JurnalPost.com – Bangkit Academy, sebuah program pelatihan teknologi yang dipimpin oleh Google dengan dukungan dari GoTo, Traveloka, dan DeepTech Foundation, telah menjadi wadah bagi para mahasiswa bersemangat untuk mengeksplorasi dan mengembangkan potensi mereka. Salah satu mahasiswa yang telah mengambil bagian dalam program Studi Independen Kampus Merdeka di Bangkit Academy adalah Maulidya Firdausy Al Fitri, mahasiswa dari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, jurusan Sistem Informasi.
Dalam perjalanan Studi Independen tersebut, Maulidya memilih mengambil jalur pembelajaran Cloud Computing. Motivasinya adalah melihat potensi besar yang dimiliki oleh teknologi saat ini dalam transformasi digital yang terjadi di berbagai sektor. Mengikuti jalur pembelajaran Cloud Computing memberikan kesempatan baginya untuk memahami konsep dasar cloud computing, infrastruktur cloud, model layanan seperti IaaS, PaaS, dan SaaS, serta keamanan dalam lingkungan cloud.
Pada program Studi Independen di Bangkit Academy, Maulidya tidak hanya fokus pada pengembangan keterampilan teknis. Ia juga diberikan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan soft skill dan berkolaborasi dengan peserta dari jalur pembelajaran lainnya, seperti Machine Learning dan Mobile Development. Kolaborasi ini memberikan pengalaman berharga dalam memadukan keahlian dan pengetahuan dari berbagai bidang untuk menghasilkan aplikasi yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Salah satu puncak dari perjalanan Studi Independen Maulidya di Bangkit Academy adalah capstone project. Bersama dengan tim yang terdiri dari peserta dari berbagai jalur pembelajaran, mereka bekerja sama untuk mengembangkan aplikasi yang mampu memecahkan masalah di lingkungan masyarakat. Proyek ini menguji kreativitas, keahlian teknis, dan kemampuan adaptasi Maulidya dan timnya.
Dalam hasil capaian pelaksanaan studi independen di Bangkit Academy, Maulidya dan timnya berhasil mengembangkan sebuah aplikasi bernama Agronify. Aplikasi ini dirancang dengan tujuan utama untuk membantu sektor pertanian di Indonesia. Agronify menyediakan fitur-fitur inovatif, seperti fitur perkiraan cuaca, fitur informasi pengetahuan dasar mengenai tanaman, fitur deteksi penyakit tanaman dan kematangan buah yang dapat dimanfaatkan oleh petani dan generasi muda untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam aktivitas pertanian.
Dengan hadirnya Agronify, Maulidya dan timnya berharap dapat memberikan kontribusi signifikan pada pembangunan ekonomi di sektor pertanian Indonesia serta meningkatkan ketahanan pangan di negara ini. Dengan menggunakan teknologi dan informasi yang relevan, Agronify berupaya mendorong adopsi praktik pertanian yang lebih efisien, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perubahan lingkungan. Melalui capstone project ini, Maulidya dan timnya telah menunjukkan kreativitas, kemampuan teknis, dan komitmen mereka dalam menghadapi tantangan dalam sektor pertanian.
Melalui program Studi Independen di Bangkit Academy, Maulidya telah mendapatkan pengalaman yang tak ternilai harganya. Selain meningkatkan keterampilan teknisnya dalam Cloud Computing, ia juga telah mengasah soft skill seperti kemampuan komunikasi dan kerja tim. Pengalaman ini memberikan Maulidya bekal yang kuat untuk menghadapi dunia kerja yang kompetitif dan menjadi kontributor dalam transformasi digital di Indonesia.
Penulis : Maulidya Firdausy Al Fitri, Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur.


