom hierarki antara guru dan murid. Antara murid dan guru itu sekarang masih tidak boleh tanya apalagi kritik, ini yang harus ditanggalkan,” kata Mrya.

Menurut Myra, relasi antara guru dan murid harus dua arah dan tidak hanya teknis. Guru harus mendengar dan membangun komunikasi interpersonal untuk mengelola emosi dan menerima perbedaan.

”Seringkali relasi guru dan murid ini tereduksi menjadi relasi teknis hanya sepanjang bahan ajar sudah disampaikan guru dan peserta didik sudah mencatat. Namun, apakah dia (murid) terlibat di situ? ini yang tidak diperhatikan guru,” kata Myra.

Pemerhati pendidikan Shahnaz Haque menekankan pentingnya guru dan orang tua membangun relasi yang setara di rumah dan menularkannya ke lingkungan sekolah.

”Ketika kita bisa menyelesaikan masalah dengan pasangan atau anak, maka ketika berhadapan dengan manusia-manusia di sekolah, kita sudah terlatih menghadapi perbedaan,” kata Shahnaz.

Namun, guru di Indonesia menghadapi beban kerja berat dan kesejahteraan rendah. Riset Education Week menunjukkan guru membuat sekitar 1.500 keputusan per hari. Hal ini menyebabkan kelelahan. Sementara itu, Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS) mengungkapkan 74 persen guru berpenghasilan di bawah Rp 2 juta.

Seorang Guru PAUD, Nuning Rahmawati, menyebut beban kerja guru sangat besar tanpa penghargaan yang memadai secara nominal atau gaji.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

SUPERVISI TRANSFORMATIF BERBASIS KOLABORASI: STRATEGI MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU DI ERA MERDEKA BELAJAR

SUPERVISI TRANSFORMATIF BERBASIS KOLABORASI: STRATEGI MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU DI ERA MERDEKA BELAJAR

Editor Nadia
24 Juni 2025
0

Syifaus Salwa (11220182000023) Jurusan Manajemen Pendidikan, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Email: [email protected] Abstrak Era Merdeka Belajar menuntut pergeseran peran supervisor...

EDUKASI ANTI BULYING BERBASIS PENDIDIKAN BERKARAKTER DI SMP NEGRI 9 KUPANG

EDUKASI ANTI BULYING BERBASIS PENDIDIKAN BERKARAKTER DI SMP NEGRI 9 KUPANG

Editor Nadia
23 Juni 2025
0

Vivvian nome1 , Jaky A. Nenoai2 ,Yulsy Marselina Nitte3 ,Britni Secilia Mesah4 , Maria Eudestria Mendeng5 , Yasinta Loli6 ,...

HARMONISASI MASYARAKA MUSLIM DAN KRISTEN STUDI DI KECAMATAN CERMIN NAN GEDANG

Editor Redaksi
8 Juli 2024
0

DOWNLOAD FILE Wiwit Nopriani1,  Adi Iqbal2, Juparno Hatta3 123Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Email: [email protected], [email protected], [email protected]  Abstrak...

Alasan Sekolah Memiliki Seragam Pada Tingkatan SD, SMP, dan SMA di Sekolah Indonesia Begitu Penting

Editor Redaksi
30 Juni 2024
0

Oleh: Ezra Chelsea Saselah JurnalPost.com - Seragam pada sekolah adalah seragam yang digunakan suatu sekolah sebagai identitas siswa-siswi di sebuah...

Universitas slamet riyadi Surakarta progam studi ilmu adminitrasi negera telah melaksanakan KKI ke Kementrian Perdagangan

Universitas slamet riyadi Surakarta progam studi ilmu adminitrasi negera telah melaksanakan KKI ke Kementrian Perdagangan

Editor Redaksi
29 Januari 2024
0

JurnalPost.com - Selasa, 23 Januari 2024 - Universitas Slamet Riyadi Surakarta Progam Studi Ilmu Adminitrasi Negara telah melaksanakan Kuliah Kunjungan...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.