
Pengertian Tanaman Obat Keluarga (TOGA)
JurnalPost.com – Tanaman Obat Keluarga (TOGA) atau apotek hidup merupakan jenis tanaman obat pilihan yang dipergunakan untuk pertolongan pertama. TOGA disebut juga sebagai obat-obat ringan untuk mengobati beberapa macam penyakit, seperti demam dan batuk. TOGA merupakan salah satu tanaman yang dapat dijadikan wahana pembelajaran untuk mengenal berbagai macam tanaman obat. Edukasi TOGA dapat menjadi sumber pembelajaran edukatif dalam pembentukan karakter dan prinsip kemandirian dalam upaya pengobatan keluarga. Bagian tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai obat adalah bagian daun, kulit batang, buah, biji, dan akarnya. Secara umum, TOGA dimanfaatkan sebagai minuman kebugaran, ramuan untuk gangguan kesehatan ringan, dan memelihara kesehatan, serta meningkatkan gizi.
Manfaat Tanaman Obat Keluarga (TOGA)
TOGA memiliki banyak manfaat yang dapat dilihat dari aspek kesehatan, lingkungan, ekonomi, dan sosial budaya, yaitu:
1). Aspek Kesehatan
a. Pemeliharaan Kesehatan: TOGA sebagai obat tradisional banyak digunakan dalam upaya pencegahan penyakit.
b. Penanggulangan Penyakit: TOGA memiliki manfaat dalam menurunkan morbiditas dan mortalitas suatu penyakit.
c. Perbaikan Status Gizi: TOGA yang dapat berperan sebagai buah-buahan dan sayuran serta dapat dimanfaatkan sebagai obat.
2). Aspek Lingkungan
a. Kelestarian Alam: budidaya tumbuhan yang umum dijadikan obat dapat mengurangi kemungkinan untuk terjadinya kepunahan pada beberapa jenis tumbuhan tersebut.
b. Penghijauan dan Estetika: penanaman tanaman obat sangat berkaitan dengan penghijauan. Tanaman obat yang ditanam dan ditata dengan baik dapat memberikan keindahan pada lingkugan.
3). Aspek Ekonomi
Tanaman obat dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Selain sebagai obat, TOGA dapat dijadikan komoditas yang diperdagangkan sehingga menambah penghasilan. Selain itu, TOGA yang terlebih dahulu diolah untuk meningkatkan nilai jual dapat mendatangkan keuntungan yang lebih besar.
4). Aspek Sosial Budaya
Penanaman TOGA merupakan upaya pelestarian budaya leluhur dalam memelihara dan mempertahankan budaya masyarakat.

Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) oleh PPM Universitas Muhammadiyah Malang

Program penanaman TOGA di SDN Merjosaridan 2 oleh Mahasiswa PPM Universitas Muhammadiyah Malang tahun 2023
Secara umum, pendidikan karakter pada anak selain dengan belajar formal di dalam kelas, namun juga dapat dilakukan melalui berinteraksi dengan sesamanya serta benda-benda pada lingkungan sekitar. Sekolah memiliki peran untuk membentuk lingkungan sekolah menjadi asri, salah satunya dengan pembelajaran mengenai pengenalan terhadap tanaman. Pemanfaatan tanaman melalui kegiatan penanaman TOGA di sekitar lingkungan sekolah dapat dijadikan wahana pembelajaran bagi siswa. Para siswa dapat mempelajari jenis-jenis TOGA yang dapat ditanam di lingkungan sekolah maupun rumah serta mengetahui manfaatnya. Beberapa jenis TOGA yang ditanam beserta manfaatnya, antara lain:
Lidah Buaya (Aloe vera)
Lidah buaya memiliki manfaat sebagai anti mikroba, pembersih tubuh, dan mengatur kadar kolesterol darah. Selain itu, lidah buaya banyak dimanfaatkan dalam industri kosmetik dan obat, yaitu untuk memperlambat penuaan dini dan sebagai bahan anti luka bakar.
Jahe Putih
Rimpang jahe dapat digunakan sebagai bumbu masak, pemberi aroma dan rasa pada makanan, digunakan pada industri obat, minyak wangi, dan industri jamu tradisional. Selain pada industri pangan dan obat, jahe dapat digunakan sebagai pestisida alami. Adapun manfaat secara farmakologi antara lain adalah sebagai anti muntah, anti inflamasi, anti mikroba dan parasit, serta anti rematik.
Daun Sereh
Serai bisa digunakan sebagai obat penyembuh luka dan infeksi. Kandungan antimikroba ini bermanfaat untuk mencegah infeksi kulit, infeksi darah, infeksi usus, dan paru-paru. 2. Mengobati penyakit kulit Sereh memiliki sifat antijamur sehingga efektif untuk pencegahan penyakit kulit.
Jahe merah
Jahe merah yang memiliki nama latin Zingiber Officinale Var Rubrum Rhizoma adalah tanaman rimpang yang sering kita jumpai di sekitar kita yang digunakan sebagai tanaman obat tradisional maupun bumbu dapur, Jahe merah mengandung zat gingerol dan shogaol sebagai antioksidan. Berguna untuk Menjaga daya tahan tubuh, Mencegah masalah pencernaan, Mengurangi nyeri otot dan sendi.




