• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Membangun Budaya Literasi Membaca Melalui Media Baca Elektronik di UPT SDN 067775 Medan Johor

Editor Redaksi
17 Juni 2023
in Pendidikan

JurnalPost.com – Gerakan literasi sering diterjemahkan sebagai gerakan membaca saja. Membaca adalah salah satu jenis kemampuan berbahasa siswa di samping menyimak, berbicara, dan menulis. Karena merupakan bagian dari literasi, membaca tidak bisa dilepaskan dari dunia pendidikan. Membaca adalah jalan untuk mendapatkan pengetahuan. Orang bijak mengatakan bahwa buku adalah jendela dunia. Jika buku merupakan jendela dunia, membaca adalah kunci untuk membuka jendela dunia tersebut. Tanpa membaca, tidak mungkin terbuka jendela.

Maka dari itu saya Susanthio Theresia Sigalingging (200902121) merupakan salah satu mahasiswi kesejahteraan sosial FISIP USU yang saat ini mengikuti Kegiatan kampus Mengajar Mitra USU Angkatan 2 Di UPT SDN 067775 .Selain melaksanakan kegiatan kampus mengajar di sekolah penempatan ,Susanthio juga melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang merupakan salah satu kegiatan yang wajib dilakukan untuk menyelesaikan salah satu mata kuliah yang saya ikuti dan tidak lain kegiatan PKL ini juga memiliki tujuan yang sama dengan tujuan dari Kampus Merdeka yaitu memberikan pengalaman dan kecakapan kepada mahasiswa sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja.

Dalam melaksanakan kegiatan Program Kampus mengajar Susanthio di monitoring oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yaitu Bapak Arief Marizki Purba ,SE .,S.Sos.,M.Si Dan Ibu Kepala Sekolah SDN 067775 Darmiati ,S.pd Serta Guru Pamong Saya Ibu Berlianti.S Tanjung ,S.pd . Sedangkan Yang memonitoring Kegiatan PKL Susanthio DPL Kampus mengajar Susanthio Dan Bapak Fajar Utama Ritonga S.sos.,M.Kesos selaku Dosen Pengampu Mata Kuliah ini.

Perkembangan zaman dan teknologi membuat membaca pun mengalami perubahan. Jika sebelumnya, kita lebih membaca dalam bentuk lembaran teks (teks tradisional), tapi saat ini membaca beralih teks dalam bentuk digital. Sehingga, saat ini anak-anak kita membaca teks dalam bentuk e-book melalui perangkat laptop atau gawai yang mereka miliki, selain lebih praktik, juga menghemat kertas.

Adapun karena media digital yang akan digunakan ini juga sebagai bagian untuk menumbuhkan minat membaca pada anak, maka pada minggu pertama aksi nyata kegiatan yang dilakukan adalah persiapan membuat media digital berbentuk media audio visual dengan menggambungkan teks, gambar, dan suara. Selanjutnya, video diunggah ke laman Youtube.

Realita kemampuan literasi siswa di Indonesia berdasarkan hasil penelitian lembaga-lembaga Internasional, kemudian pembahasan mengenai multiliterasi yang diikuti dengan kesulitan siswa dalam meningkatkan kemampuan literasi yang disebabkan oleh praktik dan lingkungan literasi yang belum memadai, dan akhirnya upaya-upaya yang harus dilakukan oleh berbagai pihak yang berhubungan dengan peningkatan literasi siswa sekolah dasar. Serta didalam kegiatan literasi di UPT SD N 067775 MEDAN JOHOR masih kurangnya kegiatan literasi maka dari itu butuhnya kegiatan dilakukan secara rutin .

Maka dari itu yang menjadi faktor penghalang pertama adalah kesalahan persepsi tentang konsep kemampuan membaca pada sebagian besar masyarakat, termasuk siswa dan guru. Sebagian besar dari orang tua dan guru merasa bahwa membaca adalah hanya mengeja. Karena itu, dalam benak mereka kemampuan membaca sudah tuntas pada jenjang SD, bahkan PAUD. Karena itu, pola pikir bahwa membaca itu tidak hanya mengeja perlu diremajakan. Membaca adalah proses menginternalisasi ilmu dan pengetahuan dari bacaan. Membaca adalah investasi masa depan.

Tahapan pertama yang dilakukan dalam program ini yaitu tahap persiapan lapangan yang meliputi melakukan pembekalan kepada seluruh mahasiswa yang mengikuti kegiatan kampus mengajar. Pembekalan ini mengahdirkan beberapa guru, aktivis anak, dan narasumber lainnya. Dalam pembekalan mereka membagikan materi berupa pegalam mengajar para guru, pentingnya untuk selalu menjaga etika dan sopan santun, cara mendidik anak dengan dengan memperhatikan aspek psikologis anak, serta inovasi-inovasi dalam pembelajaran. Setelah melakukan pembekalan dalam seminggu barulah para mahasiswa terjun ke penempatan masing masing ngampu mata kuliah PKL ini.

Pada permasalahan ini yang dibutuhkan ada metode group work untuk menyelesaikan yang terdiri dari beberapa tahapan :

A. Assesment Proses
Assesment yang dilakukan disini dilakukan guna mengetahui kebutuhan apa saja yang diperlukan pada sekolah tersebut. Pelaksanaan assessment dilakukan dengan cara observasi sekolah dan diskusi dengan para guru. Dalam observasi sekolah dilakukan pengamatan bangunan dan para peserta didik. Selain itu dilakukan diskusi santai untuk lebih mengetahui kendala yang dihadapi guru dalam sekolah ini.

