• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Mahasiswa KKN-T Undip Kenalkan Fermentasi Jerami Padi Sebagai Pakan Alternatif Ternak

Editor Redaksi
22 Agustus 2023
in Citizen Reporter
Evaluasi pembuatan Fermentasi Jerami Padi

JurnalPost.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang memperkenalkan olahan limbah pertanian jerami yang diolah melalui fermentasi dan dimanfaatkan sebagai pakan sapi kepada warga Desa Sukorejo, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen. Hal tersebut dikarenakan mayoritas warga Dusun Sukorejo memiliki mata pencaharian sebagai petani dan peternak. Oleh karena itu, mahasiswa KKNT Undip menawarkan solusi untuk memanfaatkan jerami padi sebagai pakan fermentasi sapi.

Ketua pelaksana program KKN Tematik 2023 Undip Desa Sukorejo, Kecamatan Sambirejo, Dr. Ir. Cahya Setya Utama S.Pt., M.Si., IPM mengatakan, KKNT Undip Desa Sukorejo mengangkat tema Zero Waste Integrated Farming System. Dari hasil pemetaan potensi di Desa tersebut dia menyimpulkan bahwa Desa Sukorejo memiliki potensi yang bisa diangkat melalui limbah pertanian.

Dengan memanfaatkan jerami yang difermentasi ini akan sangat membantu sebagai pakan ternak. Menurutnya pakan yang difermentasi dapat membantu pencernaan, sehingga ternak tidak perlu mengeluarkan energi yang lebih besar untuk memprosesnya. Fermentasi juga dapat meningkatkan nutrisi pakan agar tetap terjga meskipun sudah tidak segar lagi.

“Jerami yang terdapat di Desa Sukorejo banyak yang terbuang akibat terlalu lama penyimpanan atau hanya menumpuk di pematang sawah. Hal itu sangat disayangkan karena jerami memiliki potensi lain yakni sebagai pakan fermentasi untuk sapi,” ungkap Cahya.

Cahya menambahkan, bahan dasar fermentasi tersebut adalah jerami padi. Hal ini dilatar belakangi oleh kegiatan masyarakat di Desa Sukorejo yang merupakan masyarakat petani pada sektor pertanian padi. Sehingga diharapkan melalui fermentasi tersebut tidak hanya terjadi peningkatan kualitas peternakan melainkan juga mampu mengurangi limbah pertanian menjadi lebih bermanfaat.

Pembuatan fermentasi cukuplah mudah, “Pertama, persiapkan terlebih dahulu jerami padi yang kering atau jerami sega yang telah diangin-anginkan sehingga kadar airnya berkurang hingga di bawah 40%. Starter berupa Starbio atau Biofad dengan jumlah 0,6% dari jerami padi yang digunakan. Lalu persiapkan Urea dengan jumlah 0,6% dari jerami yang digunakan. Terakhir ialah air sebesar 20% dari total jerami kering yang digunakan,”

Cahya Setya Utama kemudian menjelaskan tatacara pembuatan fermentasi jerami padi. Pertama lakukan penimbangan jerami padi sebanyak 100 kg, sediakan air sebanyak 20 liter. Kemudian, timbang starter (probion atau biofad) dan urea masing-masing 0,6 kg lalu campurkan hingga menjadi homogen antara keduanya.

Pembuatan Fermentasi Jerami Padi

Jerami yang telah ditimbah kemudian dipotong potong dengan panjang kurang lebih 25 cm. Lalu tumpuk jerami sejajar di atas terpal secara sejajar (ukuran dasar panjang 1,5 dan lebar 1,5) dengan ketebalan sekitar 25 cm secara berlapis. Berikutnya, siram air di atas lapisan hingga merata apabila jerami yang digunakan adalah jerami kering. Apabila yang digunakan merupakan jerami basah maka tidak perlu disiram air. Campuran starter dan urea ditaburkan hingga merata setelah penyiraman air.

