JurnalPost.com – Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kegiatan pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjadi suatu kegiatan yang menjadi sarana penyaluran kegiatan positif yang membawa perubahan sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat.
Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) dilaksanakan oleh kelompok 104 gelombang 01 yang berlokasi di SDN Oro Oro Ombo 02, Kota Batu dan berlangsung dari 19 Januari hingga 19 Februari 2024. Anggota kelompok tersebut terdiri dari Yusuf Ferdiansyah selaku Ketua kelompok, Amalia Hakim Doman, Syarifah Salma Salsabila Alaydrus, Meilinda Tri Nur Nisa, dan Muhammad Shahrul Safitra yang berasal dari Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang, serta dibimbing oleh Bapak Adhyatman Prabowo, S.Psi., M.Psi. selaku dosen pembimbing lapangan (DPL).
Public Speaking merupakan tindakan berbicara didepan umum secara langsung dengan terstruktur untuk menyampaikan informasi, menghibur, hingga membujuk audiens. Public speaking menjadi skill komunikasi yang sangat penting, karena dengan memiliki skill public speaking dapat membantu seseorang untuk dapat tampil di depan umum dengan percaya diri, memperluas networking, hingga dapat membangun relasi dan peluang yang besar dalam hidup. Untuk itu skill public speaking perlu di atas dimulai dari sejak dini.

Pada program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang, memberikan pengetahuan materi dan praktek mengenai public speaking kepada siswa-siswi kelas 4 SDN Oro Oro Ombo 02. Materi yang dibawakan dalam program merangsang public speaking diantaranya, pentingnya public speaking, tata cara public speaking maupun sikap ketika sedang berbicara di depan kelas, serta contoh-contoh public speaking yang biasa dijumpai. Kegiatan merangsang skill public speaking terkait dengan pemateri dan praktek dilakukan di Laboratorium sekolah.
Antusiasme siswa/i kelas 4 SDN Oro Oro Ombo 02 dalam mengikuti kelas materi dan praktek yang besar dan tidak malu-malu untuk tampil praktek di depan kelas walaupun masih membaca teks.Selain pemateri mengenai public speaking, praktek yang dilakukan oleh siswa/i kelas 4 SDN Oro Oro Ombo 02 disambung dengan pembacaan teks singkat mengenai cita-cita yang mereka impikan satu per satu di depan kelas. Hal ini tentu dengan dua tujuan yaitu, siswa/i tersebut dapat terlatih skill public speaking dan memiliki keberanian untuk mengutarakan impian maupun cita-cita yang mereka impikan di masa depan.

Melihat antusias siswa/i, Widi, selaku salah satu wali kelas dari kelas 4 melihat perkembangan serta perubahan pada siswa/i kelas 4 ketika melakukan presentasi di depan kelas sewaktu proses belajar mengajar berlangsung.
“Saya melihat anak-anak sudah memiliki perubahan. Ketika saya mengajar dan anak-anak melakukan presentasi di kelas, kata-kata mereka sudah mulai tertata dan sikap mereka sudah baik saat melakukan presentasi”.

Hal ini menandakan materi serta praktek yang telah dilakukan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang dalam program merangsang skill public speaking sudah terlihat dampak yang positif dari perubahan yang ada pada setiap siswa/i dalam perilaku presentasi di depan kelas. Widi selaku wali kelas kelas 4 menyampaikan bahwa pemateri yang dilakukan dan praktek-praktek yang telah dilaksanakan memberikan dampak yang cukup signifikan dalam merangsang kepercayaan diri siswa/i untuk dapat mengutarakan pendapat dan presentasi di depan kelas.

Dengan demikian, adanya program merangsang skill public speaking yang telah diusung oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat dapat memberikan manfaat serta menjadi terobosan baru dalam menumbuhkan rasa percaya diri dan kemampuan anak sejak usia dini untuk berani dalam berbicara di depan banyak orang serta memiliki sikap-sikap yang benar saat menghadapi audiens yang banyak dan dapat mengatasi rasa gugup, sehingga hal-hal positif tersebut dapat memberikan perubahan yang besar dalam menciptakan generasi muda yang percaya diri.




