
JurnalPost.com – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang Kelompok 4 Gelombang 4 PMM UMM (Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang) Tahun 2024 melaksanakan PMM di TK Darul Aqsho, Jalan bawah Jalur Lingkar Barat No.30, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur. Dalam Pemberdayaan yang dilakukan oleh Kelompok 4 Gelombang 4 di TK Darul Aqsho, Desa Tlekung, Kota Batu salah satu program yang diadakan adalah Edukasi Peduli Sampah kepada siswa dan siswi TK Darul Aqsho, Desa Tlekung, Kota Batu. Pelaksanaan PMM ini berada di bawah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Malang (DPPM UMM). Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Kelompok kami, Kelompok 4 Gelombang 4 berjumlah sebanyak 5 anggota. Anggota-anggota kelompok kami yaitu, M. Zidhan Ramadhani, Illamada Shella Afshelita, Nadia Puspitasari, Parulian Farras Nasution dan Ade Sinta Rahayu. Kelompok kami berada di bawah bimbingan bapak Ach. Apriyanto Romadhan, S.IP., M.Si., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Program Edukasi Peduli Sampah yang kami sampaikan kepada siswa siswi TK Darul Aqsho, Desa Tlekung pada hari Senin, 22 Januari 2024 berisi mengenai mencintai lingkungan sekitar dengan membuang sampah pada tempatnya. Selain itu, pemberian edukasi juga melalui video sebagai media untuk penyampaian materi agar lebih mudah dipahami oleh siswa dan siswi TK Darul Aqsho, Desa Tlekung. Ada juga video yang berisi bagaimana memilah sampah sesuai dengan jenisnya. Tujuan dari penayangan video memilah sampah ini adalah supaya siswa dan siswi dapat membedakan mana sampah anorganik, organik dan B3 (Bahan Berbahaya Beracun).
Kemudian siswa dan siswi dapat mempraktekkan kegiatan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari pemilahan sampah sendiri adalah untuk mempermudah pengelolaan sampah selanjutnya. Selain memudahkan pengelolaan sampah selanjutnya, pemilahan sampah organik dan anorganik dapat mengurangi pencemaran udara yang diakibatkan oleh penumpukan sampah yang masih tercampur antara sampah organik dan anorganik.
Alasan mengapa kami melakukan edukasi peduli sampah kepada siswa dan siswi TK Darul Aqsho, Desa Tlekung karena menurut masyarakat Desa Tlekung, sampah di desa tersebut masih bercampur campur. Tidak dibedakan antara mana sampah organik, sampah anorganik dan sampah B3. Selain itu alasan kelompok kami memberikan materi edukasi peduli sampah kepada siswa dan siswi TK Darul Aqsho, Desa Tlekung adalah agar siswa dan siswi bisa menjaga lingkungan sekitarnya, tidak membuang sampah sembarangan dan mampu membedakan antara sampah organik, sampah anorganik dan sampah B3.
Mungkin itu dari kelompok kami, Kelompok 4 Gelombang 4 PMM UMM 2024, sekiranya jika ada kata-kata yang salah dan penjelasan yang kurang jelas, kami memohon maaf. Karena yang sempurna hanyalah Allah Swt dan kurangnya merupakan dari kami Kelompok 4 Gelombang 4. Sekian dan terima kasih.




