
JurnalPost.com – (17/03/24) Mahasiswa Prodi Pariwisata UPNVJT sedang melakukan kegiatan pemasangan papan Sapta Pesona di sekitar Bumi Perkemahan Dusun Jepang. Pemasangan papan Sapta Pesona ini bertujuan untuk mendemonstrasikan pentingnya pelestarian pariwisata dengan pemanfaatan sumber daya alam. Sapta Pesona ini sendiri merupakan salah satu bentuk upaya sadar wisata yang nantinya akan digunakan sebagai patokan sebuah daya tarik wisata dalam memberikan pelayanan prima kepada wisatawan yang akan berkunjung. Adapun 7 unsur yang terdapat pada Sapta Pesona yaitu aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan kenangan.
7 unsur diatas tentunya memiliki masing masing arti yang berbeda, seperti aman artinya wisatawan akan merasa bebas dari ancaman atau merasa terlindungi dari segala jenis kejahatan. Lalu selanjutnya tertib yang artinya menerapkan suasana yang teratur, disiplin dan damai. Lalu bersih yang memiliki arti memperlihatkan keadaan suatu daya tarik wisata yang tidak berantakan dan enak dilihat. Dan sejuk yang berarti menciptakan sebuah kondisi yang sejuk dan segar agar wisatawan yang berkunjung merasa nyaman. Lalu indah artinya membuat sebuah penataan yang teratur dari segala aspek agar terlihat baik di mata wisatawan. Dan ramah yang memiliki arti pengelola/ Masyarakat setempat harus memberikan pelayanan prima kepada wisatawan yang berkunjung, dan juga memiliki sikap yang ramah agar dapat berkomunikasi yang baik. Lalu yang terakhir yaitu kenangan yang artinya daya tarik wisata ini dapat memberikan kenangan/ kesan yang baik kepada wisatawan yang telah berkunjung.
Dengan adanya papan Sapta Pesona ini membuat Masyarakat setempat dan pihak pengelola lebih menjadi sadar diri betapa pentingnya unsur-unsur yang ada didalamnya. Ketika 7 unsur tersebut telah diterapkan, tentunya sebuah daya tarik wisata akan menjadi lebih tertata dan teratur sehingga membuat wisatawan lebih tertarik untuk berkunjung. Tujuan dari pemasangan papan Sapta Pesona ini sendiri supaya masyarakat Dusun Jepang menjadi lebih aware dengan pelayanan yang harus diberikan kepada wisatawan yang berkunjung.
Oleh : Achmad Hanafi, Devi Ananta, Kharisma Febriana, Nadhira Sekar, Sting Binatari, Syafi’ul Muchtar, Sheidy Yudhiasta, FISIP, UPN “Veteran” Jawa Timur




