• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

PENTINGNYA BAHASA ARAB UNTUK MENGEMBANGKAN KEILMUAN DALAM MEMAKNAI AL-QUR’AN

Editor Redaksi
16 November 2023
in Citizen Reporter

Disusun Oleh :
Muhammad Rafly Lambulusy
[email protected]
Bahasa dan Sastra Arab

JURNALPOST.COM – Seiring perkembangan zaman dan maraknya penggunaan media sosial sekarang, banyak sekali informasi yang beredar dan tidak diketahui pasti kebenarannya. Termasuk pula konten dakwah Islam. Memang benar bahwa platform media sosial dapat menjadi salah satu ladang untuk menyampaikan dakwah Nabi Muhammad meski hanya dalam satu ayat dari firman Allah swt atau sabda Nabi saw. Namun, hal tersebut harus dilakukan dengan kehati-hatian agar tidak menjadi informasi yang menyesatkan. Apalagi terkait konten penafsiran ayat-ayat Al Quran yang harus dibarengi dengan kaidah-kaidah penafsiran yang digunakan para Ulama Tafsir yang memiliki kemampuan Bahasa Arab yang mumpuni. Sebab, sangat berbahaya menafsirkan sebuah ayat sembarangan karena berkaitan langsung dengan maksud pesan Allah swt kepada hambanya. Nabi Muhammad saw mengingatkan dalam sabdanya yang diriwayatkan oleh Tirmidzi

“siapa yang berbicara terkait Al-Quran tanpa ilmu, maka bersiaplah tempatnya di neraka.”
Dari hadis di atas menunjukkan bahwa siapa pun yang tidak berilmu, maka ia tidak pantas membicarakan kandungan Al-Quran.

1. Penafsiran ayat-ayat Al-Quran yang sembarangan tanpa pemahaman yang baik tentang bahasa Arab dapat menyebabkan berbagai masalah, termasuk:
Salah menafsirkan ayat-ayat Al-Quran: Tanpa pemahaman yang baik tentang bahasa Arab, seseorang dapat salah menafsirkan ayat-ayat Al-Quran, yang mengarah pada pemahaman yang menyimpang dari ajaran Al-Quran.
2. Konten dakwah yang menyesatkan: Peredaran konten dakwah yang didasarkan pada penafsiran ayat-ayat Al-Quran yang sembarangan dapat menyesatkan dan dapat menyebabkan kebingungan di antara para pendengarnya.
3. Pemahaman yang tidak akurat tentang konsep-konsep Islam: Ayat-ayat Al-Quran yang membahas konsep-konsep Islam dapat disalahartikan, yang mengarah pada pemahaman yang salah tentang konsep-konsep ini. Hal ini dapat berakibat negatif bagi individu dan masyarakat secara keseluruhan.
Dari permasalahan di atas menunjukkan betapa pentingnya bahasa Arab sebagai bahasa dalam Al-Quran sehingga dalam menafsirkan dan memahami ayat Al-Quran harus menguasai bahasa Arab sebagai perangkatnya. Untuk mengatasi masalah ini, penting untuk mempromosikan pemahaman yang bertanggung jawab dan akurat tentang ayat-ayat Al-Quran. Hal ini dapat dilakukan melalui:
Pertama, Mempelajari bahasa Arab: Pemahaman yang baik tentang bahasa Arab sangat penting untuk penafsiran yang bertanggung jawab atas ayat-ayat Al-Quran. Hal ini dapat dicapai melalui pendidikan formal atau belajar mandiri. Mengapa mempelajari bahasa Arab sangat penting untuk memaknai Al-Quran? Karena di zaman sekarang bahasa Arab mempunyai peran yang sangat penting sebab :
1. Bahasa Arab sebagai bahasa untuk beribadah.
2. Bahasa Arab sebagai bahasa Al-Quran yang dibaca oleh setiap umat islam dan diwajibkan untuk mendalaminya
3. Bahasa Arab sebagai bahasa hadis, dan umat Islam harus mendalaminya.
4. Bahasa Arab sebagai sarana komunikasi dengan orang Arab yang dijelaskan dirukun Islam yang kelima (melaksanakan haji bagi orang yang mampu).
5. Dapat mempermudah umat Islam dalam memaknai Al-Quran yang di mana di dalam bahasa Arab sendiri ada berbagai cabang yang harus dipelajari sebagai berikut :

a. Ilmu Nahwu
b. As-Shorf
c. Ar-Rosm
d. Al-Ma’ani
e. Al-Bayan
f. Al-Badi’
g. Al-‘Arudl wal Qowafi
h. Dalalah
i. Fonologi
j. Balaghoh
k. Qord Syi’ir
l. Tarikh Al-Adab
m. Al-Insya’
n. Leksikologi

Kedua, Mengacu pada sumber-sumber yang dapat dipercaya: Setiap orang harus merujuk kepada sumber-sumber dan ulama yang dapat dipercaya untuk mendapatkan panduan dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Quran. Hal ini dapat membantu menghindari salah tafsir dan mendorong pemahaman yang lebih akurat tentang ajaran-ajaran Al-Quran. Sambil perlahan mendalami ilmu bahasa Arab seseorang yang ingin mempelajari tafsir Al-Quran atau ingin menyebarkan dakwah terkait kandungan ayat Al-Quran dapat mempelajari atau mengutip langsung melalui kitab-kitab tafsir yang ditulis oleh para ulama. Dewasa ini, sudah banyak kitab-kitab tafsir yang beredar baik oleh ulama tafsir berbahasa Arab maupun ulama tafsir Indonesia sehingga tafsir yang diperoleh berasal dari sumber yang kredibel.

