JurnalPost.com – Mahasiswa Ilmu Komunikasi (ILKOM) Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya lakukan program edukasi “KEKERASAN DAN PELECEHAN SEKSUAL DI LINGKUNGAN SEKOLAH KEPADA SISWA SMP NEGERI 48 SURABAYA” Mahasiswa ILKOM Untag telah melakukan upaya nyata dalam memberikan edukasi pencegahan kekerasan di sekolah kepada siswa SMPN 48 Surabaya. Program Ini merupakan salah satu program yang dirancang dalam kegiatan Kampus Mengajar yang di inisasi oleh Program Studi Ilmu Komunikasi Untag Surabaya dan SMPN 48 Surabaya. Nara Garini Ayuningrum, S.Tr.I.Kom., M. A selaku Koordinator program MBKM Inisiasi Prodi menyebutkan
“Program ini merupakan Program yang diharapkan dapat menjadi media untuk mahasiswa dapat terlibat langsung dengan para siswa, guru dan stake holder lainnya, sehingga mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman di kampus saja, melainkan juga mendaptkan pengalaman di luar kampus”. Sedangkan menurut Kun Muhammad Adi, S.I.Kom., M.I.Kom selaku Dosen Pembimbing Kampus Mengajar SMPN 48 Surabaya, Mennyebutkan bahwa “ Program ini di harapkan dapat membantu mahasiswa mendapat pengalaman lebih cepat untuk bisa terlibat langsung kepada Masyarakat luas, sehingga mahasiswa juga bisa mendapat pengalaman yang berbeda dari pembelajaran di kampus seperti biasa”

Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan memberikan pengetahuan yang dibutuhkan, mahasiswa ILKOM Untag aktif melibatkan diri dalam kegiatan edukatif di SMPN 48 Surabaya. Program edukasi ini mencakup berbagai aspek, termasuk identifikasi tanda-tanda kekerasan, pemahaman konflik, dan strategi penyelesaian konflik tanpa kekerasan. Mahasiswa dengan antusias menjelaskan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung, serta memberikan solusi kreatif dalam menangani konflik sejak dini. Salah satu mahasiswa yang terlibat ialah Ayu Asri Khusnul Khotimah, ia mengungkapkan, “Kami merasa senang bisa di beri kesempatan langsung untuk memberikan pengetahuan secara sederhana kepada siswa SMPN 48 Surabaya terkait masalah kekerasan di sekolah. Edukasi ini di harapkan tidak hanya berguna untuk keamanan para siswa di sekolah, tetapi juga di harapkan bisa membekali para siswa dengan keterampilan dalam menangani konflik di berbagai aspek kehidupan.”
Kegiatan edukatif ini tidak hanya dilakukan dalam bentuk ceramah, tetapi juga melibatkan diskusi interaktif, simulasi peran, dan kegiatan kelompok. Serta yang menarik dalam program ini adalah Mahasiswa Ilkom Untag Melakukan sesi Curhat yang dilakukan secara privasi. Sehingga siapapun Siswa yang ingin menceritakan pengalaman mereka, mahasiswa ILKOM Untag Surabaya, dengan senang hati menerima cerita para siswa. Kegiatan ini bertujuaan untuk menjadi wadah Bagi para siswa yang ingin berkeluh kesah “Jadi program ‘Curhat Kuy’ ini merupakan salah satu turunan program dari program edukasi kekerasan di sekolah, jadi kami ingin menjadi wadah bagi para siswa yang ingin menceritakan kisah mereka, namun belum tahu harus menceritakan kisah mereka kesiapa, Sehingga kami mempersilahkan para siswa untuk menceritakan kisah mereka kepada kami” – Ungkap Felisitas Nora Kurnia salah satu Mahasiswa yang terlibat langsung dalam program ini.
Dengan pendekatan yang bersifat partisipatif, mahasiswa berharap siswa dapat lebih mudah memahami dan menerapkan konsep-konsep yang diajarkan. Kepala SMPN 48 Surabaya, Drs. Achmad Arif menyambut baik inisiatif mahasiswa Ilkom Untag Surabaya ini. Ia mengungkapkan “Kami sangat antusias bisa kedatangan mahasiswa yang mau terlibat langsung dalam dunia Pendidikan, meskipun Ilmu Komunakasi bukan salah satu Jurusan Pendidikan, namun kami bersyukur dan berterima kasih atas upaya mahasiswa Untag Surabaya dalam memberikan berbagai program menarik di sekolah kami, semoga program yang menarik seperti ini bisa kami terapkan terus meskipun nanti kegiatan para mahasiswa disini sudah selesai.
Penulis: pearllyst