B.Perencanaa program
Pada tahap ini susanthio bertindak sebagai fasilitator yang membantu masyarakat berdiskusi dan memikirkan kegiatan apa saja yang dilakukan guna mengatasi permasalahan yang ada, khususya berkaitan dengan lingkungan sekolah.Dalam rangka mengatasi beberapa masalah di atas, dilakukanlah perencanaan kegiatan yakni menempelkan poster literasi belajar sebagai media sosialisasi pada guru dan orang tua agar dapat menciptakan hubungan yang baik demi meningkatkan kualitas anak.

C.Tahap intervensi
Tahap ini merupakan tahap dimana upaya pelaksanaan program pengembangan masyarakat lingkungan sekolah, diharapkan masyarakat lingkungan sekolah seperti guru, siswa, dan orang tua dapat melaksanakan kegiatan sesuai apa yang telaah disosialisaikan pada tahap perencanaan.Dimana nantinya susanthio akan membantu memberikan pemahaman kepada siswa siswi UPT SDN 067775 khususnya di kelas 6 dan 5 betapa pentingnya program Literasi karena dapat mengoptimalkan kinerja otak karena sering digunakan untuk kegiatan membaca dan menulis Memperluas wawasan dan memperoleh informasi baru, Kemampuan interpersonal seseorang akan semakin baik.

D.Tahap Evaluasi
Dalam evaluasi, melihat ekspresi para siswa ketika diberikan pelajaran diluar mata pelajaran yang disekolah, mereka merasa senang dan antusias. Apalagi ketika menyanyikan lagu wajib dan belajar tari-tari daerah sebagaian siswa menunjukkan antusias yang tinggi. Sasaran dari program ini tentunya adalah melestarikan budaya nasional serta lagu-lagu nasional sehingga pra siswa tidak cenderung pada satu sisi mengikuti tren joget-joget dan lagu-lagu di media sosial.

E. Terminasi
Pada tahap ini merupakan tahap pemutusan kontrak antara peksos dan klien yaitu susanthio dan siswa UPT SDN 067775 khususnya di kelas 6 dan 5. Yang dimana program ini sudah berhasil mendampingi dan membantu para siswa dan siswi dalam mengatasi maslah yang dihadapi .

Semoga dengan adanya kegiatan literasi yang Susanthio lakukan dapat membantu para siswa UPT SDN 067775 khususnya di kelas 6 dan 5 gerakan literasi di sekolah harus dipahami sebagai investasi masa depan. Karena hasilnya saat ini belum memadai, bukan berarti kita harus berhenti di tengah jalan. Lebih dari itu, kualitas pendampingan bagi siswa pada saat mengikuti program literasi juga menjadi sangat penting. Pendamping harus meminta siswa agar mampu menginternalisasi nila-nilai yang terdapat dalam bacaan.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

SUPERVISI TRANSFORMATIF BERBASIS KOLABORASI: STRATEGI MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU DI ERA MERDEKA BELAJAR

SUPERVISI TRANSFORMATIF BERBASIS KOLABORASI: STRATEGI MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU DI ERA MERDEKA BELAJAR

Editor Nadia
24 Juni 2025
0

Syifaus Salwa (11220182000023) Jurusan Manajemen Pendidikan, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Email: [email protected] Abstrak Era Merdeka Belajar menuntut pergeseran peran supervisor...

EDUKASI ANTI BULYING BERBASIS PENDIDIKAN BERKARAKTER DI SMP NEGRI 9 KUPANG

EDUKASI ANTI BULYING BERBASIS PENDIDIKAN BERKARAKTER DI SMP NEGRI 9 KUPANG

Editor Nadia
23 Juni 2025
0

Vivvian nome1 , Jaky A. Nenoai2 ,Yulsy Marselina Nitte3 ,Britni Secilia Mesah4 , Maria Eudestria Mendeng5 , Yasinta Loli6 ,...

YCG Ajak Guru

YCG Ajak Guru Tingkatkan Pembelajaran Sosial dan Emosional

Editor Redaksi
16 Juli 2024
0

Tangkapan layar Diskusi dan Refleksi Guru “Pembelajaran Sosial dan Emosional, Mengapa Penting?” yang dilaksanakan Yayasan Cahaya Guru, Jumat 31 Mei...

HARMONISASI MASYARAKA MUSLIM DAN KRISTEN STUDI DI KECAMATAN CERMIN NAN GEDANG

Editor Redaksi
8 Juli 2024
0

DOWNLOAD FILE Wiwit Nopriani1,  Adi Iqbal2, Juparno Hatta3 123Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Email: [email protected], [email protected], [email protected]  Abstrak...

Alasan Sekolah Memiliki Seragam Pada Tingkatan SD, SMP, dan SMA di Sekolah Indonesia Begitu Penting

Editor Redaksi
30 Juni 2024
0

Oleh: Ezra Chelsea Saselah JurnalPost.com - Seragam pada sekolah adalah seragam yang digunakan suatu sekolah sebagai identitas siswa-siswi di sebuah...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.