Oleh: Navera Hasna Ula
JurnalPost.com – Dalam dunia yang semakin modern dan terhubung, teknologi telah mengubah berbagai aspek kehidupan kita, termasuk pendidikan. Namun, masih banyak lembaga pendidikan di Indonesia yang tertinggal dalam pemanfaatan teknologi ini. Masalah ini menjadi perhatian penting karena penggunaan teknologi yang efektif dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik, mencegah kejenuhan, dan memperluas akses ke pengetahuan.
Salah satu masalah utama dalam pendidikan di Indonesia adalah kurangnya penggunaan teknologi yang efektif dalam proses pembelajaran. Kompas.com (23 Oktober 2019). Hal ini terlihat dari data yang menunjukkan bahwa hanya sekitar 40% sekolah di Indonesia yang memiliki akses internet (BPS, 2021).
Keterbatasan infrastruktur menjadi salah satu sebab utama rendahnya pemanfaatan teknologi dalam pendidikan di Indonesia. Keterbatasan akses internet di beberapa daerah membuat sulit bagi pendidik dan peserta didik untuk memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran.
Dilansir dari kemenperin.go.id (24 Maret 2023) meningkatkan investasi dalam infrastruktur teknologi pendidikan adalah solusi yang dapat ditempuh. Kerjasama antara pemerintah dan sektor swasta, serta alokasi anggaran yang memadai, perlu dilakukan untuk membangun infrastruktur teknologi yang kuat dan terjangkau di seluruh negeri.
Selain itu, ada juga kurangnya pemahaman dan pelatihan bagi pendidik mengenai penggunaan teknologi secara efektif juga menjadi hambatan. Melansir pada kemdikbud.go.id (19 Oktober 2021) pelatihan teknologi pendidikan bagi pendidik perlu ditingkatkan. Pelatihan ini dapat meliputi pengenalan terhadap perangkat lunak pendidikan, aplikasi mobile, dan metode pembelajaran inovatif menggunakan teknologi. Untuk mengoptimalkan potensi teknologi dalam pendidikan, diperlukan pendidikan dan pelatihan yang terus-menerus bagi para pendidik, agar mereka dapat mengintegrasikan teknologi dengan baik dalam proses pembelajaran.
Dalam menjawab tantangan ini, kita perlu mengadopsi pendekatan holistik yang melibatkan pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Pemerintah dapat berperan dalam menyediakan infrastruktur teknologi yang memadai, termasuk akses internet yang lebih luas dan stabil di seluruh wilayah Indonesia. Lembaga pendidikan juga dapat berperan dalam mengintegrasikan teknologi dalam kurikulum dan proses pembelajaran. Sementara itu, masyarakat dapat mendukung pemanfaatan teknologi dalam pendidikan dengan menjadi pemangku kepentingan yang aktif dan mendukung langkah-langkah yang diambil.
Penggunaan teknologi dalam pendidikan dapat menjadi sarana untuk membentuk karakter bangsa yang tangguh, bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Dengan meningkatkan penggunaan teknologi dalam pendidikan, kita dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih adaptif, inovatif, dan relevan dengan tuntutan zaman. Teknologi memungkinkan adanya pembelajaran yang personal dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing – masing peserta didik.
Pendidikan adalah kunci untuk masa depan bangsa, dan teknologi adalah alat yang tak tergantikan dalam memperbaiki kualitas pendidikan. Dengan mengikuti perkembangan teknologi dalam pendidikan, kita memberikan kesempatan yang lebih baik bagi generasi muda Indonesia untuk bersaing di era global yang semakin kompleks. Mari kita berani mengambil langkah maju, mengatasi hambatan, dan melampaui batasan yang ada. Sebagaimana dikatakan oleh Steve Jobs, “Teknologi adalah alat yang paling kuat yang kita miliki. Dengan teknologi, kita dapat mengubah dunia” (The New York Times, 13 Januari 2000).
Oleh: Navera Hasna Ula
Mahasiswa Kurikulum dan Teknologi Pendidikan
Universitas Negeri Semarang