Ketiga, Menghindari penafsiran sembarangan: Individu harus menghindari menafsirkan ayat-ayat Al-Quran secara sembarangan tanpa pengetahuan dan pemahaman yang tepat tentang bahasa Arab. Hal ini dapat membantu mencegah penyebaran konten dakwah yang menyesatkan dan mempromosikan pemahaman yang bertanggung jawab terhadap ajaran-ajaran Al-Quran.

Dari paparan di atas menunjukkan bahwa belajar bahasa Arab memiliki urgensi yang besar di tengah perkembangan media sosial dan penyebaran konten tafsir Al-Quran yang rancu. Bahasa Arab adalah kunci untuk memahami pesan-pesan dalam Al-Quran dengan benar, menghindari salah tafsir, dan mengatasi penyebaran informasi yang keliru. Selain itu, pemahaman bahasa Arab memberdayakan individu dan masyarakat dalam pemahaman agama, memungkinkan penilaian yang lebih baik terhadap sumber-sumber informasi, sehingga dapat merujuk pada Al-Quran sebagai pedoman dengan makna dan kandungan yang tepat dan memeluk Islam secara kaffah.

Daftar Pustaka
Ahmad Muhammad Qoddur, Al Madhkal ila Fiqh Al Lughah, Dar al-Fikr al Mu’ashir, Bairut, 1992
Al-Tirmiżī, Sunan Al-Tirmiżī. Beirut: Dār Al-Garbī Al-Islamī, 2002.
Haitomi, F. (2019). Menimbang Hermeneutika Sebagai Mitra Tafsir. Nun: Jurnal Studi Alquran dan Tafsir di Nusantara, 5(2), 45-69.
Hudaniati, N. (2019). Urgensi Bahasa Arab. Jurnal Bahasa Arab Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong, 1.
Sofian, M. A., & Haryanto, T. (2022). Kritik Wacana Tafsir dalam Klausal Radikalisme (Studi Analisis Bahasa Al-Qur’an Hadist dan Filsafat Radikalisme). AMAL INSANI (Indonesian Multidiscipline of Social Journal), 3(1), 45-61.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

Mengembangkan Karir Housekeeping Melalui One Day Career MedWist di Grand City Hotel Solo

Mengembangkan Karir Housekeeping Melalui One Day Career MedWist di Grand City Hotel Solo

Editor Redaksi
29 September 2024
0

JurnalPost.com - Salah satu tujuan pelatihan Housekeeping adalah pelatihan tentang pekerjaan di housekeeping agar kandidat memiliki skills yang diperlukan saat...

Pengabdian Masyarakat Dosen Departemen Biokimia IPB University: Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa Sukamaju melalui Minuman Fungsional Herbal ‘SIJAKA’ dan Sari Kedelai

Pengabdian Masyarakat Dosen Departemen Biokimia IPB University: Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa Sukamaju melalui Minuman Fungsional Herbal ‘SIJAKA’ dan Sari Kedelai

Editor Redaksi
2 September 2024
0

Bogor, JurnalPost.com (27/08) - Departemen Biokimia, IPB University menyelenggarakan kegiatan SKEMA: Masyarakat Sehat Pangan Sehat: Peningkatan Kesehatan melalui pengolahan sumber...

Tutorial Pembuatan Buket Snack; Mahasiswa PMM UMM Mengadakan Kegiatan Edukatif dan Kreatif untuk Pemuda Karang Taruna

Tutorial Pembuatan Buket Snack; Mahasiswa PMM UMM Mengadakan Kegiatan Edukatif dan Kreatif untuk Pemuda Karang Taruna

Editor Redaksi
30 Agustus 2024
0

JurnalPost.com - Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang merupakan suatu agenda yang wajib di lakukan bagi semua...

Kembangkan Kolaborasi Desa dengan Media Massa, PMM Mahasiswa UMM Desa Kalisongo Adakan Pelatihan Sosialisasi Pengembangan Press Release

Kembangkan Kolaborasi Desa dengan Media Massa, PMM Mahasiswa UMM Desa Kalisongo Adakan Pelatihan Sosialisasi Pengembangan Press Release

Editor Redaksi
29 Agustus 2024
0

JurnalPost.com - Pada Senin, 12 Agustus 2024, Kelompok PMM Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Media Massa di...

PELATIHAN PEMBUATAN TAS ANYAMAN BERSAMA IBU-IBU PEMILIK UMKM

PELATIHAN PEMBUATAN TAS ANYAMAN BERSAMA IBU-IBU PEMILIK UMKM

Editor Redaksi
29 Agustus 2024
0

JurnalPost.com - Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) adalah program pengabdian yang dilakukan Mahasiswa aktif Universitas Muhammadiyah Malang untuk berkontribusi...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.