JurnalPost.com – Globalisasi dan persaingan ekonomi telah mendorong inovasi teknologi. Perusahaan dan negara berlomba-lomba untuk mengembangkan teknologi baru agar dapat bersaing secara efektif di pasar global. Dalam upaya mempertahankan keunggulan kompetitif, mereka terus berinvestasi dalam penelitian, pengembangan, dan penggunaan teknologi terkini. Pemerintah Indonesia juga berperan penting dalam mempromosikan dan mendorong perkembangan teknologi di negara ini melalui berbagai inisiatif dan program, seperti Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, Kampus Merdeka dan masih banyak lagi. Salah satu program Kampus Merdeka yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi adalah Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB).
Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) merupakan program persiapan karier yang komprehensif dan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar di luar program studi dengan jaminan konversi SKS yang diakui perguruan tinggi. Salah satu program yang ada dalam program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) oleh pemerintah dan program yang sangat diimpikan oleh para mahasiswa yaitu program Bangkit Academy.
Bangkit Academy sendiri merupakan suatu program pembinaan ribuan mahasiswa yang berfokus pada Pendidikan dan pelatihan teknologi. Bangkit merupakan program pembelajaran yang dipimpin oleh Google dengan dukungan GoTo, Traveloka, dan DeepTech Foundation. Bangkit Academy menawarkan kurikulum yang komprehensif dan intensif dalam mengajarkan keterampilan dan pengetahuan terkini di bidang TI, termasuk pemrograman, analisis data, kecerdasan buatan (AI), dan teknologi cloud. Program ini dirancang untuk melibatkan peserta dalam proyek-proyek praktis yang relevan dengan industri dan memberikan pengalaman langsung dalam pengembangan solusi TI.
Peserta Bangkit Academy akan mendapatkan bimbingan dari mentor yang berpengalaman dan memiliki keahlian di industri TI. Mereka juga akan terlibat dalam kolaborasi tim yang mirip dengan situasi di dunia kerja sebenarnya. Selain itu, program ini juga menyediakan kesempatan magang di perusahaan teknologi terkemuka, yang memberikan pengalaman kerja yang berharga dan memperluas jaringan profesional peserta.
Bangkit Academy bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas teknologi di Indonesia dengan melatih dan mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten di bidang teknologi serta menciptakan lulusan yang siap berkontribusi dalam industri teknologi yang berkembang pesat di Indonesia. Melalui program ini, peserta akan mendapatkan sertifikat yang diakui dan keterampilan yang relevan untuk sukses dalam karir di dunia teknologi.
Dengan menerapkan ilmu yang telah dibekali oleh Bangkit Academy, dalam proyek akhir, Eva beserta dengan timnya sepakat untuk mengembangkan sebuah aplikasi Bernama Trale. Trale sendiri merupakan singkatan dari “Travel and Learn”. Seperti yang sudah tercantum dalam kepanjangan nama aplikasinya, aplikasi trale dikembangkan karena kunjungan wisatawan Indonesia dilaporkan menurun dari rekor sebelumnya dari 735.947 kunjungan pada Januari 2023 menjadi 701.931 kunjungan pada Februari 2023. Sehingga kami berfokus pada pengembangan aplikasi perencanaan perjalanan backpacker yang memberikan rekomendasi berdasarkan preferensi dan anggaran pengguna. Dengan dikembangnya aplikasi ini kami berharap aplikasi ini dapat memenuhi permintaan yang terus meningkat akan perencanaan perjalanan yang efisien dan personal.

Aplikasi Trale merupakan salah satu proyek yang dikembangkan oleh Eva bersama dengan tim sebagai bagian dari proyek Capstone. Aplikasi Trale merupakan solusi untuk perencanaan perjalanan backpacker yang memberikan rekomendasi berdasarkan preferensi dan anggaran pengguna. Dengan memanfaatkan sumber daya manusia lokal yang melimpah dan menjalin kerjasama, Eva beserta tim berinisiatif membangun sebuah aplikasi untuk membantu para backpacker merancang jadwal perjalanan sesuai budget mereka. Dalam aplikasi ini pengguna akan disediakan berbagai macam perjalan wisata dengan berbagai preferensi seperti cultural, landmark, culiner, history.
Selain memiliki fitur plantrip bucket, aplikasi Trale ini juga memiliki fitur voluntrip. Dalam fitur voluntrip ini, penulis dan tim menyediakan wadah untuk para backpackers yang ingin melakukan perjalanan namun sambal belajar. Jadi fitur voluntrip ini nantinya akan menyediakan list kegiatan volunteer yang akan dating beserta dengan detailnya, sehingga para backpackers tidak perlu mencari informasi kegiatan volunteer di social media namun dengan menggunakan aplikasi ini pengguna dapat mengakses informasi terkait volunteer dengan mudah. Dengan adanya fitur ini, diharapkan backpacker dapat meningkatkan keterampilan sosial, memberikan kontribusi positif, dan memperluas perspektif global mereka.
Aplikasi Trale juga dilengkapi dengan fitur community yang saat ini masih dalam tahap pengembangan. Fitur ini bertujuan untuk membangun jaringan antar backpacker dan traveler, membagikan pengalaman, dan menciptakan sumber daya berbasis komunitas untuk mendukung para pengguna aplikasi. Dengan adanya fitur ini para backpackers bisa saling berbagi informasi dan pengalaman dengan para backpackers lainnya.
Melalui program Bangkit Academy ini, Eva mendapat banyak insight yang belum pernah didapatkan sebelumnya. Dengan bekal keterampilan skill cloud computing dan softskill yang didapatkan, diharapkan bekal ini mampu untuk membuat Eva lebih tumbuh dan mampu beradaptasi dalam dunia kerja yang kompetitif.
Penulis : Evania Trafika