Jerami kemudian ditumpuk selapis demi selapis dengan ketebalan 25 cm dan diinjak-injak untuk memadatkan. Ulangi penyiraman air ke jerami setiap menambah lapisan hingga merata. Hal tersebut berlaku dengan starter dan urea yang telah dicampurkan. Setelah semua jerami yang dipersiapkan telah selesai ditumpuk dan dipadatkan, bagian atas ditutup dengan terpal yang telah dipersiapkan sebelumnya. Kemudian dibiarkan selama 1-3 minggu minimal. Setelah melewati masa fermentasi, jerami padi fermentasi siap untuk diberikan kepada ternak, namun perlu diangin-anginkan terlebih dahulu sebelum diberikan.

Pada pertemuan kedua, 18 Agustus 2023 diperuntukkan untuk membuka dan mengevaluasi hasil dari pembuatan fermentasi Jerami Padi yang dilakukan sebelumnya.
Keberhasilan fermentasi dapat dilihat dari bau yang harum dan warna jerami masih tampak terlihat. “Tekstur jerami hasil fermentasi pun lemas (tidak kaku) dan tidak busuk atau terdapat jamur pada hasilnya,” pungkas Cahya Setya Utama

Penulis : Ashif Dzihni Yudhistira
Dosen Pembimbing Lapangan : Dr. Ir. Cahya Setya Utama, S. PT., M. Si., IPM

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

Mengembangkan Karir Housekeeping Melalui One Day Career MedWist di Grand City Hotel Solo

Mengembangkan Karir Housekeeping Melalui One Day Career MedWist di Grand City Hotel Solo

Editor Redaksi
29 September 2024
0

JurnalPost.com - Salah satu tujuan pelatihan Housekeeping adalah pelatihan tentang pekerjaan di housekeeping agar kandidat memiliki skills yang diperlukan saat...

Pengabdian Masyarakat Dosen Departemen Biokimia IPB University: Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa Sukamaju melalui Minuman Fungsional Herbal ‘SIJAKA’ dan Sari Kedelai

Pengabdian Masyarakat Dosen Departemen Biokimia IPB University: Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa Sukamaju melalui Minuman Fungsional Herbal ‘SIJAKA’ dan Sari Kedelai

Editor Redaksi
2 September 2024
0

Bogor, JurnalPost.com (27/08) - Departemen Biokimia, IPB University menyelenggarakan kegiatan SKEMA: Masyarakat Sehat Pangan Sehat: Peningkatan Kesehatan melalui pengolahan sumber...

Tutorial Pembuatan Buket Snack; Mahasiswa PMM UMM Mengadakan Kegiatan Edukatif dan Kreatif untuk Pemuda Karang Taruna

Tutorial Pembuatan Buket Snack; Mahasiswa PMM UMM Mengadakan Kegiatan Edukatif dan Kreatif untuk Pemuda Karang Taruna

Editor Redaksi
30 Agustus 2024
0

JurnalPost.com - Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang merupakan suatu agenda yang wajib di lakukan bagi semua...

Kembangkan Kolaborasi Desa dengan Media Massa, PMM Mahasiswa UMM Desa Kalisongo Adakan Pelatihan Sosialisasi Pengembangan Press Release

Kembangkan Kolaborasi Desa dengan Media Massa, PMM Mahasiswa UMM Desa Kalisongo Adakan Pelatihan Sosialisasi Pengembangan Press Release

Editor Redaksi
29 Agustus 2024
0

JurnalPost.com - Pada Senin, 12 Agustus 2024, Kelompok PMM Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Media Massa di...

PELATIHAN PEMBUATAN TAS ANYAMAN BERSAMA IBU-IBU PEMILIK UMKM

PELATIHAN PEMBUATAN TAS ANYAMAN BERSAMA IBU-IBU PEMILIK UMKM

Editor Redaksi
29 Agustus 2024
0

JurnalPost.com - Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) adalah program pengabdian yang dilakukan Mahasiswa aktif Universitas Muhammadiyah Malang untuk berkontribusi...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.