JurnalPost.com – Pos jaga RT 06 Wisma Permai Barat Surabaya yang sejak pandemi Covid-19 pos jaga terlihat sepi karena warga maupun satpam jarang beraktivitas atau berjaga di situ. Oleh karena kebutuhan untuk pendapatan kas RT guna maintenance lingkungan Wisma Permai RT 06 ini, maka pos jaga dirubah fungsi menjadi tempat usaha. Pos tersebut menjadi tempat untuk berjualan warung kopi, nasi goreng, bebek, sehingga pos jaga tersebut menjadi pusat aktivitas ekonomi kecil bagi warga sekitar.
Peralihan fungsi pos jaga menjadi tempat usaha ini dimulai sejak tahun 2020, karena beberapa warga memerlukan tempat usaha yang biaya sewa tidak mahal, dan memiliki pemasukkan untuk kehidupan sehari-hari mereka. Oleh karena itu, terjalin hubungan simbiosis mutualisme antara warga RT 06 dengan orang sekitar yang ingin berjualan. Tim Pengabdian Masyarakat dari Universitas Katolik Darma Cendika (UKDC) ini membantu mewujudkan dan meningkatkan potensi ekonomi warga lebih kreatif dan produktif, dengan memanfaatkan lahan yang ada agar dapat berfungsi optimal. Tim Pengabdian Masyarakat ini melakukan kegiatan meliputi perbaikan fisik bangunan, pengecatan, penambahan kanopi, dan juga perabatan lantai pos usaha yang rusak. Selain itu juga memberikan tambahan dekorasi dan penataan tanaman. Setelah tempat usaha tersebut rapi, bersih, tim membantu menata barang dagangannya agar lebih rapi dan menarik pembeli. Pernyataan Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, bahwa “Kami ingin membantu para pemilik usaha di sini agar mereka dapat meningkatkan omzet penjualan mereka dengan memiliki tempat usaha yang lebih menarik. Beberapa tampilan eksisting dari pos usaha tersebut yang kurang terawat sebagai berikut:

Beberapa tahapan pelaksanaan dilakukan oleh tim pengabdian masyarakat mulai dari wawancara dengan warga setempat, serta membagi kuisioner ke warga RT 06 untuk mengetahui harapan dan keinginan dari warga terkait pos jaga yang menjadi tempat usaha tersebut.

Setelah data terkumpul ternyata banyak warga mendukung pos jaga tersebut menjadi lebih bagus, rapi, bersih. Hasil dari tim Pengabdian masyarakat membuat tiga alternatif desain terkait renovasi dari pos usaha tersebut, yaitu sebagai berikut:

Kegiatan ini juga mendapatkan support saat persiapan, maupun pelaksanaannya oleh pengurus RT 06, warga setempat, dan juga keterlibatan muda-mudinya dalam membantu merenovasi pos tempat usaha tersebut. Sehingga, keakraban, hubungan menjadi terjalin lebih baik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bentuk nyata dari komitmen mahasiswa dan dosen dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar.

Setelah alternatif desain tersebut tersusun, tim pengabdian masyarakat melakukan FGD kepada warga RT 06 Wisma Permai untuk memaparkan dan memilih alternatif desain yang dipilih oleh warga setempat. Tim Pengabdian kepada masyarakat akhirnya telah merenovasi pos usaha menjadi tempat yang lebih rapi, nyaman, dan bersih.





