
JurnalPost.com – Berbicara di depan umum atau public speaking merupakan keterampilan yang dimiliki seseorang untuk berbicara di depan umum baik dalam kelompok kecil maupun kelompok besar. Pada dasarnya public speaking merupakan seni berbicara atau berpidato di depan umum. Public speaking dilakukan tidak hanya ketika menjadi narasumber atau pembicara dalam sebuah acara, akan tetapi public speaking dapat dilakukan di kelas, sekolah, dan lain sebagainya sesuai dengan kebutuhannya Public speaking harus diajarkan sejak dini untuk mempersiapkan anak di masa yang akan datang, dimana anak-anak akan masuk ke lingkungan masyarakat untuk memengaruhi, mengajak, mengubah opini serta memberikan informasi. Kemampuan public speaking di Indonesia belum sepenuhnya dimiliki oleh setiap anak. Hal tersebut ditunjukkan dengan ketidakmauan anak untuk tampil di depan umum dan minimnya penguasaan ilmu
pengetahuan dan teknik public speaking.
Ketidakmampuan anak untuk berbicara di depan umum dapat mengakibatkan komunikasi yang seharusnya dapat terlaksana dengan efektif menjadi kurang efektif sehingga dapat terjadinya kesalahpahaman komunikasi di publik. Kemampuan public speaking harus diasah sejak dini karena keterampilan anak dalam berbicara merupakan suatu proses belajar yang diperoleh tidak secara instan (Sari, 2020:531- 532).

AL Hammad Harozim sebagai mahasiswa di Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Soial dan Ilmu Politik, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya yang di dampingi oleh Bu Izzah Aula Wardah Dosen senior selaku pembimbing di lapangan,di dalam Kuliah kerja Nyata (KKN ) ini,beberapa program akan dilaksanakan di hari Sabtu-Minggu dalam waktu 12 hari yang terhitung mulai tanggal 11 November 2023 sampai dengan 17 Desember 2023 (12 hari program kerja) yang bertemakan “Pengenalan Public Speaking bagi Anak Sekolah Dasar di Desa Semolowaru” di RW. 011 Kecamatan , Kota Surabaya,Jawa Timur.”
Untuk mewujudkan keterampilan public speaking pada anak usia dini, mahasiswa Untag Surabaya melaksanakan kegiatan program penyuluhan dan pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya ( http://www.untag-sby.ac.id/ ) di mana kegiatan sosial ini merupakan tempat bagi mahasiswa untuk dapat berperan aktif dalam kehidupan di Masyarakat terutama pengenalan public speaking.
Pelaksanaan kegiatan pelatihan public speaking pada anak Sekolah Dasar di Balai RW Desa Semolowaru memiliki keunggulan seperti pengenalan Bahasa Inggris dasar pada anak lebih banyak baik melalui video maupun dengan praktik secara langsung. Dalam pelaksanaannya kegiatan pelatihan public speaking dilakukan oleh mahasiswa KKN dari Universitas 17 Agustus 1945 yang memiliki keahlian di bidang public speaking. Sedangkan untuk media yang digunakan hampir sama yang membedakan pada anak Sekolah Dasar di Balai RW Desa Semolowaru menggunakan media yang sesuai dengan tema pembelajaran.

Harapan dilaksanakan KKN di Semolowaru yang ingin di capai agar mewujudkan keterampilan public speaking pada anak usia dini, untuk untuk mempersiapkan anak di masa yang akan datang, dimana anak-anak akan masuk ke lingkungan masyarakat untuk memengaruhi, mengajak, mengubah opini serta memberikan informasi, selain itu kegiatan kkn ini juga bertujuan untuk memberikan penyuluhan ide-ide Pembangunan desa yang dapat diaplikasikan di daerahnya, ungkap Al Hammad dengan semangatnya disela- sela aktifitasnya.
Kegiatan KKN ini juga mendapat dukungan sepenuhnya dari masyarakat sekitarnya dan mudah-mudahan di lingkungan yang lainnya bisa mengikuti.




