JurnalPost.com – Pasar tradisional tradisional merupakan tempat transaksi bagi penjual dan pembeli untuk membeli barang dan jasa. Secara teknis, pasar tradisional dapat dikatakan tempat proses ekonomi sebagai pusat kegiatan sosial ekonomi kerakyatan. Dalam kegiatan jual beli yang ada di pasar tradisional dapat menimbulkan salah satu bentuk interaksi yang terjadi antara pedagang dengan pembeli, pedagang dengan pedagang, pembeli dengan pembeli, dan pedagang dengan distributor.
Indonesia memiliki berbagai macam pasar tradisional mulai dari pasar tradisional, pasar lokal, pasar modern, dan yang terbaru adalah pasar online yang memanfaatkan teknologi sebagai media jual beli.
Tidak seperti pasar kebanyakaan, pasar online merupakan pasar abstrak di mana penjual dan pembeli tidak terlibat secara langsung dalam transaksi. Hadirnya pasar online membuat keberadaan pasar tradisional terancam. Banyak pembeli yang beralih menggunakan pasar online atau pasar modern dalam membeli kebutuhan.
Namun, dalam perannya pasar tradisional memiliki arti penting bagi setiap orang terutama bagi penjual dan pembeli. Meskipun terancam akan maraknya pasar modern dan pasar online, kinerja pasar tradisional tidak sepenuhnya menurun. Nyatanya, masih banyak pembeli yang rela datang ke pasar tradisional untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sebagai tempat jual beli, pasar tradisional dinilai lebih praktis dari pada pasar modern. Dari segi waktu pasar tradisional lebih efektif yaitu dengan cara pembeli datang ke pasar, membeli barang yang dibutuhkan, dan bayar. Tidak seperti pasar online yang mengharuskan pembeli menunggu beberapa jam bahkan beberapa hari untuk mendapatkan barang.
Sebab bagi kebanyakan orang, pasar tradisional merupakan tempat terbaik dalam membeli kebutuhan primer rumah tangga. Selain itu, pasar tradisional secara tidak langsung menjadi pusat perputaran ekonomi yang melibatkan penjual dan pembeli sebagai pelaku terjadinya perputaran uang sehingga dapat dikatakan pasar tradisional adalah media tempat kegiatan ekonomi berlangsung.
Seperti yang dikatakan sebelumnya, pada kegiatan jual beli pasar tradisional terjadi interaksi sosial bagi para pelaku ekonomi tersebut. Hal ini tentunya dapat memberikan dampak positif dalam hubungan sosial yaitu dapat saling mengenal satu sama lain sehingga terjalin hubungan antar manusia yang harmonis.
Oleh: Delvira Salwa Nur Halizah
Mahasiswa Penerbitan (Jurnalistik), Politeknik Negeri Jakarta




