• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Laporan Akhir Mahasiswa PKL Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP USU Strategi Meningkatkan Kepercayaan Diri Terhadap Pembullying

Editor Redaksi
12 Juni 2024
in Citizen Reporter

JurnalPost.com – Perkenalkan Nama saya Gatri Janiti Kosagi Br Ginting, Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara dengan Supervisor Sekolah yaitu Bapak Fajar Utama Ritonga S.Sos, M.Kesos, kegiatan PKL dilakukan selama 2 Bulan lebih di Rumah Pintar di Amplas, Medan Amplas, Medan City, North Sumatra 20148.

Kegiatan PKL dilakukan di Rumah Pintar yang bertempat di Amplas. Di Rumah Pintar terdiri 20 anak yang baik dan berbagai latar belakang. Mulai dari SD hingga SMA. Kegiatan yang dilakukan di Rumah Pintar seperti belajar bareng, melakukan kegiatan-kegiatan yang melatih keberlangsungan sosialnya dan juga ada senam pagi.

Pembullying merupakan fenomena yang terjadi di kalangan remaja khususnya di lingkungan sekolah. Bullying yang terjadi bisa dalam fisik maupun non fisik. Dan remaja yang sebagai korban pembullying di kawasan sekolah atau lingkungan sekitar dapat berpengaruh rasa trauma yang dalam dan rasa percaya diri nya semakin rendah untuk bangkit. Kepercayaan diri merupakan permasalahan yang terjadi baik dalam psikologis,tertekan, dan trauma.

Anak zaman sekarang beranggapan bahwa jika mereka melakukan sebuah kekerasan kepada orang lain maka mereka akan dianggap seorang yang keren dan pemberani dalam tindakan kekerasan tersebut dan juga beranggapan teman-temannya menjadi tunduk dan hormat kepada pelaku kekerasan tersebut. Seorang yang menjadi korban kekerasan atau pembullying menjadi terkucilkan dan juga memiliki trauma serta merasa tertekan di lingkungannya dan semakin juga kurangnya percaya diri.

Pada pratikum ini saya memiliki klien yang memiliki trauma dan juga kurang percaya diri hingga sampai saat sekarang. Sebelum melakukan tahap selanjutnya, saya melakukan sebuah pendekatan seperti memperkenalkan diri kepada klien. Saya melakukan sebuah Intake atau memberi kenyaman kepada klien dan sedikit perbincangan tipis agar klien percaya terhadap pekerja sosial. Selanjutnya melakukan sebuah Kontrak bersama klien yang dimana menjelaskan syarat-syarat dalam Kontrak dan apa-apa saja yang di dilakukan dan tidak dilakukan.

Dalam tahap Kontrak ini dilakukan untuk terjadinya rasa aman dan kepercayaan klien terhadap pekerja sosial dan juga terbuka terhadap pekerja sosial. Selanjutnya setelah melakukan Intake dan Kontrak, saya melakukan tahap Assessment yang dimana pada tahap ini yang dilakukan untuk mencari tahu permasalahan klien dan merancang atau strategi untuk keluar dari permasalahan dirinya. Dalam tahap ini klien menceritakan bahwa dia memiliki rasa trauma dan juga kurang percaya diri dalam kehidupannya.

Klien hanya melakukan kegiatan hanya di rumah saja dan klien tidak pernah memberitahu kepada keluarganya soal kekerasan yang dia alamin karena takut dan tidak mau membuat orangtuanya merasa sedih terhadap dirinya. Pada tahap ini saya melakukan dengan Tools Assessment yang digunakan BPSS, seperti berisikan pertanyaan tentang kronologis, kehidupan sosial,psikologi, dan lain-lain. Pada assessment ini awal menentukan dan menjelaskan apa aja perencaan yang akan dilakukan klien untuk bisa keluar dari permasalahannya.

Tahap selanjutnya ada namanya tahap Planning yang dimana disini menjelaskan dan memberi tahu kepada klien tentang kegiatan dan projek mini yang akan dilaksanakan dalam pendampingan. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan seperti merubah konsep berpikir klien, mencintai kelebihan dan kekurangan klien dan juga membuat kata-kata ke dalam puisi. Kenapa membuat puisi karena klien mempunyai hobi yaitu membaca dan menyusun kata-kata.

