JurnalPost.com – Mojokerto, (04/07/2023) – Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan proses pembelajaran mahasiswa melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan berbagai bentuk program kerja. Kegiatan ini dilakukan secara individu di Desa Rejosari, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto Jawa Timur yang berlangsung selama 12 hari dimulai pada tanggal 03 Juli 2023 sampai tanggal 14 Juli 2023.
Tujuan dari kegiatan KKN sendiri untuk mengatasi permasalahan di dalam desa tersebut. Untuk mengatasi masalah tersebut, saya Eva Yuliani sebagai peserta KKN Semester Genap Tahun 2023/2024 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya membuat Program Kerja ” Pendampingan Pengolahan Produk Hasil Pertanian Jagung Menjadi Minuman “Corn Milk” di Desa Rejosari. Dalam pelaksanaanya Kegiatan ini dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Afrigh Fajar Rosyidiin., S.ST., M.T.
Sasaran yang saya tuju yaitu pelaku UMKM dan ibu-ibu PKK di Desa Rejosari. Dimana dalam pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata ini dilakukan sosialisasi mengenai pemanfaatan hasil panen jagung beserta tata cara pembuatannya menjadi produk minuman yang sebelumnya belum ada di desa tersebut, minuman ini dinamakan “ Corn Milk ”.
Saya sebagai Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya berinovasi dalam menggabungkan pengetahuan dengan menciptakan produk baru yang dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Ia memiliki visi untuk memanfaatkan potensi jagung yang melimpah di daerah setempat dan menjadikannya sebagai sumber bahan baku yang bernilai.

“Corn Milk” adalah minuman yang terbuat dari ekstrak jagung murni yang diolah dengan metode khusus. Saya sebagai Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya telah melakukan riset dan pengembangan yang intensif untuk menciptakan formula yang tepat, sehingga menghasilkan produk yang lezat dan bergizi. Proses produksi melibatkan penggilingan jagung segar, ekstraksi sari jagung, dan penambahan bahan tambahan alami untuk meningkatkan rasa dan tekstur minuman. Keunikan dari “Corn Milk” adalah rasa yang lezat dan tekstur yang creami, yang memberikan sensasi baru bagi konsumen. Produk ini juga mengandung banyak serat pangan, vitamin A, dan vitamin C, sehingga dapat memberikan manfaat kesehatan, terutama bagi sistem pencernaan dan kekebalan tubuh. Selain manfaat kesehatan, produk ini juga memberikan dampak positif pada masyarakat setempat. Penggunaan jagung sebagai bahan baku utama memberikan peluang baru bagi petani jagung lokal untuk meningkatkan pendapatan mereka. Selain itu, “Corn Milk” dapat menjadi alternatif minuman yang sehat dan bernilai bagi masyarakat yang ingin mencoba sesuatu yang berbeda.
Dalam konteks peningkatan kesadaran akan pentingnya pangan lokal dan keberlanjutan, inisiatif seperti ini memberikan inspirasi bagi mahasiswa dan masyarakat lainnya untuk menggali potensi bahan baku lokal dan menciptakan produk inovatif yang bermanfaat. Diharapkan bahwa produk “Corn Milk” ini dapat menjadi contoh bagi upaya pengembangan produk pangan lokal yang bernilai dan memberikan manfaat yang nyata.




