JurnalPost.com – SD Mawar atau lengkapnya SD Muhammadiyah 2 Waru Sidoarjo melakukan pelestarian Permainan Tradisioanal yang diterapkan kepada peserta didiknya setelah berhasil melaksanakan Sumatif Akhir Semester pada 8 Desember 2023 Lalu. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan agar para Peserta didik yang berada di Zaman yang serba cepat ini tetap melestarikan permainan tradisional Indonesia.
Kegiatan Bermain ini sudah rutin dilaksanakan setiap akhir semester setelah Sumatif Akhir Semester dilaksanakan, Bermacam maca permainan tradisional dimainkan pada kegiatan ini, mulai dari congkrak, Rangkul alu, Bakiak dan masih banyak lainnya. Peserta didik SD Mawar terlihat sangat menikmati akan kegiatan ini, mengingat SAS memusingkan yang telah dilewati.
Rina selaku Guru di Sd Mawar menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan tetap dengan tujuan pembelajaran tetapi menggunakan metode Fun Class agar para peserta didik SD yang dunia nya masih merupakan Dunia Bermain merasakan atmosfer belajar yang menyenangkan di SD Muhammadiyah 2 Waru Sidoarjo. Anak anak dibiarkan bermain sesuai dengan ketentuan permainan yang telah diatur oleh Guru SD Mawar.
Pemilihan Permainan Tradisional sebagai salah satu bagian dari Fun Class bertujuan untuk menyeimbangkan pengetahuan Peserta didik yang zaman ini cenderung untuk bermain Gawai daripada untuk bergerak aktif seperti yang dilakukan pada Permainan Tradisional. Adanya Kegiatan ini juga diharapkan menjadi perantara Peserta didik untuk mengenal permainan Tradisional dan mengimplementasikannya sebagai hiburan positif untuk meningkatkan jiwa sosial.
“ Tentunya untuk menumbuhkan kegiatan anak anak dan mengenalkan ke anak anak permainan tradisional pada anak anak, seperti tadi terjadi ternyata anak anak sekarang tu gatau cara main bentengan kaya gimana, cara main congklak kaya gimana, jadi ya kita mengenalkan hal itu pada mereka”. Kata Rina saat di Wawancara di Sd Muhammadiyah 2 Sidoarjo.
Fun Class ini tidak hanya sebagai sarana pelestarian permainan tradisional seperti hari sebelumnya ada fun class yang fokus pada Olahraga, ada juga yang fokus pada persaingan akademik yang dibungkus dengan menyenangkan sehingga membuat peserta didik yang melakukan kegiatan tersebut merasa nyaman melaksanakan perlombaan. Dengan metode seperti ini, Peserta didik memiliki ruang untuk mengeksplor kemampuan dirinya dalam bidang akademik maupun non akademik
Peserta didik juga memberikan reaksi yang positif, mereka yang biasanya ditempa dengan pembelajaran dalam kelas tentunya menantikan sesi Fun Class ini karena hal ini merupakan hal yang menyenangkan untuk peserta didik yang masih dalam Dunia Bermainnya, Antusiasme setiap Fun class diadakan dari tahun ke tahunnya selalu positif dan Peserta didik memiliki semangat yang tinggi.
“ Respon anak anak jelas sangat sangat senang ya, bisa dilihat betapa senangnya mereka, apalagi anak Kelas 6, biasanya mereka walaupun Fun Class pagi atau sorenya itu ada kelas, tapi hari ini tidak mereka benar benar diberi waktu penuh untuk fun class. Itu tadi mereka walaupun abis lari lari sampe keringetan banget tu tetap saja ada yang ingin bermain lagi seperti bermain Monopoli, Congklak dan main main yang lainnya,” Tambah Rina.
Rina selaku salah satu Guru di SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo juga berharap Permainan tradisional ini lebih sering lagi dibudayakan oleh Peserta didik, Menurutnya, Permainan tradisional ini lebih menumbuhkan jiwa sosialnya dibanding bermain gawai yang terkesan individual. Peserta didik juga diharapkan menyebarkan permainan tradisional yang telah dilakukan di Sekolah ke Lingkungan Rumah Mereka agar lebih banyak Anak anak lain yang membudayakan permainan Tradisional.
Penulis : Fadlillahi Nur Suwarman (Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya)