Selanjutnya ada namanya Tahap Intervensi yang dimana pada tahap ini klien melakukan dan menata sesuai mini projek yang saya berikan kepada klien, dan pada tahap ini saya juga memberikan sebuah dukungan dan dorongan agar tetap mau mengubah dan membuka pola pikir agar keluar dalam permasalahan yang terjadi. Selain itu klien juga harus berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang ada di Rumah Pintar agar melakukan keberfungsian sosialnya dengan baik tanpa menutup diri dari lingkungan sekitar.

Selanjutnya setelah selesai dalam Tahap Intervensi. Klien memasuki dalam Tahap Evaluasi yang dimana pada tahap ini saya melihat sejauh mana perkembangan di diri klien setelah melakukan berbagai kegiatan dan projek yang sudah di jalankan klien dalam beberapa kali pertemuan dan pendampingan. Klien menjelaskan bahwa dia sudah mau dan mulai terbuka dan tidak tertutup lagi, dan juga klien sudah mulai berdiri dari rasa trauma dan percaya dirinya. Saya sebagai pendamping dalam permasalahan klien merasa senang dan tetap memberi apresiasi kepada klien karena bisa bangkit dari rasa trauma yang membuat dia dulu tertutup kepada dirinya.

Tahap Terminasi adalah tahap terakhir dengan klien. Tahap ini dimana saya sebagai pendamping klien secara sah memutuskan kontrak. Dan saya berterimakasih kepada klien karena sudah percaya dan terbuka kepada saya untuk membantu klien lepas dari masa kelam. Dan pada tahap ini saya juga berterimakasih kepada Rumah Pintar dan YAFSI karena sudah menerima saya dalam melaksanakan PKL dalam 2 bulan lebih ini.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

Mengembangkan Karir Housekeeping Melalui One Day Career MedWist di Grand City Hotel Solo

Mengembangkan Karir Housekeeping Melalui One Day Career MedWist di Grand City Hotel Solo

Editor Redaksi
29 September 2024
0

JurnalPost.com - Salah satu tujuan pelatihan Housekeeping adalah pelatihan tentang pekerjaan di housekeeping agar kandidat memiliki skills yang diperlukan saat...

Pengabdian Masyarakat Dosen Departemen Biokimia IPB University: Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa Sukamaju melalui Minuman Fungsional Herbal ‘SIJAKA’ dan Sari Kedelai

Pengabdian Masyarakat Dosen Departemen Biokimia IPB University: Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa Sukamaju melalui Minuman Fungsional Herbal ‘SIJAKA’ dan Sari Kedelai

Editor Redaksi
2 September 2024
0

Bogor, JurnalPost.com (27/08) - Departemen Biokimia, IPB University menyelenggarakan kegiatan SKEMA: Masyarakat Sehat Pangan Sehat: Peningkatan Kesehatan melalui pengolahan sumber...

Tutorial Pembuatan Buket Snack; Mahasiswa PMM UMM Mengadakan Kegiatan Edukatif dan Kreatif untuk Pemuda Karang Taruna

Tutorial Pembuatan Buket Snack; Mahasiswa PMM UMM Mengadakan Kegiatan Edukatif dan Kreatif untuk Pemuda Karang Taruna

Editor Redaksi
30 Agustus 2024
0

JurnalPost.com - Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang merupakan suatu agenda yang wajib di lakukan bagi semua...

Kembangkan Kolaborasi Desa dengan Media Massa, PMM Mahasiswa UMM Desa Kalisongo Adakan Pelatihan Sosialisasi Pengembangan Press Release

Kembangkan Kolaborasi Desa dengan Media Massa, PMM Mahasiswa UMM Desa Kalisongo Adakan Pelatihan Sosialisasi Pengembangan Press Release

Editor Redaksi
29 Agustus 2024
0

JurnalPost.com - Pada Senin, 12 Agustus 2024, Kelompok PMM Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Media Massa di...

PELATIHAN PEMBUATAN TAS ANYAMAN BERSAMA IBU-IBU PEMILIK UMKM

PELATIHAN PEMBUATAN TAS ANYAMAN BERSAMA IBU-IBU PEMILIK UMKM

Editor Redaksi
29 Agustus 2024
0

JurnalPost.com - Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) adalah program pengabdian yang dilakukan Mahasiswa aktif Universitas Muhammadiyah Malang untuk berkontribusi...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.