JurnalPost.com, Mojokerto, 5 Juli 2023– Kuliah Kerja Nyata ( KKN ) merupakan bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bersifat khusus, karena dalam KKN Tri Perguruan Tinggi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dan pengajaran, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat dipadukan kedalamnya dan melibatkan sejumlah mahasiswa dan sejumlah staf pengajar ditambah unsur masyarakat. KKN merupakan suatu kegiatan perkuliahan intrakurikuler dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan mahasiswa secara interdisipliner dan lintas sektoral. Kegiatan ini ditujukan untuk mengembangkan kepekaan rasa dan kognisi sosial mahasiswa serta membantu proses pembangunan.
Arinda Dias Fidiyanti, Mahasiswa Administrasi Negara, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya merupakan salah satu peserta dari kegiatan KKN ( Kuliah Kerja Nyata ) yang dilaksanakan selama 12 hari di Desa Rejosari, Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto. Dimana dalam pelaksanaan kegiatan ini mengambil program kerja Inovasi Pemanfaatan Limbah Plastik Menjadi Kerajinan dan dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan Bapak Afrigh Fajar Rosyidiin, S.ST.,M.T. Sasaran kegiatan ini adalah Karang Taruna Desa Rejosari, dan diharapkan mereka dapat berinovasi memanfaatkan limbah plastik untuk sesuatu yang berguna sehingga dapat mengurangi pencemaran lingkungan. Limbah adalah produk buangan yang sudah tidak memiliki nilai dan manfaat. Limbah dibagi menjadi tuga yaitu, limbah cair, padat, dan gas. Penulis memilih limbah padat yaitu plastik dikarenakan hampir setiap hari manusia menghasilkan sampah plastik, apabila tidak dimanfaatkan akan menumpuk dan mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan masyarakat.
Limbah plastik dapat dijadikan berbagai kerajinan tangan seperti tempat tisu, bunga hias, dan lain-lain. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa rejosari dalam mengelola sampah plastik yang ada dirumah dan lingkungan sekitar. Tujuan ini dicapai melalui pelaksanaan edukasi pemanfaatan limbah plastik yang melibatkan Karang Taruna Desa rejosari untuk diajarkan cara pengolahan limbah plastik yang bernilai guna serta bernilai ekonomi. Peserta Edukasi diajarkan untuk mengolah limbah plastik menjadi bunga hias yang dapat dijual. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini masyarakat dapat memahami dan mengurangi sampah plastik setiap hari dengan mengganti plastik dengan tumbler, tepak makan dan lain-lain sehingga dapat mengurangi penumpukan limbah.




