JurnalPost.com – Drs. Lukman Hakim dengan latar belakang Pendidikan teknik arsitektur. Beliau merasa tidak puas dengan pekerjaan yang sesuai dengan apa yang sudah dipelajari, tetapi beliau sangat tertarik dengan dunia Pendidikan terutama Pendidikan nonformal. Menurutnya memberikan Pendidikan tidak melulu dilakukan di dalam ruangan dengan menyuruh diam didalam kelas tetapi bisa dengan mengexplore banyak tempat di luar ruangan. Akhirnya dengan berjalannya waktu terbentuklah komunitas DOLAN pada tahun 2007 di tempat asal beliau, Kota Malang. Dengan berbagai rintangan yang dihadapi, kini sekolah dolan pun berkembang menjadi Lembaga yang peduli dengan kondisi Pendidikan Masyarakat sekitar dengan mendirikan PKBM. Drs. Lukman Hakim sebagai pendiri sekaligus pengagas awal dari komunitas dolan memiliki tujuan yang besar dalam membangun Lembaga ini.
Dalam lingkup Pendidikan supervisi menjadi suatu kegiatan pengawasan terhadap kinerja seseorang dalam mencapai tujuan tertentu. Bapak Drs. Lukam Hakim mengatakan “Dalam mencapai keberhasilan dalam kegiatan pembinaan tentunya dibutuhkan pemimpin yang memiliki kemampuan dan visi misi sebagai figure pemimpin”. Realita pada PKBM Fanana Insan Baksya peran seorang pemimpin tidak hanya terbatas pada fungsi memimpin dan membina. Pemimpin juga memiliki tanggung jawab sebagai penghubung atau jembatan antara PKBM dan mitra-mitra yang terlibat dalam kegiatan pembinaan. Strategi yang dilakukan oleh Pemimpin dalam mencapai tujuan lembaga dengan membina dan memimpin keberlanjutan pengembangan PKBM sesuai dengan visi misi yang ditetapkan.
Bapak Drs. Lukman Hakim, pemilik PKBM Fanana Insan Baksya, menerapkan strategi kepemimpinan dengan mengadopsi tiga tahap penting. Pada tahap awal kepemimpinan, yang berlangsung selama 10 tahun pertama, fokusnya adalah menciptakan PKBM sebagai tempat yang nyaman dan dikenal di masyarakat. Ini merupakan pondasi dalam perjalanan kepemimpinan di PKBM Fanana Insan Baksya. Di 10 tahun kedua, PKBM Fanana Insan Baksya harus menjalani proses regenerasi pemimpin, sementara pemimpin sebelumnya akan mendedikasikan capaian yang telah dicapai selama 10 tahun pertama. Selanjutnya, dalam 10 tahun ketiga, seorang pemimpin diharapkan memiliki visi dan misi yang kuat untuk mempertahankan eksistensi PKBM Fanana Insan Baksya, memastikan agar lembaga tetap dikenal di masyarakat, dan aktif mengembangkan program-program yang sudah ada sebelumnya. Saat ini, PKBM Fanana Insan Baksya sedang menjalani tahap awal 10 tahun kepemimpinan, di mana langkah-langkah strategis diterapkan untuk memastikan keberlanjutan dan kemajuan yang berkelanjutan bagi lembaga tersebut.

Sebagai pemilik serta pemimpin awal dari sebuah lembaga PKBM sudah dapat dilihat Pak Lukman berhasil menjadi pemimpin yang mampu memberikan inspirasi dan teladan bagi pengajar, staf, dan masyarakat sekitarnya untuk mempercayai perkembangan lembaga tersebut. Sehingga kepemimpinan yang dimaksud yaitu untuk mempengaruhi kelompok dengan berbagai metode yang telah ditetapkan dan memanfaatkan segala sumber daya yang ada menuju pencapaian sasaran secara efektif dan efisien.
Dapat dilihat dengan salah satu visi Bapak Lukman. Dalam rangka mewujudkan visi tersebut, Bapak Lukman aktif terlibat dalam memberikan pelatihan kepada para tutor yang berperan dalam menjalankan kegiatan pendidikan di PKBM tersebut. Pelatihan ini diarahkan untuk meningkatkan keterampilan dan kualifikasi tutor, sehingga dapat memberikan pendampingan yang lebih baik kepada peserta didik.
Tak hanya pelatihan untuk para tutor yang dilakukan namun juga pelatihan untuk mitra PKBM. Bapak Lukman Hakim melihat pentingnya memberikan pelatihan kepada mitra yang akan bekerja sama dengan PKBM. Salah satu contoh pelatihan yang dilakukan adalah pembuatan kurikulum. Informasi ini menunjukkan bahwa PKBM Fanana Insan Baksya tidak hanya berfokus pada pembinaan internal tetapi juga memperluas jangkauannya dengan melibatkan mitra untuk bersama-sama membuat dan mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
PENYUSUN BERITA: Alyana Yasmin, Bilqis Hikmatus Sa’adiyah, Farah Indah Lestari, Oktavia Eka Wulandari, Sofie Lintang Maheswari / KELOMPOK 1 – Kepemimpinan PNF / PLS UM off A ’21
PENULIS BERITA: Farah Indah Lestari


