
JurnalPost.com – Mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur yang tergabung dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat Tahun 2024 mengadakan kegiatan pelatihan dan sosialisasi pembuatan eco enzyme di Desa Gelam, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (6/6). Mereka merupakan kelompok 26 Pengabdian Masyarakat dibawah dosen pembimbing Mirza Andrian Syah, S.P, M.P.
Kegiatan pengabdian Masyarakat ini diikuti oleh ibu-ibu kelompok tani wanita Desa Gelam dan kordinator penyuluhan pertanian di BPP Candi. Mereka mengajak memberikan sedikit penjelasan terakit pentingnya mengeleola sampah organik. Sampah organik ini dapat dimanfaatkan menjadi cairan serbaguna yang bernama eco enzyme. Hal ini dilakukan untuk menarik masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan pentingnya mengelola sampah agar tidak mencemari lingkungan.
Limbah organik yang tidak dikelola dengan baik dapat berakibat fatal terhadap lingkungan. Sekitar 70% sampah yang terbuang di TPA merupakan sampah organik, sampah organik ini dapat menyebabkan ledakan karena mengandung gas metana. Sehingga sosialisasi ini dilakukan agar masyarakt tidak hanya membuang sampah tetapi juga dapat menguranginya dengan mengolah menjadi barang yang bermanfaat.
“Eco emzyme merupakan cairan serbaguna yang terbuat dari hasil fermentasi sampah organik buah dan sayuran, gula merah, dan air. Bahan-bahan tersebut kemudian dicampurkan untuk dapat menghasilkan eco enzyme. Untuk menghasilkan eco enzyme dilakukan fermentasi selama 3 bulan. Eco enzyme dapat digunakan sebagai pupuk tanaman, disinfektan, cairan pembersih lantai rumah, dan lainnya” ujar Fitri.
Dafid dan Alya menjelaskan Langkah-langkah pembuatan eco enzyme. Bahan-bahan yang diperlukan meliputi limbah organic kulit buah dan sayuran, air, dan gula merah atau molase. Wadah yang digunakan adalah galon air sehingga diperlukan takaran air sebanayak 10 ml, 3 kg kulit buah dan sayuran, dan 1 kg gula merah kemudian aduk rata. Lubangi bagian tutup agar udara tidak terjebak dan terjadi ledakan. “Masyarakat Desa Gelam sangat antusias dengan pelatihan pembuatan eco enzyme yang kami berikan” kata Rifana. Tidak hanya memberikan materi, mahasiswa juga mengajak partisipan untuk praktik pembuataan cairan serbaguna eco enzyme. Selain itu, kami juga memberikan informasi terkait takaran untuk setiap pemanfaatan eco enzyme sesuai kegunaannya.
Sosialisasi dan pelatihan eco enzyme tersebut mendapat apresiasi dari para partisipan karena dengan adanya sosialisasi tersebut masyarakat lebih mengenal tentang eco enzyme dan manfaatnya bagi kehidupan sehari-hari. Perwakilan partisipan menyampaikan “Terima kasih kepada mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur telah menyampaikan pengethuan baru bagi kami dengan memperkenalkan eco enzyme beserta segudang manfaatnya. Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat lebih peduli kepada lingkungan dan dapat memanfaatkan limbah organic menjadi barang yang lebih bermanfaat seperti eco enzyme”
Oleh : Kelompok 26 Pengabdian Masyarakat
Dafid Permana 21024010117
Fitri Anggraini 21024010119
Alya Pravita Putri 21024010168




