JurnalPost.com – Mojokerto, 8 Juli 2023 – Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah salah satu program yang dijalankan oleh perguruan tinggi untuk melibatkan mahasiswa dalam kegiatan nyata di masyarakat. Senin (3/7/23) Rektor Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya melepas 1.124 Mahasiswa peserta KKN Semester Genap. KKN tahun ini mengambil tema “Penguatan Ikon Desa Berbasis Potensi Lokal”, peserta KKN Reguler di Kabupaten Mojokerto akan disebar ke 35 Desa di 5 Kecamatan dengan didampingin oleh Dosen Pendamping Lapangan.Program KKN ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah mereka pelajari di kampus dalam konteks dunia nyata.
Hal ini yang menumbuhkan semangat Riska Oktapiani Mahasiswi Semester 6 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya untuk menyuarakan penggunaan Instagram sebagai Social Media Campaign bagi UMKM sebagai strategi yang cerdas dan efektif dalam mempromosikan produk dan layanan mereka kepada khalayak yang lebih luas. Dalam Pelaksanaan KKN ini Riska Oktapiani ditempatkan di Desa Segunung Kecamatan Dlanggu yang didampingi Moh. Dey Prayogo, S.I.Kom., M.I.Kom selaku Dosen Pendamping Lapangan. Melalui penggunaan Instagram sebagai kampanye media sosial, UMKM dapat memanfaatkan kekuatan visual dan potensi jangkauan yang luas dari platform ini untuk memperluas pasar dan memperkuat merek mereka. Dengan strategi yang tepat dan komunikasi yang konsisten, Instagram dapat menjadi alat yang kuat dalam mendukung pertumbuhan bisnis UMKM.
Program Kerja ini menjadi pilihan, dikarenakan Instagram sebagai salah satu platform media sosial terbesar dan paling populer, menawarkan fitur-fitur yang memungkinkan UMKM untuk berinteraksi dengan audiens potensial, membangun merek mereka, dan meningkatkan penjualan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih luas kepada UMKM tentang manfaat dan peluang yang ditawarkan oleh Instagram sebagai alat pemasaran yang efektif. Dengan demikian, UMKM akan semakin sadar akan pentingnya memanfaatkan platform ini untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan mereka.dapat membantu UMKM mengembangkan keterampilan dalam pemasaran digital, khususnya dalam konteks penggunaan Instagram serta dapat memahami strategi pemasaran yang efektif, penggunaan hashtag yang relevan, dan fitur-fitur Instagram lainnya, UMKM dapat meningkatkan daya saing mereka dan mengoptimalkan potensi platform ini untuk pertumbuhan bisnis mereka.
Riska oktapiani mendapat kesempatan untuk bertemu Surya yang merupakan Owner Juragan Susu,salah satu UMKM di Desa Segunung. Dalam proses wawancara yang sudah dilaksanakan antara Divisi Ekonomi Kreatif 2 dapat disimpulkan bahwa Kendala yang dihadapi Surya selama ini adalah kurangnya penggunaan platform social media sehingga jangkauan bisnis Juragan Susu masih sangat terbatas. Diharapkan kegiatan ini dapat membangun hubungan yang kuat antara perguruan tinggi dan UMKM Desa Segunung. Kolaborasi ini akan memberikan manfaat timbal balik, di mana perguruan tinggi dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada UMKM dalam memanfaatkan Instagram, sementara UMKM dapat memberikan wawasan tentang tantangan dan peluang dalam menjalankan bisnis mereka.
Terakhir, penulis ingin mengucapkan rasa terima kasih kepada kampus Universitas 17 Agustus Surabaya, dan Dosen Pendamping lapangan Moh. Dey Prayogo, S.I.Kom., M.I.Kom, serta UMKM Desa Segunung setempat yang telah membantu dalam keberhasilan program pengabdian yang sudah di jalani selama ini.
Penulis : Riska Oktapiani




