
JurnalPost.com – Solo Harsh Fest adalah acara tahunan yang di inisiasi oleh Bengawan Noise Syndicate komuntias kolektif dari Solo yang mewadahi para musisi eksperimental noise di skena solo. Menurut Adit Smith salah satu anggota BNS (Bengawan Noise Syndicate) mengatakan : “BNS adalah kolektif yang mengorganisir DIY (do it yourself) show noise/experimental yang berbasis di Solo yang merupakan metamorf dari kolektif yang sebelumnya bernama 2346 Art Club berdiri sekitar tahun 2013an konsisten sejak awal dengan beberapa agenda noise show seperti WeekEnd Noise, Musik Tak Selamanya Indah dan yang menjadi agenda Tahunan adalah Solo Harsh Fest”.
Solo Harsh Fest adalah satu acaranya yang selalu menjadi ajang ekspresi yang “edan” setiap tahunnya, Namun untuk tahun ini ada sedikit hal yang berbeda sebelum acara inti digelar, Sindikat ini pada tanggal 8 November 2023 kemarin telah merilis secara fisik dalam bentuk CD (compact disk) yang berisi kompilasi track para musisi noise. Ini menjadi buah tangan yang menarik dibandingkan tahun tahun kemarin yang hanya merilis merch kaos saja. tahun ini para penggemar kebisingan bisa menikmati sebuah CD kompilasi dari puluhan musisi noise yang berpartisipasi memeriahkan acara Solo Harsh Fest 2023.
Kompilasi ini berisi kumpulan track dari berbagai musisi noise Indonesia hingga luar negeri di antaranya, LDGU (Italia), ASU(USA), S.U.E.Z(Jakarta), Torturewave (Jambi), DETROAK(Tulungagung ), Remon Red(Jakarta), Individual Distortion (Jakarta), UHYEAH(Malang), Soon Crazy(Bali), Glibi Ninja(Bali), STELGRRRUIG (Malang), WOMBOOM(Malang), SAABA(Tangerang), TOREX(Bandung), KALASVWARA(Purwokerto), BEDEBAH(Semarang), MELANCHOLIC TERROR(Bali), KARVNGNYAWA(Tangerang), INDRA MENUS(Jogja) (((IYAIYA)))(Jogja), GERUS (Bandung), DVSV(Bali), CICADA 3301 (Palu), Phytagorash(Makasar), Destenity (Bali), NONHEM(HOLY), Disharmonis (Tuban), GASAK BIKE(Jogja),
SWARASWARASELASA (Temanggung), Marion Duration (Solo), National Crissis (Solo), MYLT(Solo), Love Poison (Solo), Srangan Fajar (Wonogiri), DOADANDOSA (Solo), RAWAN DEPRESSI(Solo), Necrofier (Solo), Prototype Noise (Solo) WAHN(Solo), ABL(Solo), NASU(Solo), OTTR(Solo). Line up ini juga yang akan mengisi atau tampil Solo Harsh Fest 2023.
hal ini diharapkan menjadi angin segar bagi para pecinta musik bising mengingat di Solo sendiri sudah banyak kalangan yang melirik genre eksperimental ini. Selain itu pembuatan kompilasi noise ini adalah salah satu bentuk saling apresiasi diantara pelaku seni kebisingan dan mampu membangkitkan gairah serta bentuk eksistensi dikalangan komunitas sehingga habitat yang sehat selalu terjaga di antara pelaku eksperimental musik noise maupun para penikmatnya khususnya di Surakarta dan Sekitarnya.
Mas Olyn panggilan akrab salah satu punggawa Bengawan Noise Syndicate yang mengkordinasi dalam pembuatan kompilasi track ini, dalam kompilasi ini dia menyebut, “untuk pertama kalinya BNS membuat kompilasi, dalam CD ini masing masing track berdurasi 5 menit dalam kompilasi BNS mas, rencana setiap pembelian kaos Harshfest nanti free CD kompilasi track semua player di SHF 2023”. Kompilasi track ini akan menjadi buah tangan spesial bersama setiap pembeliaan merch berupa kaos dan gratis CD didalamnya. CD ini sudah bisa di order melalui Instagram @Bengawannoisesyndicate sejak tanggal perilisan pada 8 November lalu.
Solo Harsh Fest 2023 sendiri akan diadakan di Dodolan Coffee Surakarta, Jawa Tengah. pada tanggal 9 hingga 10 Desember mendatang.
Andrean Nanda Putra.
Mahasiswa Institut Seni Indonesia Surakarta.




