• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Penerapan Kurikulum Merdeka Belum Merata di Satuan Pendidikan di Indonesia

Editor Redaksi
14 Desember 2023
in Pendidikan

JurnalPost.com – Kurikulum adalah salah satu elemen yang sangat penting dalam Pendidikan. Ibarat sebuah bangunan, kurikulum adalah pondasi bangunan yang berpengaruh terhadap kokohnya bangunan. Tujuan kurikulum dalam Pendidikan adalah membantu dalam menetapkan tujuan-tujuan Pendidikan yang ingin dicapai oleh Lembaga Pendidikan. Jika tidak ada kurikulum maka Pendidikan tidak dapat terlaksana dan tujuan Pendidikan tidak akan terwujud.

Seiring berkembangnya zaman kurikulum di Indonesia mengalami perubahan yang membuat guru harus melakukan penyesuaian agar siswa mudah menerima apa yang mereka ajarkan dalam pembelajaran. Sejak diluncurkannya kurikulum Merdeka, kurikulum ini digadang-gadang merupakan kurikulum yang lebih sederhana dan mendalam atau dapat memberikan waktu bagi guru untuk mendalami setiap konsep yang ada.

Sebagian mereka menganggap Kurikulum Merdeka sendiri memiliki keunggulan yaitu pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa yang bertujuan menciptakan Pendidikan yang menyenangkan bagi peserta didik dan guru, dengan menekankan pada pengembangan aspek keterampilan dan karakter. Pada awal diumumkannya kurikulum ini Kemendikbutristek (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi) memutuskan penerapan secara nasional Kurikukulum Merdeka dimulai pada tahun ajar 2024, Sudah hampir 70 persen satuan Pendidikan di Indonesia menerapkan Kurikulum Merdeka, hal ini berdasarkan data Puskurjar (Pusat Kurikulum dan Pembelajaran). Untuk mengimplementasikan kurikulum Merdeka sendiri memiliki tantangan yang besar yaitu kesiapan guru sebagai pembawa perubahan strategi pembelajaran di kelas agar siswa mudah memahaminya, dukungan sekolah dalam memberikan fasilitas baik bersifat materil maupun non-materil, hingga keragaman siswa dalam suatu kelas.

Dalam data Puskurjar (Pusat Kurikulum dan Pembelajaran) terdapat 30 persen dalam satuan Pendidikan yang belum menerapkan kurikulum Merdeka karena mereka belum yakin atas kurikulum Merdeka. Belum menerapkan kurikulum Merdeka dikarenakan keterbatasan sumber daya alam dan prasarana, seperti perangkat teknologi dan buku Pelajaran.

Melihat persentase di satuan Pendidikan di Indonesia yang belum mengimplementasikan kurikulum Merdeka. Maka dari itu, perlu adanya upaya pemerintah menyediakan sumber daya alam dan insfrastruktur yang memadai guna mendukung implementasi kurikulum Merdeka dengan baik. Agar pelaksanaan kurikulum Merdeka dapat merata peran pemerintah dalam memberikan dukungan sangat penting, dengan mendistribusikan anggaran yang cukup untuk bimbingan guru, peningkatan sumber daya alam, dan penyediaan sarana prasarana yang diperlukan untuk pengimplementasian kurikulum Merdeka.

Untuk menghasilkan hasil yang maksimal perlunya kolaborasi dan bekerja sama antara semua pemangku kepentingan, seperti pemerintah, sekolah, guru, dan Masyarakat.

Oleh: Ni Kadek Yuanita Adriana Ardianti

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

SUPERVISI TRANSFORMATIF BERBASIS KOLABORASI: STRATEGI MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU DI ERA MERDEKA BELAJAR

SUPERVISI TRANSFORMATIF BERBASIS KOLABORASI: STRATEGI MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU DI ERA MERDEKA BELAJAR

Editor Nadia
24 Juni 2025
0

Syifaus Salwa (11220182000023) Jurusan Manajemen Pendidikan, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Email: [email protected] Abstrak Era Merdeka Belajar menuntut pergeseran peran supervisor...

EDUKASI ANTI BULYING BERBASIS PENDIDIKAN BERKARAKTER DI SMP NEGRI 9 KUPANG

EDUKASI ANTI BULYING BERBASIS PENDIDIKAN BERKARAKTER DI SMP NEGRI 9 KUPANG

Editor Nadia
23 Juni 2025
0

Vivvian nome1 , Jaky A. Nenoai2 ,Yulsy Marselina Nitte3 ,Britni Secilia Mesah4 , Maria Eudestria Mendeng5 , Yasinta Loli6 ,...

YCG Ajak Guru

YCG Ajak Guru Tingkatkan Pembelajaran Sosial dan Emosional

Editor Redaksi
16 Juli 2024
0

Tangkapan layar Diskusi dan Refleksi Guru “Pembelajaran Sosial dan Emosional, Mengapa Penting?” yang dilaksanakan Yayasan Cahaya Guru, Jumat 31 Mei...

HARMONISASI MASYARAKA MUSLIM DAN KRISTEN STUDI DI KECAMATAN CERMIN NAN GEDANG

Editor Redaksi
8 Juli 2024
0

DOWNLOAD FILE Wiwit Nopriani1,  Adi Iqbal2, Juparno Hatta3 123Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Email: [email protected], [email protected], [email protected]  Abstrak...

Alasan Sekolah Memiliki Seragam Pada Tingkatan SD, SMP, dan SMA di Sekolah Indonesia Begitu Penting

Editor Redaksi
30 Juni 2024
0

Oleh: Ezra Chelsea Saselah JurnalPost.com - Seragam pada sekolah adalah seragam yang digunakan suatu sekolah sebagai identitas siswa-siswi di sebuah...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.