JAKARTA, JurnalPost.com – Program Magang MSIB (Magang dan Studi Independen Bersertifikat) merupakan salah satu program yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk dapat merasakan pengalaman kerja secara langsung di luar perguruan tinggi sesuai dengan pilihan bidang yang ada.
Program ini juga dapat menjadi salah satu langkah bagi mahasiswa dalam mempersiapkan jenjang karirnya setelah lulus dari perguruan tinggi.
Dalam program ini, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi bekerja sama dengan perguruan tinggi dan mitra-mitra terdaftar untuk memaksimalkan program ini.
Ada berbagai posisi magang yang dapat dipilih oleh mahasiswa, salah satunya adalah bidang Jurnalistik, di mana peran jurnalis sangat penting dan dibutuhkan di sini dalam mencari informasi menyebarluaskan berita.
Salah satu Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Program Studi Ilmu Komunikasi, Zalafina Safara Nasytha, memgikuti program ini dan dipercaya untuk mengambil peran langsung di lapangan sebagai seorang jurnalis/reporter/wartawan di Kompas.com.
Menjadi seorang jurnalis, tentunya memiliki tanggung jawab untuk dapat memcari informasi seluas-luasnya dan menyebarluaskannya kepada masyarakat dalam waktu yang cepat. Tak lupa, keakuratan isi berita juga harus tetap dipertimbangkan.
Dengan tanggung jawab tersebut, maka Zalafina mendapatkan penugasan untuk melakukan liputan langsung di lapangan, wawancara dengan narasumber terkait, maupun riset kepustakaan sebagai langkah dalam mengumpulkan informasi.
Ketika di lapangan, Zalafina perlu mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya terkait dengan kebutuhan yang diperlukan untuk penulisan artikel berita di Kompas.com. Jika informasi saat acara berlangsung dirasa masih kurang atau memerlukan informasi tambahan lainnya, maka Zalafina akan melakukan doorstop terhadap narasumber yang diperlukan selepas acara berlangsung.
Zalafina juga melakukan lobbying dengan narasumber yang diperlukan untuk diwawancara, misalnya pelaku UMKM yang memiliki produk yang unik hingga akhirnya berhasil melakukan ekspor ke beberapa negara.
Bahan penulisan artikel berita yang masih mentah tersebut kemudian diolah sesuai dengan penulisan artikel berita yang baik sehingga dapat dibaca dengan ‘enak’ oleh pembaca Kompas.com.
Tak lupa juga, penulisan artikel berita ketika melakukan liputan di lapangan, harus sesegera mungkin dinaikkan sehingga berita ‘tidak basi.’
Selama 5 bulan magang di Kompas.com, sudah ada lebih dari 200 artikel tulisan yang dibuat oleh Zalafina dengan tetap mendapatkan pengawasan mentor srlaku editor berita.
Beberapa berita yang ditulis juga masuk ke dalam kategori artikel Terpopuler, salah satunya yang memiliki insight tertinggi adalah artikel berita dengan judul “Bu Rudy” yang dibaca hingga 10.000 kali lebih oleh pembaca Kompas.com.
Penulis : Zalafina Safara Nasytha – Ilmu Komunikasi – 20043010093




