
JurnalPost.com – Paket wisata adalah rencana kegiatan yang disusun secara tetap dengan harga tertentu yang mencakup transportasi, hotel, akomodasi, serta fasilitas perjalanan wisata yang tertera dalam perjanjian paket wisata. Dalam sektor pariwisata, pembuatan paket wisata adalah salah satu cara untuk menarik perhatian wisatawan untuk berkunjung, karena di dalam paket wisata ada banyak keuntungan yang akan didapatkan.
Paket wisata banyak digunakan oleh pengelola objek wisata mulai dari wisata perkotaan sampai wisata pedesaan, hal ini dilakukan oleh pihak pengelola objek wisata dengan tujuan wisatawan yang berkunjung dapat menggunakan waktu yang mereka punya lebih efektif dan dapat merasakan atraksi yang dimiliki objek wisata tersebut. Seperti desa adat segunung yang bertempatan di dusun segunung, desa Carangwulung, Kecamatan Wonosalam,Kabupaten Jombang yang sejak tahun 2019 sudah memanfaatkan paket wisata untuk menarik perhatian wisatawan untuk berkunjung. Menurut Pak Supi’i selaku pengelola Kampung Adat Segunung pembuatan paket wisata sangat cocok diterapkan di Kampung Adat Segunung karena di Kampung Adat segunung memiliki banyak atraksi, sehingga banyak wisatawan yang lebih memilih untuk menggunakan paket wisata dalam kunjungan mereka di kampung Adat segunung, karena menurut Pak Supi’i wisatawan yang datang kebanyakan secara berkelompok dan masih belum tau banyak tentang kampung Adat segunung, jadi fungsi paket wisata di Kampung Adat segunung ini selain untuk strategi pemasaran juga sebagai sarana untuk mengenalkan banyaknya atraksi yang dimiliki oleh kampung Adat segunung.
Namun menurut Pak Supi’i pembuatan paket wisata di kampung Adat segunung ini ditentukan oleh kondisi atau musim khususnya untuk paket wisata yang di dalamnya terdapat atraksi penjelajahan atau memanen hasil alam, untuk atraksi seperti itu para pengelola akan menyesuaikan terlebih dahulu dengan kondisi yang ada di kampung Adat segunung, karena biasanya para wisatawan ada yang bertanya, misalkan paket wisata yang di dalamnya terdapat atraksi panen buah durian, maka para pengelola akan melihat kondisi kebun durian warga sekitar terlebih dahulu, jika dirasa banyak kebun durian siap panen maka atraksi tersebut bisa dimasukkan kedalam paket wisata, namun jika tidak akan diganti dengan kegiatan makan durian secara bersama sama di pendopo atau sekertariat kampung Adat segunung.
Menurut Pak Supi’i adanya paket wisata ini sangat membantu wisatawan yang kebingungan karena banyaknya atraksi yang ada di kampung Adat segunung namun waktu yang dimiliki para wisatawan terbatas, maka dari itu banyak wisatawan yang lebih memilih memakai paket wisata ketika sedang berkunjung ke kampung Adat segunung. Menurut Pak Supi’i paket wisata yang tersedia di Kampung Adat segunung sangat beraneka ragam, mulai dari paket wisata yang didalamnya banyak atraksi yang memperlihatkan kebiasaan masyarakat lokal yaitu bertani atau mengurus ternak, hingga paket wisata yang didalamnya banyak atraksi yang memperlihatkan Adat mereka seperti ruwat desa dan pesta panen. Semua atraksi yang dimiliki kampung Adat segunung bisa ditanyakan langsung kepada pihak pengelola kampung Adat segunung dengan cara menghubungi pihak pengelola melalui instagram atau media sosial lain yang dimiliki kampung adat segunung, selain itu calon wisatawan yang ingin berkunjung dapat melihat atraksi yang dimiliki kampung Adat segunung secara lengkap pada website yang mereka kelola sendiri.
Selain dengan memanfaatkan media sosial dan website yang dimiliki oleh Desa adat segunung ini menurut mas Imam mereka memanfaatkan media-media online yang ada di Jombang bahkan Jawa Timur untuk meliput Desa Adat Segunung sehingga penyampaian informasi seputar Desa Adat Segunung dapat menyebar lebih luas dan membantu kegiatan Promosi ke khalayak yang lebih luas lagi.
Penulis: Fahri Risky Setyawan
UPN VETERAN JAWA TIMUR




